«

»

Jun 04

Aquaponik Antara Profit Dan Seni

Aquaponik Antara Profit Dan Seni

(Aquaponics System, simbiosis mutualisma antara ikan dan tanaman)

Oleh : Hadi Winarto

aqua wife

Keterangan gambar  :

Salah satu contoh sistem aquaponik diteras rumah (perpaduan budidaya ikan sidat dengan sayuran petsai), terdiri dari 3 kolam, air menjadi satu dan terhubung. Sistem re-sirkulasi berjalan lancar. Air dipompa keatas menyirami sayuran selama 24 jam nonstop. Sayur terlihat segar dan subur, ikan sidat sehat, kuat dan trengginas.

 

margono

Keterangan gambar  :

Metode sederhana re-sirkulasi karya masrufin hasil inspirasi dari si ganteng Om margono Palembang

 

Aquaponik Antara Profit Dan Seni, merupakan kombinasi beternak ikan dengan sayuran. Secara umum ikan yang digunakan adalah ikan air tawar (aquaculture) dengan sayuran tanaman air (selada, kangkung, padi, petsai, bambu air, lotus atau teratai) dan banyak lagi.

Beragam sistemnya, Aquaponics System identik dengan bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, tanpa menggunakan pupuk kimia. Dan sistem sirkulasi yang paling banyak digemari. Sebagian pelakunya mengejar laba atau keuntungan dan dijadikan sebuah karier dan potensi usaha dan sebagian lagi terutama ibu-ibu sebagai hiasan taman didepan rumah dengan berbagai modifikasi. Pupuk utama diharapkan dari feses (kotoran) ikan.

Keuntungan dari sistem aquaponik adalah :

  • Mudah mengelolanya karena tidak memerlukan penyiraman dan pemupukan.
  • Mudah pemanenan.
  • Tidak memerlukan lahan yang luas karena berbagai tipe aquaponik bisa dibuat bertingkat.
  • Akar tanaman akan mengirimkan zat chlorofil ke kolam dan menghasilkan plankton sehingga dapat meningkatkan mutu air.
  • Akar tanaman yang hanyut menjadi pakan alami ikan.
  • Jasad renik atau hewan serangga (terutama malam) yang menclok ditanaman dan air menjadi pakan tambahan ikan.
  • Limbah ikan (kotoran) sebagai sumber pupuk yang lengkap.
  • Sayuran menjadi higienis dan lebih lezat, tidak terdapat bacteri negatif yang merugikan kesehatan (organik)
  • Sebagai hiasan rumah (taman) yang asri.
  • Hemat air. Kolam ikan tidak perlu terlalu sering ganti air karena aquaponik sekaligus sebagai sistem re-sirkulasi yang dibutuhkan dalam managemen maintenance air. Diketahui bahwa pergantian air terlalu sering memaksa ikan untuk beradaptasi terus menerus.
  • Padi sistem aquaponik hasilnya akan lebih baik karena kontrol terhadap hama lebih mudah penanganannya dan hemat air dan terhindar dari p encemaran limbah kimia yang airnya berasal dari irigasi atau sungai. (jika memakai sumur artesis sebagai sumber air ketergantuangan dari irigasi tidak ada lagi dan mutu air mudah ditingkatkan dengan tambahan enzimatis dan ozonisasi)
  • Secara mutual sistem aquaponik adalah pilihan bijak. Lakukanlah uji lab pada sistem ini baik ikan dan sayur yang dihasilkan dipastikan memenuhi syarat organik.
  • Cocok bagi individu yang sibuk karena sistem ini pemeliharaan tidak membutuhkan waktu terutama saat penyiraman sayur mayur satu p

Gerakan aquaponik ini sudah berkembang pesat di Eropa dan di Indonesia juga mulai menyebar disemua kabupaten. Ditengah naiknya harga pupuk dan pakan ikan aquaponik adalah salah satu pintu masuk untuk mengatasi kesulitan sayur organik dan pakan dunia.

Perangkat yang dibutuhkan

Model aquaponik saat ini bervariasi tergantung dari design pembuatnya. Namun dibawah ini komponen utama adalah

  • Kolam Ikan

Kolam bisa terbuat dari terpal, stirofoam, talang air, kaleng cat, fiber, beton (semen) kolam tanah, aquarium, drum bahkan kontainer bekas bisa digunakan.

  • Grow Bed atau Wadah Tanaman

Wadah tanaman bisa memanfaatkan talang air, drum bekas, jerigen, lembaran styrofoam, paralon, ember bekas, wadah es krim.

  • Pompa air (tidak perlu dibahas)
  • Selang atau pipa (tidak perlu dibahas)
  • Timer (Timer dibutuhkan untuk mengatur waktu operasi pompa air)
  • Mesin ATM Aquaculture Treatment Machine (ATM) yaitu mesin ozonizer untuk meningkatkan mutu air seperti menstabilkan suhu air, membunuh bakteri patogen dan menekan jumlah amoniak.

Beberapa alat-alat dan bahan lainnya seperti Biological filter, Batu Zeolit, Arang aktif, Instalasi listrik dan instalasi air, tanaman, ikan hias (koi, maskoki, guppy, cupang, louhan dan lain-lain) Ikan konsumsi (bawal, betik, gabus, toman, mujaer, nila, lele, gurame atau patin dan lain-lain)

Investasi

Diawal pembuatan memang terlihat sedikit lebih mahal mahal namun sesudah itu biaya-biaya operasional menjadi lebih hemat baik dari rekrut SDM, biaya pakan, pupuk, maintenance dan kekuatannya.

Singkat saran

Jika anda masih bingung metode yang ideal untuk memulai ber aquaponik ria ?

Adopsi saja sistem aquarium. Dimulai dari tanaman yang bandel yaitu kangkung (20-25 hari sudah panen) dan gunakan ikan lele atau nila yang adaptif terhadap pH, suhu, oksigen serta amoniak dan-lain lain. Jangan buang kaleng cat bekas, drum, botol air mineral, cabuti rumput dan tanaman liar lalu difermentasi atau dijadikan pupuk kompos. Maksimalkan benda bekas dirumah anda menjadi zero waste. Dan terjadilah ikan organik dan sayur organik.

Selamat berkarya, selamat atas teras rumah anda yang makin indah. Terima kasih.

Link Terkait
Topik Ringan Tentang Hidroponik

Enzim dan Ozonizer Pada Lele

Lele Dan Hidroponik, Two In One

Kata kunci

pakan ikan lele

pakan ayam

membuat pelet apung

pakan organik

pakan alternatif

Aquaponik Antara Profit Dan Seni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>