Nov 14

Lisin, Metionin, Treonin, Triptopan, Leusin

Lisin, Metionin, Treonin, Triptopan, Leusin

( Naskah kategori asam amino esensial )

Lisin

Lisin masuk dalam kategori asam amino esential yang dibutuhkan ikan, unggas dan ruminansia bahkan manusia. Lisin bisa juga diproduksi melalui fermentasi bakteri mikroba dengan bahan bahan alami yang banyak tersedia dialam. Lisin diandalkan menekan biaya pakan. Fungsi lisin lainnya adalah untuk pembangun protein. Menyeimbangkan asam amino pada tubuh, meningkatkan pertumbuhan, membantu penyerapan kalsium dalam tubuh.

Metionin

Metionin juga asam amino essential. Asupan melalui makanan mungkin tidak mencukupi, dibutuhkan tambahan metionin dari luar. Metionin juga bisa diproduksi melalui fermentasi bakteri mikroba dengan bahan alami, meningkatkan kinerja metabolisme tubuh.

Treonin

Treonin juga asam amino esensial. Kekurangan Treonin dapat berdampak pada pertumbuhan hewan. Treonin diproduksi proses fermentasi. Membantu memelihara keseimbangan protein di dalam tubuh. Menyeimbangkan asam amino pada tubuh hewan. Menjaga fungsi usus hewan. Meningkatkan respon imun.

Triptopan

Triptopan merupakan asam amino yang tidak bisa disintesa atau dibuat oleh tubuh sehingga diperlukan konsumsi dari luar, berperan dalam proses biosintesis protein, penyusun massa otot dan men-stimulan respon imun, meningkatkan sistem imun, menjaga protein internal agar stabil, menginduksi pertumbuhan dan meningkatkan antibodi, sebagai prekusor serotin, hewan bisa dikendalikan agar tidak terlalu agresif. Penggunaan Triptopan bersama dengan lisin mengontrol stres, meningkatkan palatabilitas dan bobot badan. Menekan FCR.

Leusin

Leusin juga merupakan kelompok asam amino esensial, baik untuk otot, hati dan jaringan lemak. mencegah gangguan fungsi tubuh namun leusin tidak diproduksi oleh tubuh.

Memperbaiki dan membangun otot. Untuk menjalankan fungsinya, leusin ini akan bersinerji dengan isoleusin. Isoleusin dan leusin membangun otot agar tidak mudah keropos. Kekurangan leusin, gula darah ancamannya, menciptakan energi, mengatur metabolisme gula dan lemak. Metabolisme gula dan lemak dalam tubuh akan dibakar dan diubah jadi energi. Mengkonsumsi leusin setiap hari akan memiliki energi prima.

Meningtkan produksi hormon, mengkonsumsi leusin tiap hari bisa meningkatkan produksi hormon. Lemak yang terlalu banyak akan dibakar oleh leusin. Memulihkan Otot, Leusin berguna memperbaiki kerusakan otot.  Kekurangan leusin akan mudah lelah. Itulah anemia.

Untuk bisa mencukupi kebutuhan dalam sehari jumlah leusin bisa dikonsumsi yaitu sekitar 12 mg per hari.

Kelebihan Leusin, terlalu banyak mengkonsumsi Leusin justru akan meningkatkan nafsu makan.

Menyebabkan kelainan Syaraf, otot yang distimulasi terlalu sering dan terlalu berlebihan justru akan menyebabkan kelainan syaraf. Jika kekurangan leusin menyebabkan kesehatan otot terganggu, otot yang dirangsang berlebihan akan menyebabkan syaraf mengalami kelainan.

Membuat gula darah menurun, leusin dalam tahap yang normal bisa digunakan untuk menormalkan gula darah namun jika berlebihan gula darah menjadi menurun disebut dengan hipoglikemia.

Sumbe-sumber leusin, untuk mencukupi kebutuhan akan leusin kita harus tahu sumber makanan apa saja yang mengandung cukup leusin. Berikut adalah makanan yang mengandung leusin tinggi dan bisa untuk kita konsumsi :

Beras merah, semua kacang-kacangan, semua daging, semua ikan, susu kedelai, susu sapi dan yoghurt

Lisin, Metionin, Treonin, Triptopan, Leusin

Lalu apa hubungannya dengan dunia agro !!!

Ternyata, peternak kerapu, bawal, kakap udang dan sidat memasok lebih banyak leusin kedalam ransum pakan mereka. Hasil panen melebihi 20% hingga 58% dari panen sebelumnya. Terutama bawal meningkat 58%. Salah satu sumber leusin yang tinggi dan dan bisa diproduksi massal dan murah adalah zooplnkton. Zooplankton memiliki kandungan leusin yang tinggi. Info ini saya peroleh saat diperlihatkan hasil analisa labor pada zooplankton saat saya berkunjung di laboratorium bio-sains politeknik Jember, Jatim.

Lalu zooplankton saya combine dengan enzim papain dan pada waktu tebar benih lele ukuran 5-7 dan tidak perlu diberi makan hingga 10 hari. Hasilnya tetap sama dengan benih lele dibandingkan benih lele yang saya beri makan selama 10 hari.

Untuk sementara riset untuk leusin cukuplah. Hendak saya teruskan untuk tidak diberi pakan tapi naluri per- lele an saya terusik, saya kasihan.

Trims

Bacaan baru

Cara membuat pelet apung

Aquaponik antara profit dan seni

Ampas Kelapa Dan Aspergillus Flavus

Water Treatment Integrated System

Cara Membuat Enzim protease

Bekicot untuk pakan larva ikan

Jual Vitamin Untuk Indukan Ikan

Lisin, Metionin, Treonin, Triptopan, Leusin

Nov 13

Jual Vitamin Untuk Indukan Ikan

Jual Vitamin Untuk Indukan Ikan

Vitamin untuk indukan ikan air tawar

  • Mempercepat matang gonad
  • Survival rate meningkat 95-98%
  • Proses reproduksi indukan betina semakin cepat
  • Indukan tahan terhadap mutu air yang ekstrim
  • Meningkatkan kwalitas telur
  • Larva lebih besar dan kuat

Nutrisi utama terdiri dri

  • Albumin, papain, bromelin
  • Vitamin A, B1, B2, B6, B12, B17
  • Lisin, metionin, leusin
  • Mengandung enzim lumbrokinase, selulose, phytase, amylase, protease.

Nilai nutrisi

  • Kadar protein 47%
  • Kadar air 12%
  • Kadar serat 8%
  • Kadar lemak 3%
  • Kadar abu 11%

Penggunaan

  • 10-15% dari bobot pakan
  • Diberikan 2 kali dalam 1 minggu
  • Penggunaan diatas 25% indukan akan agresif dan menimbulkan kanibalisme
  • Penggunaan boleh pagi, siang atau malam hari
  • Dibibiskan (dicampur) pada pakan pelet (tidak perlu fermentasi)

Bentuk dan kemasan

  • Tepung (flour)
  • Kemasan 1 (satu) kilogram

Jual Vitamin Untuk Indukan Ikan

Harga (diluar ongkir)

  • Vitamin untuk indukan lele                              Rp.60.000
  • Vitamin untuk indukan nila                              Rp.50.000
  • Vitamin untuk indukan patin                            Rp.45.000
  • Vitamin untuk indukan KOI                               Rp.90.000
  • Vitamin untuk indukan ikan hias lainnya       Rp.90.000

Minimal order 4kg untuk setiap item pembelian vitamin indukan ikan.

Telepon dan WA 0813-3241-2900

 

———————————————————————————————–

Info produk.

Jika anda menginginkan membuat pelet ikan yang mengapung tanpa menggunakan mesin ekstruder bahkan tanpa menggunakan mesin dengan jalan dibuat seperti bakso atau tempe, sudah ditemukan tepungnya, disebut tepung ESA-01. Silahkan langsung klik link ini CARA MEMBUAT PELET APUNG,  diajarkan juga cara mengolahnya menghitung protein dan HPP.  Menurut report para peternak penggunakan tepung apung (ESA-01) ini pelet mampu terapung dipermukaan air selama 60 menit hingga 90 menit dan air tetap jernih.

Tepung ESA-01, dilengkapi antibiotik non kimia (sintetis) dan probiotik organik, mengandung nilai nutrisi yang tinggi (vitamin, lysin, leusin, metionine, enzim yang tinggi) dan kandungan protein menjadi meningkat dari 31% menjadi 35%). Pemakaian pada pakan berprotein rendah 16%, 23%, 27% daya apung akan lebih lama lagi.

Terimakasih

jagung avung

Pakan yang dibentuk seperti tempe (tidak menggunakan mesin-mesin) diberi tepung apung sebanyak 5 gram untuk 1 kg adonan pakan.

Jual Vitamin Untuk Indukan Ikan

 

Nov 12

Cacing ku-ATM ku

Cacing ku-ATM ku

“ Cacing ku -ATM ku ”, Semoga ini bukan sekedar slogan, tapi akan menjadi sesuatu yang harus dimiliki dan bisa dinikmati.

Cacing adalah hewan pengurai biasa, struktur tubuhnya sangat sederhana, jauh dari sempurna. Tanpa alat indera, tanpa alat gerak, tanpa alat peraba, bahkan juga tanpa alat perasa. Cacing tinggal di tempat yang jorok dan kotor, setiap saat bersanding dengan berbagai bakteri, kuman dan virus yang jahat, tapi anehnya cacing tetap tumbuh sehat, berkembang cepat dan kulitnya senantiasa mengkilat. Kita belum pernah mendengar wabah kematian masal yang terjadi pada cacing sebagaimana flu burung yang menimpa pada unggas, ataupun wabah pada hewan ternak lainnya.
Setiap ekor cacing dianugerahi alat kelamin ganda sehingga cacing bisa berkembang biak dengan sendirinya tanpa memerlukan tangan terampil kita untuk mengawinkan para indukan cacing. Cacing sudah dikatakan dewasa pada usia 1.5 – 2 bulan, selanjutnya mulai kawin dan bertelur, lalu mengeluarkan kokon dan satu kokon bisa berisi 2 – 14 ekor anakan cacing. Proses reproduksi ini berlangsung secara kontinyu setiap bulan sehingga menjamin terjadinya proses regenerasi tanpa henti.
Cacing adalah hewan pemakan sekaligus pengurai limbah organik, baik limbah organik yang bersumber dari rumah tangga, limbah peternakan, limbah home industry dan pabrikasi, limbah warung dan restauran, maupun limbah organik yang tersedia di lingkungan. Semua limbah organik ini ketersediaannya berlimpah ruah, tanpa ada satupun pihak yang mampu memonopoli limbah organik ini. Dengan memakan limbah organik ini, cacing akan berkembang biak, sekaligus melalui proses penguraian limbah organik ini, terbentuklah ‘vermi kompos’, salah satu pupuk organik murni alami dan berkualitas tinggi.
Kualitas cacing nya sendiri, sepertinya tidak perlu diragukan. Kandungan protein cacing lebih dari 60%, cacing mengandung asam amino yang lengkap dan seimbang, cacing mengandung acid lipid yang bisa dijadikan perisai pertahanan terhadap berbagai kuman dan virus, cacing mengadung enzim lumbrokinase yang sangat diperlukan dalam dunia pengobatan. Cacing mengandung zat atraktan, yaitu zat perangsang nafsu makan, yang sangat diperlukan dalam dunia perikanan dan peternakan. Dan dalam tubuh cacing tersimpan berbagai macam substansi pro-biotik yang diperlukan sebagai ‘booster’ pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Dengan kemampuan mengurai limbah 1:1, artinya 1 kg cacing mampu mengurai 1 kg limbah dalam 1 hari. Kalau kita punya 25 ton cacing, maka akan mampu mengurai 25 ton limbah/hari, sekaligus menyediakan pupuk vermi kompos sebanyak 7 –8 ton/hari. Hal ini tentu merupakan kabar baik bagi pemerintah sebagai solusi permasalahan limbah khususnya limbah organik.
Ketika kita punya cacing, sebenarnya secara otomatis, dimulailah konsep ‘Bio Cyclo Farming’, yaitu sebuah siklus bisnis alami berkesinambungan dan terus berkembang. Salah satu mitra kami mengaplikasikannya sebagai berikut : Dimulai dari beternak sapi (18 ekor sapi) sebagai penghasilan tahunan (dijual saat idul adha), kotoran sapi diberikan ke cacing, dan panen cacing per minggu (sebanyak 60 kg – 80 kg, harga jual cacing Rp 25.000/kg). Kotoran cacing dijadikan sebagai pupuk di kebun jeruk miliknya, dan dapat memanen jeruknya setiap 3 – 4 bulan. Saat ini mulai persiapan budidaya belut, karena kotoran cacing/kascing adalah media terbaik untuk belut, sedangkan cacingnya adalah makanan terbaik untuk belut. Cerita ini adalah nyata dan belum tahu bagaimana proses akhirnya, karena ide pengembangan bisnis alam ini terus terbuka tanpa ada tutupnya. Mitra kami yang lain juga banyak yang melakukan konsep integrated farming ini dengan model yang lain.
Kembali ke ‘beternak’ cacing. Dalam dunia peternakan, pertanian maupun perikanan, dikenal dua musuh bebuyutan yang bersifat laten dan selalu serius jadi beban pikiran, yaitu ‘penyakit’ dan ‘hama’. Dalam hal antisipasi penyakit, peternak cacing bisa mengandalkan cacing untuk mengatasinya, karena pun sampai saat ini tidak ada obat untuk penyakit cacing dan kami juga tidak pernah tahu penyakit apa yang pernah diderita cacing. Dalam hal antisipasi hama, peternak cacingpun juga bisa mengandalkan cacing untuk mengatasinya. Setidaknya kehilangan cacing akibat diserang hama, tidak akan sebanding dengan perkembangan cacing yang luar biasa. Kami pun mengembangkan cacing tanpa memilih-milih tempat, ada yang dilahan kebun sengon, di sawah, di garasi, di dapur, di halaman, di lantai 2, dan dimana saja sesuai dengan volume cacing yang dibudidayakan.
Sebagai penutup, semoga tidak berlebihan kalau cacing ini dianggap seperti ‘ATM’ yang asalkan tidak diambil ‘semuanya’, asalkan dirawat sebagaimana mestinya, asalkan teknologi pengolahan dan pemasaran cacing juga terus berjalan dan berkembang, maka ‘mesin hidup’ ini akan terus bereproduksi tanpa henti. Selamat mencoba.

Penulis : A. A Adam M

(081-230-933-235/ 081-793-909-989)
Pekerjaan : – Praktisi Industri Cacing,
– Owner CV RAJ Organik
(Lembaga khusus pengembangan bidang per-cacing-an)
Penulis buku cacing,
(Buku 1 : Beternak Cacing Ala Adam, bisa didapatkan di toko buku Gramedia setempat)
(Buku 2 : Cacingku – ATM ku, segera terbit ditoko buku Gramedia dan toko buku lainnya)
Untuk pemesanan (PO) buku Cacingku – ATM ku
-Langsung ke Penerbit PT. Agromedia Pustaka, Jakarta.
-Kantor CV RAJ Organik (discount 15% dari harga normal ditoko buku. (Alamat Jl S.Supriadi Gg.9 No.42 RT.7 RW.4 Sukun Malang Contact Ibu Solihah (085755699111)

Tambahan dari admin :

ATM yang dimaksud dari Mas Adam ini adalah Automatic Teller Machine bukan ATM (agroculture Treatment Machine) seperti yang banyak tertulis di situs ini. Silahkan baca juga judul artikel ini Agroculture Treatment Machine

Uji lapangan dan uji lab :

Lele

Pada bulan januari 2017 di Banyuwangi, di kolam semen ukuran 4x2x1 saya masukkan kascing (bekas cacing) setinggi 3-4 cm. Lalu saya beri air 100cm, dibiarkan selama 8 hari. Hari ke-3 kolam berubah warna menghasilkan zoo-plankton sebagai pakan alami yang kaya dengan nutrisi.

Hari ke-9 saya tebar benih lele uk. 7-9 sebanyak 1000 ekor. Tidak diberi makan selama 6 hari (karena cemas takut jadi kerdil) dan hari ke 7 hingga hari ke 17 saya beri makan kira-kira 1% dari bobot ikan. Pada kolam ke-2 yang tidak diberi kascing, juga tidak diberi makan selama 6 hari. Perbandingan secara acak bobot benih pada kolam pertama sekitar 2 lipat dibandingkan kolam tanpa perlakuan kascing.

Variabel lainnya tetap saya menggunakan resirkulasi, ozonisasi, enzimasi, pemupukan kolam saat persiapan kolam dan melakukan grading 2 kali hingga panen (ganti air hanya 2 kali saat grading)

Kolam pertama diperoleh  bobot lele 108kg dan menghabiskan pakan 72kg. Kolam kedua bobot 98kg dan menghabiskan pakan 75kg.  Saat diangkut oleh pengepul panen lele di 2 kolam itu tidak ada buih putih dan mortalitas 0% pertanda lele sehat dan organik.

Data lebih lanjut belum ada, saya uji coba lagi karena kesulitan kascing. Kedepan kami akan melengkapi riset ini dan melakukan analisa laboratorium, mengukur parameter terpenting seperti kadar 02, O3, pH, amoniak, disparitas temperatur, nitrat, nitrit dan jumlah bakteri pathogen (e-colli, salmonella, vibrio dan colli-form)

Optimis jika ditambahkan dengan treatment nanobubble agar kadar O2 setidaknya di 6-7 ppm. Keyakinan tentang peran enzim lumbrokinase yang melekat pada kascing ikut memicu pertumbuhan lele.

Unggas

Kita tahu bahwa bahan pakan berbasis hewani berprotein tinggi dibutuhkan oleh unggas untuk memicu pertumbuhan namun disisi lain bahan berprotein tinggi mahal harganya.
Dibeberapa kota di Blitar, Samarinda, Banjarmasin, Kuningan, Tulung Agung, Jember, Bojonegoro, Lumajang, Banyuwangi, Boyolali, Tegal bahkan sampai ke negeri jiran Brunei Darussalam, ransum pakan unggas (ayam joper, ayam broiler, puyuh, angsa, kalkun, bebek dan itik) saat ini banyak menggunakan enzim lumbrokinase. Melalui proses enzimatis dan ozonizer kadar nutrisi cacing semakin maksimal dan penggunaannya hanya 0,1% dari bobot pakan.

Mata rantai kehidupan

hormon2  jamur muklis

Media tanam jamur disebut baglog. Setelah jamur di panen, baglog afkir sangat bagus dijadikan media beternak cacing. Dengan catatan budidaya jamur bebas dari bahan kimia.

Setelah cacing di panen, media bekas cacing (kascing) pun bisa digunakan untuk pupuk, dimanfaatkan untuk media persiapan budidaya ikan, kascing untuk pupuk padi menghasilkan panen 6 ton per HA menjadi 8,1 ton per HA serta mengurangi urea 50% (di Bondowoso). Dalam hal ini enzim lumbrokinase turut menyempurnakan mata rantai kehidupan tak terbantahkan.

Cacing ku-ATM ku

Nov 12

Water Treatment Integrated System

Water Treatment Integrated System

(Penanganan Air Sistem Terpadu)

Sistem ini bisa digunakan untuk semua budidaya ikan, baik ikan air tawar maupun ikan air laut, belut, sidat dan udang.

Banyak teknik berbudidaya, banyak solusi yang ditawarkan, banyak inovasi tercipta. Dari Bondowoso sebuah kreatifitas agaknya bisa menjawab teknik berbudidaya ikan apa saja menuju kwalitas yang lebih baik. Cara ini dinamakan dengan Penanganan Air Sistem Terpadu (Water Treatment Integrated System)

Sistim ini sangat sederhana dan hanya membutuhkan 6 komponen perangkat yang digunakan.

  1. ATM :

Air kolam di treatment dengan menggunakan mesin Agroculture Treatment Machine (ATM) mesin ini berfungsi sebagai pensteril air, pemusnah bacteri e-colli, bacteri salmonella, mengubah nitrit menjadi nitrat dan lain-lain (baca artikel : Agroculture Treatment Machine dan artikel : Peternakan Dan Perikanan Sistem Modern)

  1. RE-SIRKULASI :

Resirkulasi ini cukup menggunakan mesin pompa yang mengalirkan air dari kolam 1 kekolam lainnya dengan menggunakan hidroponik, cara ini memberi manfaat multi-efek

(baca artikel : Budidaya Lele dengan Arang Aktif, Lele dan hidroponik, two in one) Dalam hal budidaya lele, lele sebagai hewan kanibal membutuhkan kolam lebih dari satu dimana setiap ukuran ikan ditempatkan pada kolam yang berbeda agar tidak saling memangsa.

  1. SUHU :

Menggunakan lampu dalam air yang diatur sebagai penghangat pengganti heater yang mahal. Fungsi ini untuk menangani ikan lele yang memiliki sifat warm fish atau ikan yang suka di air hangat. Disparitas suhu malam dengan siang diperpendek, kenaikan 2 derajat celsius akan sangat membantu secara signifikan untuk tumbuh kembang benih ikan terutama ikan yang bergerak aktif di malam hari (nocturnal) dan ikan yang hidup diperairan hangat (warmfish).

  1. ENZIMATIS :

Managemen pakan dengan pemberian enzim terutama enzim fitase sebagai peningkat protein akan meningkatkan mutu pakan. (baca artikel : Era enzim menggantikan era probiotik dan artikel : Tempe Untuk Lele)

  1. FERMENTASI :

(baca artikel : Bio Teknologi, apa itu fermentasi)

  1. CENTRAL DRAIN

Kolam central drain sudah umum digunakan diseluruh belahan dunia, central drain adalah kolam yang menggunakan saluran yang menggunakan gaya gravitasi untuk membuat tumpukan feses ikan atau endapan sisa pakan ikan atau sampah pada kolam yang kerjanya kotoran dihisap keluar jika kran saluran pembuangan dibuka. Pelaksanaan dalam memanfaatkan sistem saluran terpusat ini tiap peternak berbeda. Ada yang dibuka 1-2 menit pagi dan sore. Ada yang 3-5 menit, ada yang 3hari hingga 7 hari dengan waktu buka berbeda bahkan ada yang tdk digunakan hingga panen atau hanya digunakan saat ganti air total.

Hasil :

Di Blitar cara ini mempercepat ukuran benih ukuran 5-7 menjadi 7-9 dalam waktu yang sama

Di safwah Bintaro jakarta tidak memerlukan penggantian air dalam 1 minggu.

Di jember menekan FCR menjadi 0,82 dibanding menggunakan sistem konvesional FCR 1,1

Boros :

Komplain dari beberapa pendapat sistem ini mengatakan cara ini boros modal, menurut penulis justru ini lebih murah karena

  1. Hemat air
  2. Hemat SDM
  3. Hemat pakan
  4. Hemat waktu panen

Ribet :

Fermentasi membuat banyak pelaku usaha jengah, padahal tidak, fermentasi bukan menghabiskan tenaga. Kegiatan fermentasi sebanding dengan hasil yang diperoleh (Baca artikel Bio Teknologi Apa Itu Fermentasi

Cara cerdas Kang Mamat

Kang Mamat awalnya adalah pengusaha laundry dari Bandung. Tertarik dengan lele membuat Kang Mamat membuat terobosan dalam teknik budidaya di segmen pembenihan lele dan pembesaran lele sekaligus. Terobosan yang bagaimana ? sederhanana triknya.

Para pembenih lele tahu bahwa setiap kali selesai memijahkan dan dalam kurun waktu 30 sd 60 hari ukuran benih benih lele akan menjadi 3 hingga 4 ukuran. Biasanya ukuran terbesar akan terjadi sebanyak 3-5% dari jumlah bibit yang dihasilkan (jumlah 5% yang tumbuh dengan cepat ini di jember disebut ogolan (bongsor). Dan ukuran ke-2 terbesar akan menghasilkan 15-25% dari jumlah bibit yang tercetak.

Apa yang dilakukan Kang Mamat ?

Ukuran ogolan dan ukuran ke-2 terbesar oleh Kang Mamat di pelihara hingga besar dan ukuran konsumsi. Alasannya adalah ukuran ini memang terlahir istimewa, apalagi dilakukan dengan teknik ini otomatis ikan akan cepat besar, dari ukuran 5-7 hingga panen membutuhkan waktu antara 45-55 hari saja dan FCR mampu ditekan hingga 0,82. Sisa ukuran yang ke-3 dan ke-4 dijual dalam bentuk benih dengan berbagai ukuran sesuai dengan permintaan pasar benih. Cerdas.

Cerdas karena Kang Mamat mensinerjikan sistem ini dengan memilih benih yang ia besarkan sendiri. Kata Kang Mamat, bilamana benih lele ukuran ke-3 dan 4 ini tidak terjual ya ga masalah karena kita diuntungkan membesarkan lele dengan cepat dan pemakaian jumlah pakan jauh lebih sedikit. Namun fakta pasar membuktikan bahwa kebutuhan benih hampir tidak tercukupi. Dari jumlah indukan dan luas kolam yang ada kang mamat hanya menghasilkan 100.000-150.000 ekor benih. Sekitar 20.000 ekor benih yang berukuran bongsor dan istimewa ini dia besarkan sendiri. Untuk lele konsumsi Kang Mamat panen sekitar 2 ton per-bulan dengan pakan menghabiskan pakan hanya 1600 kg lebih sedikit.

Sungguh ! tirulah cara Kang Mamat ini, pembudidaya yang hanya tamat SD dan tidak memiliki akun medsos di Internet ini. Woaow !!!

Gambar-gambar

Mesin ATM

bom hiajau merah 

Enzim untuk fermentasi pakan Tempe Untuk Lele

gembus1

Alat ukur kadar oksigen dalam air

lamDO

Lampu peningkat temperatur dalam air

lamfish1

Metoda fermentasi an-aerob

fermentasi

source

pakan ayam

pakan ikan lele

pakan alternatif

pakan organik

enzim dan ozonizer

jual pakan ayam

jual pakan ikan

membuat pelet apung

Nov 12

Ampas kelapa dan aspergillus flavus

Ampas Kelapa Dan Aspergillus Flavus

Oleh : Hadi Winarto, Ciater, Bandung 24 Oktober 2015

Ampas kelapa adalah limbah dari pemerasan kelapa untuk dimanfaatkan santannya. Ampas kelapa bisa dijadikan pakan ternak. Hanya saja  kontaminasi atau cemaran Aspergillus Flavus yang ampas kelapa harus dilakukan proses pengolahan terlebih dahulu, apa aspergillus flavus itu ! kami urai di akhir konten ini.

Nah, Ini dia nilai Nutrisi ampas kelapa :

– Berat kering 90,9%

– TDN 75,3%

- Protein 20-25%

- Lemak 6.2-6,7%

- Serat kasar  8-12%

- Energi metabolisme 1550kcal/kg

Berhubung ampas kelapa mengandung jamur aspergillus flavur maka dibutuhkan satu perlakuan khusus agar mutu nutrisi kian meningkat dn steril dengan cara dikukus dan difermentasi.

 

Cara dan bahan fermentasi ampas kelapa :

(kegunaan fermentasi silahkan baca Bio Teknologi, Fermentasi itu apa)

Bahan :

(asumsi pengolahan 100 kg ampas kelapa)

1. Ampas kelapa 100 kg (bahan ini mudah busuk, idealnya cari ampas kelapa yang segar)

2. Ragi tape 250gram/ 2kg, bisa menggunakan enzim, bacteri asam laktat, ragi tempe dan lain-lain. Silahkan gunakan bahan yang murah dn mudah didapat.

3. Kukus setelah air mendidih selama 15-20 menit, dinginkan.

Ada dua penanda bahwa fermentasi berjalan sukses.

1. Bau wangi tape

2. pH 3,5 sd 4,5

Fermentasi menyebabkan mutu nutrisi meningkat tajam. Peningkatan nutrisi setelah fermentasi juga tergantung dari media starternya. Bisa dari probiotik, bakteri asam laktat, enzim, ragi tape, ragi tempe, ragi roti atau kombinasi dari starter itu. peningkatan signifikan jika pfermentasi menggunakan enzim dan ozonizer, protein bisa meningkat  menjadi 31-33% (tanpa nitrogen sintetis). Untuk hasil maksimal dan menghilangkan bacteri seperti salmonella, e-colli, vibrio dan colliform lakukan proses ozonizer, menggunakan mesin ATM, Agroculture Treatment Machine (analisa laboratorium yang kami lakukan bakteri pathogen, merkuri dan timbal tidak terdeteksi.

Aspergillus flavus adalah jenis jamur yang sering mengkontaminasi bahan pakan, menyebabkan infeksi aspergillosis dan merupakan jamur penghasilkan aflatoksin. Aflatoksin adalah jenis toksin yang bersifat karsinogenik penyebab kanker hati. kandungan aflatoksin yang terdapat dalam bahan pangan, terutama kacang tanah, tidak bisa dibunuh walau dipanaskan, direbus, digoreng, disangrai. Aflatoksin membahayakan kesehatan. Aspergillus flavus merupakan jamur tumbuh di jagung, kopra, kedelai, cantel, kopi, coklat, beras, gaplek, tembakau, jamucabe, kacang-kacangan dan banyak lagi. Aflatoksin dapat mengakibatkan keracunan kanker hati. Kacang tanah adalah sasaran empuk yang paling mudah dicemari oleh kapang aspergillus flavus. Aspergillus flavus masuk dalam jenis saprofit,  kapang saprofit di tanah.

Apa itu saprofit, tunggu saja artikel selanjutnya. Terima kasih

Jika anda ingin membuat pelet apung untuk pakan ikan tanpa menggunakan mesin ekstruder, caranya kami tulis di situs ini dengan judul CARA MEMBUAT PELET APUNG. Silahkan di klik aja.

Tabel nutrisi ternak dibawah ini kami copas dari www.dokterternak.com, makasih ya. Salam agro.

Jenis bahan BK(%) PK(%) LK(%) SK(%) TDN(%
Ampas tahu 10,788 25,651 5,317 14,527 76,000
Ampas kecap 85,430 36,381 17,257 17,816 89,553
Ampas bir 31,174 26,448 10,254 7,059 78,708
Ampas brem 81,634 3,130 2,120 2,111 55,826
Ampas gula cair 34,314 5,106 6,237 8,014 54,956
Bungkil kopra 90.557 27.597 11.216 6.853 75.333
Ampas bir 31,174 26,448 10,254 7,059 78,708
Bungkil klp sawit 92,524 14,112 11,903 10,722 67,435
Bungkil kcg tanah 91,447 36,397 17,242 0,895 71,721
Bungkil klp sawit 92,524 14,112 11,903 10,722 67,435
Bungkil kedelai 89,413 52,075 1,011 25,528 40,265
Bungkil tengkuang 92,524 14,112 11,903 10,722 67,435
Dedak padi 91,267 9,960 2,320 18,513 55,521
Bungkil tengkuang 92,524 14,112 11,903 10,722 67,435
Kedelai BS 85,430 38,380 4,840 17,810 69,930
Onggok kering 90,170 2,839 0,676 8,264 77,249
Tumpi kedelai 91,417 21,134 3,029 23,179 69,425
Tumpi jagung 87.385 8.657 0,532 21.297 48,475
Tepung gaplek 87,024 2,412 0,792 8,930
Polard 89,567 16,412 4,007 5,862 74,828
Molasses 30,232 8,300 63,000
Daun Ubi Jalar 87 14,32 3,64 11,7 67,3
Daun Ubi Kayu 88,69 20,4 8,73 13,49 65,3
Gliricida / gamal berbunga 89,7 19,1 3 18 69
Gliricida / gamal muda 90,1 22,7 4 13,3 75
Tepung daun alfafa 90,5 20 3,6 22 74,1
Alang- Alang 91,81 6,5 1,88 18,2 54
Rumput teki 91,4 11,9 2,9 29,7 57
Daun bambu 91,27 4,24 8,11 27,2 36,42
Daun kelapa 91,74 7,23 3,7 3,6 42,28
Daun pisang 94,6 5,79 6,06 34,05 73,5
Rumput gajah 89,9 9,1 2,3 33,1 46
Tebon jagung 34-56 91,1 10,7 2,1 30,5 59

 

Booster Fish

Ampas Kelapa Dan Aspergillus Flavus

Nov 11

Cara Membuat Enzim PROTEASE

Cara Membuat Enzim PROTEASE

Oleh : Hadi Winarto

Malang, Jawa Timur, 9 November 2017

(disadur dari beberapa referensi)

Cara Membuat Enzim PROTEASE

Salah satu tugas enzim protease adalah meningkatkan daya cerna pada pakan dan penggunaan enzim protease pada pabrik pabrik pakan ternak diseluruh dunia penggunaan enzim protease sudah umum pada proses produksi pabrik mereka.

Bagaimana cara membuatnya ???

Secara sederhana saya gambarkan bagaimana pekerjaan bakteri pada pembuatan tempe. Kedele adalah bahan makanan bermutu SEDANG namun juga memiliki kelemahan tertentu tapi oleh proses peragian keesokan harinya kedele sudah jd sebuah produk yang kita kenal dengan TEMPE.

Itulah tugas ragi !!! terbuat dari apakah ragi itu ??? kok ujug ujug kedele dalam satu malam bisa disulap jd tempe. Kok bisa ?

Unik ya, fenomenal juga nenek moyang kita. Cuma dengan dosis tertentu ragi yang terbuat dari tepung beras ketan, merica,cabe jamu, bawang putih, laos, air tebu lalu disebut ragi tape.

Ragi inilah yg merubah singkong jade tape. Ragi merubah kedele jadi tempe. komposisi lain ada ragi roti dan lain-lain. Perbedaan ragi tape dengan ragi tempe yaitu jenis jamur yang terkandung didalamnya. Ragi tape dominan kamir dan bakteri sedang ragi tempe oleh jamur Rhizopus. Ragi tape merubah pati menjadi gula, gula jadi alkohol dan alkohol jadi asam. Wow.

Secara fisik ragi tempe dalam waktu singkat membuat biji-bijian kedele bersatu menghasilkan protease hingga daya cerna pkan terhadap ikan dan ternak prosentasenya meningkat. Kalau ragi roti adalah khamir yang akan mengubah gula menjadi gas CO2 dan alkohol sehingga adonan roti menjadi kalis dan mengembang. Secara kasat mata menandakan ragi aktif atau yang jelek tidak bisa terlihat.

Carane piye ??? Aduk 5-7 gram ragi, air anget 75ml, gula pasir 10g, simpan 5-7 menit, jika mengeluarkan busa maka kualitas ragi masih bagus. Begitulah proses terciptanya enzim protease yg dahsyat. Kira-kira begitu gambaran membuat protease dengan biaya murah.

Saya tahu, anda butuh juga informasi cara membuat enzim phytase sebagai komponen pemecah protein ??? Enzyme phytase memang legendaris.

Ok…, nikmati aja dulu artikel protease ini. Enzim amylase, selullose, lyphase, phytase dan enzim-enzim lainnya akan nyusul. Tapi kalau anda gemar membaca dan GEMBEL (gemar belajar) artikel saya di www.boosterfish.com : CARA MEMBUAT PELET APUNG dan BIOTEKNOLOGI APA ITU FERMENTASI.

2 artikel diatas sudah menyiratkan bagaimana cara membuat pakan ternak cukup berkwalitas. Nah, 2 artikel diatas sudah diklik ribuan visitors, silahkan berkunjung.

Okey ??, are you ready, creativity unlimited !!!

Terimakasih

fermentasi

Foto fermentasi an-aerob

Artikel terbaru

Sudah Sterilkah Air Kolam Anda

Aquaponik, Antara Profit Dan Seni

Mengolah Ikan Kating Jadi Pakan

Cara Membuat Enzim PROTEASE

Oct 20

Air kolam Anda, Sterilkah

Air kolam Anda, Sterilkah

Oleh Hadi Winarto

Di Facebook, curhat dan keluhan tentang budidaya ikan terutama budidaya lele adalah

”Bagaimana mengatasi agar air kolam tidak bau. ”

Tulisan dibawah ini semoga bisa menjadi jalan keluar problem air kolam anda. Naskah ini bersifat normatif, anda sendiri yang harus membuat analisa bagaimana agar air kolam tidak bau, bebas bakteri dan ikan tetap sehat. Karena pembahasan naskah dibawah ini bersifat umum bahkan cenderung pesan artikel ini juga untuk penanganan untuk air bersih yang bisa dikonsumsi manusia. Jika bisa dikonsumsi manusia tentu air ini bisa dikondisikan sebagai habitat yang ideal bagi biota ikan air tawar.

Ayoo, langsung deh.

Bahan Organik Peningkat Mutu Air

  • Kelor

Kelor, ambil biji yang tua. Tumbuk, Jadikan serbuk, dan akan berubah menjadi ”bubuk sakti” bagi kolam kolam anda. Tabur ke tandon atau kolam pematangan. Tepung biji kelor ini akan mengubah kolam keruh jadi kolam jernih, NWS deh, atau Natural Water System. Biji kelor merubah partikel tanah dan unsur logam menjadi air bersih layak ikan. Partikel tepung buah kelor memiliki kadar atau zat aktif rhamnosyloksy-benzil-isothiosianate, yang bisa menetralkan partikel lumpur (sludge) dan logam yang terkandung dalam air. Bubuk sakti ini ampuh mengendapkan kandungan unsur logam dalam air.

Rebus 50 gram tepung biji kelor ke dalam 1 liter air, didihkan dan saring. Air kelor ini dapat digunakan untuk menjernihkan air. Hemat dan aman dibanding menggunakan tawas. Menggunakan kelor untuk air kolam akan membantu kwalitas air.

Kadar besi (Fe) dari 4,46 mg/l, setelah ditreatment oleh tepung kelor ini menurun menjadi 1,44 mg/l. Kandungan tembaga (Cu) 2,12mg/I menjadi 1,30mg/l, kandungan logam mangan (Mn) yang semula dari 3,24 mg/l menjadi 2,04 mg/l. Bagaimana aplikasinya . Agar keamanan terjaga atau kuatir bubuk kelor mengganggu unsur lain yang ditebar dikolam seperti pupuk kolam, probiotik, enzim atau obat-obatan. Buatlah bak filter atau kolam tandon atau kolam karantina untuk pematangan air dengan meningkatkan mesin peningkat O2 seperti aerator dan nanobbuble, mesin utuk penstabil temperatur dan pembunuh bakteri pathogen seperti mesin ATM (Agroculture Treatment Machine), mesin pompa untuk resirkulasi. Cara ini sekaligus menghemat mesin-mesin agar tidak perlu ditaruh mesin-mesin. Satu kolam satu mesin menjadi boros. Air kolam sebaiknya ter-integrasi satu sama lain. Kelemahan sistem ini hanya satu Satu Air kolam rusak, rusak semuanya.

  • Arang aktif atau karbon aktif

Arang aktif berfungsi untuk menyerap amniak dan menyerap aroma bubuk kelor . partikel feses dan kotoran yang di dalam air akan menyatu dan mengendap, sehingga air menjadi jernih, buang lewat central drain.

  • Kulit pisang

Kulit Pisang, kulit pisang apa saja, bisa juga mengurangi bau air kolam. Tetap perlakuannya sama ditaruh di bak filter resirkulasi. Untuk penyaringan, kulit pisang bisa diandalkan karena mampu menyerap logam dan timbal. Kulit pisang cukup di potong kecil-kecil lalu dimasukkan dalam air. Serat kulit pisang akan menyerap logam dan timbal.. Timbal (Pb), menghambat proses fotosintesis. Logam tembaga (Cu) dalam tubuh bisa memicu pengerasan hati (sirosis) dan kerusakan ginjal.

  • Mata lele atau kiambang

Mata lele atau kiambang merupakan biota air penjernih air sederhana. di sebutkan proses fotosintesis diperoleh dari tanaman air ini.

  • Kangkung

Kangkung memiliki potensi untuk menjernihkan air kolam sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk, hewan malam dan jasad renik, cocok jika anda beternak lele karena adalah hewan menyukai pakan hewani tinggi protein. Kangkung menyerap zat-zat yang terkandung didalam air. memiliki kemampuan lebih cepat dalam menjernihkan air. Kangkung dapat ditanam ditempat yang airnya tercemar limbah Sehingga air tersebut menjadi lebih steril. Mengurangi pencemaran air sebagai sarang penyakit.

  • Eceng gondok

Fungsi eceng gondok menyerap fosfat dan amoniak. Karakter eceng gondok adalah fitoremediasi atau tumbuhan yang menyerap polutan. 20 tanaman eceng gondok mampu men steril kan air sebanyak 1000 liter air atau kolam ukuran panjang 100cm dan lebar 100 meter. Tapi eceng gondik yang ditanam dikolam khusus disistem resirkulasi kebutuhan eceng gondok menjadi 25%. Akar eceng gondok menghasilkan zat alleopathy yang berperan sebagai antioksidan dan mengurangi bakteri salmonella, vibrio, e-colli dan colli-form, mampu menurunkan kekeruhan sebanyak 120 gram per 1000 liter. Sinar matahari dapat menembus air. Meningkatkan kwalitas air karena proses fotosintesa. Menyerap logam berat dan pestisida. Akar eceng gondok mengirimkan zat klorofil kekolam dan secara biologi bertindak sebagai penjernih. Eceng gondok peka terhadap keadaan yang unsur haranya minimum.

Air kolam Anda, Sterilkah, cara lain meningkatkan mutu air atau cara menjernihkan air dengan biaya murah. Cara sederhana untuk memperoleh air bersih (bisa untuk air minum konsumsi manusia dan bisa untuk kolam ikan. Dengan cara, gini.

  • Aerasi, aerasi adalah proses pemurniandengan cara mengisikan oksigen ke dalam air. Dengan mengisi O2 ke dalam air maka zat-zat seperti karbondioksida, hidrogen sulfida dan metana yang bisa mengurangirasa dan bau dari air. Partikel mineral yang terlarut dalam air seperti mangan, besi teroksidasi dengan cepat. Prosesnya disebut sedimentasi.. Saringan tradisional lain ini menggunakan pasir, batok kelapa, ijuk,pasir, kerikil dan bebatuan. Cara ini, kotoran dalam air akan ditangkap, menumpuk dan menyumbat permukaan filter.
  • Indikator air yang tercemar.

Warna

Warna air kekuningan, tercemar kromium.

Warna merah kekuningan, tercemar zat besi. Atau kadar zat besi tinggi.

Warna merah kecoklatan, tercemar lumpur, tercemar oleh koloid.

Rasa

Rasa pahit, tinggi kadar timah, besi, alumunium,sulfat dan kadar kapur.

Rasa sabun, tercemar deterjen, alkali, natrium bicarbonat.

Rasa air payau, kadar garam tinggi.

  • Uji mutu air secara sederhana.

Menguji kekeruhan, berwarna dan berbau dapat langsung diseteksi dengan panca indera. Namun air yang terlihat jernih belum tentu aman. Untuk mengetahui jumlah bakteri patogen uji laboratorium lah jalan keluarnya. Analisa laboratorium akan menghasilkan data komplit.

Terima kasih

Link terkait

Mata Lele Untuk pakan Lele
Air Ideal Untuk Habitat Ikan
Air Ideal Untuk Habitat Ikan (2)

tumpukan buku

Air kolam Anda, Sterilkah

Oct 16

Ruminansia

Oct 14

Mengolah Ikan Kating Jadi Pakan

Mengolah Ikan Kating Jadi Pakan

Oleh : Bambang Widiarto

(Kontributor Boosterfish di Banyuwangi)

Banyuwangi,  14 Oktober 2017

kating

Gambar ikan kating (copas dari om gugel, admin)

Nama lokal lain ikan kating adalah kelibere, indik, lundu, ririgi, keting, ndaringan, sengat, senggiringan. Hampir ada diperairan air tawar diseluruh dunia. Terdiri dari puluhan spesies. Sebagai warga kelas dua didalam air tawar, Ikan ini tidak enak dikonsumsi oleh manusia, bahkan di Jogjakarta dalam lomba mancing peserta yang terpancing ikan kating akan mendavatkan score minus. Tapi, ada hal yang dahsyat dan jarang yang sudah mengetahuinya bahwa ikan kating bisa dijadikan pakan alternatif untuk pembesaran ikan ikan nila, lele, patin dan lainnya.

Mengolah Ikan Kating Jadi Pakan Ikan Dan Ternak

Bagaimana caranya ! langsung aja ya ….

Mengolah ikan kating sebagai tambahan nutrisi tingkat tinggi pakan ikan budidaya.

Siapkan bahan-bahan dibawah ini

1. Kating,                               1 kg, cuci, blender. 

2. Tepung tapioka                1 ons.

3. Bawang putih                   10 siung, buang kulit arinya.

4. Kates mateng                   1 kg.

5. Kepung beras ketan        1 ons.

6. Tepung kunyit                    10 gram.

7. Nenas mateng                  1 bh, kupas blender.

8. Air bersih                            3 liter

Cara mengolah :

1. Rebus airnya (3liter) hingga mendidih.

2. Setelah mendidih masukkan semua bahan no. 1sd 8. aduk-aduk hingga mengental, hingga jadi 2 liter (kg)

3. Dinginkan,  sesudah dingin masukkan enzim fitase (enzim peningkat protein) 10 gram, enzim amilase  5 gram.

4. Fermentasi an-aerob selama 72 jam sd 120 jam

Keterangan :

Enzim bromelin sudah ada pada nenas. Enzim papain sudah ada pada kates. Antioksidan sudah ada pada kunyit dan bawang putih.

Hasil nutrisi:

Insya Allah akan menghasilkan protein 80 sd 85%

Aplikasi :

Bibis kepakan lele berprotein 31% sebanyak 25ml, pakan yang ber protein 27% berikan sebanyak 50ml, protein 23 dan 16% belum saya coba.

Begitulah salah satu cara mendapatkan ransum pakan ikan, kita tahu bahwa biaya bahan pakan berbasis hewani itu mahal. Bahan baku dari ikan alam ini bisa diperoleh dengan gratis. Di biota air, ikan kating status sosialnya rendah. Oleh manusia, dengan sedikit kreatifitas bisa menjadi faktor penghemat hingga 20-40% atau sebagai pengganti tepung ikan yang mahal. Perkaranya bukan masalah hemat dan boros saja namun jika tidak jeli dan hati-hati quality tepung ikan tidak semua bermutu baik. Tepung ikan banyak dioplos dengan tulang belulang, kepala ikan, sisik ikan bahkan dicampur pasir laut dan tidak melalui proses steam dan enzimatis. Dari sisi ini banyak orang yang gagal menyusun ransum ternak. Sebuah kesalahan yang sempurna.

Bagaimana jika diberikan kepada unggas ? (ayam broiler, bebek, puyuh, joper, itik, angsa dan kalkun)

Tetap bagus. Gunakan antara 7% sd 10% karena kadar protein formula ini sudah tinggi disebabkan proses enzimatis dan fermentasi.

Coba deh.

Info cara mengolah atau lainnya, bisa kontak langsung ke kami 081224217112 (tidak melayani SMS atau WA)

jagung avung

Gambar pakan apung tanpa mesin (dibentuk pipih seperti tempe)

Trims

Naskah terbaru

Budidaya Lele Dengan Arang Aktif

Lele Organik Dengan Enzim Dan Ozonizer

Sekilas Tentang pH, Oksigen, Amonia dan Orthofosfat

Mengolah Ikan Kating Jadi Pakan

Oct 09

Bekicot Untuk Pakan Larva Ikan

Bekicot Untuk Pakan Larva Ikan

Oleh : Hadi Winarto

(Naskah ini disadur dari sebuah postingan di group Facebook BOOSTERFISH INDONESIA  ( https://www.facebook.com/groups/923320667790832/?multi_permalinks=1387513351371559&notif_id=1507528598509586&notif_t=like )

Pada bulan juni 2015, saya membaca sebuah artikel di intetnet bahwa lendir bekicot bagus banget untuk kesehatan wajah agar tetap kincling dan kinclong, kencang dan membuat awet muda. Dan sebuah perusahaan pengolahan bekicot di Venezuela menyebutkan bahwa semua tangan para karyawannya lebih lembut dan sehat karena setiap hari memegang bekicot.

Bekicot jadi menu eksklusif di restoran di Perancis yg disebut escargot. Kemudian otak nakal saya bekerja, segera saya membuat uji coba. Iseng melakukan uji coba (di Banyuwangi) memberi pakan bekicot pada larva lele yang baru 3 hari menetas.  Saya buat di dua kolam untuk meletakkan larva. Seperti pemijahan alami lainnya larva yang baru saya kasih makan setelah 3 hari menetas. Kolam A saya beri pakan cacing sutra Kolam B saya beri lendir bekicot,  25 hari kemudian saya perhatian dan terlihat ada sedikit perbedaan, kolam B ternyata sedikit lebih besar dan sehat. (inget ya … cuma lendirnya bekicot. Caranya ! dibagian buntut cangkang bekicot dipatahkan lalu akan menetes lendirnya, mengalir lendirnya, itu yang diberikan ke larva. tebarkan begitu saja kekolam. Ga ribet.

Percobaan ini kurang serius sebenarnya karena pada saat bersamaan saya sedang membuat uji lapangan untuk membuat pakan berprotein rendah (protein 16%) pada ikan nila dengan enzim. Juga karena  hari itu benih lele ini ada orderan benih lele dan dijual. Maka penelitian ini terhenti sampai disitu dan tidak membuahkan kesimpulan lebih akurat. Hingga hari ini (10 Oktober 2017) belum sempat membuat riset lagi.

Saya sedang plan kan re-riset lagi tentang lendir ini lagi. Berharap juga para senior yang berkutat disegmen pembenihan ikut lakukan observasi tentang lendir bekicot yang kaya dengan albumin ini seperti Mas Kesit Sukabumi, Arafat Bogor, Mas Joko sang insinyur elektro yang hobby lele di Magelang, Mas Tomo di  Ponorogo dan teman2 lain dimana saja berada. Atau silahkan kalau ada yang minat membudidayakannya dengan lebih serius.

Ada beberapa produk turunan bekicot yang bisa menjadikan potensi keluarga :

1. Lendirnya untuk pakan larva ikan semua jenis ikan.

2. Lendir di combine dengan cacing sutra ditambah formula lainnya dijual dalam bentuk jel untuk pakan larva. Bikin kemasan yang bagus dan dijual. Pembenih lele, nila, gurame, bawal, patin, udang, ikan hias jumlahnya ratusan ribu di Indonesia dan pakan larva dari bekicot tidak menutup peluang sebagai komoditi ekspor mengingat pasokan cacing sutra tak pernah tercukupi.

3. Dibuat tepung, misal promo nya kayak gini : DIJUAL TEPUNG BEKICOT PROTEIN 80%, COCOK UNTUK RANSUM PAKAN TERNAK ANDA. Cara meningkatkan TEPUNG BEKICOT protein hingga 80% ntar saya ajarkan.

4. Cangkangnya dijadikan tepung tulang sebagai sumber kalsium.

5. Daging bekicot untuk pakan lele ???

Ya kemahalan lah ! Daging bekicot olahan diekspor ke Perancis,  saat ini dihargai Rp.110.000/kg. Yg minat cara membuat  bekicot olahan ntar juga bisa saya training, free.

6. Krupuk, sate, pepes bekicot dan banyak lagi.

Begitulah sobat-sobat agro sedunia.

Gumpalan awan dicakrawala tidak hanya membentuk hujan belaka. Niscaya karya Allah SWT ini adalah kehidupan hakiki. Barisan awan ditingkahi pendar pelangi membentuk mendung akhirnya mengairi sawah, menghidupi ilalang dan rumput gajah yang bermanfaat sebagai pakan ternak ruminansia. Embun-embun menggelayut dibibir eceng gondok diantara derik hewan malam yang memekakkan telinga. Kok jadi romantis sih… !

Klik artikel teranyar disini,

Budidaya Lele Dengan Arang Aktif

margono

Resirkulasi sederhana milik Masrufin

Share and info, kontak langsung (no WA, no SMS) ke 0812-2421-7112 Hadi Winarto

Bekicot Untuk Pakan Larva Ikan

Older posts «