«

»

Dec 29

Asam atau Acid dan Seluk Beluknya

Asam atau Acid dan Seluk Beluknya

Oleh : Hadi Winarto

Manuskrip asli dari judul Asam atau Acid dan Seluk Beluknya sangatlah tebal, kami ringkas agar memudahkan pembaca.

Asam amino  : Golongan senyawa organik sederhana yang mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan beberapa asam amino mengandung belerang, jika terikat dalam rantai akan mengandung protein. Molekul-molekul protein terikat oleh suatu deret ikatan peptida ini dibentuk dan dipecah oleh enzim-enzim. Asam amino dihasilkan oleh usus halus dari pencernaan protein dan dibawa oleh aliran darah ke sel-sel digunakan untuk pertumbuhan dan perbaikan (maintenance). Dalam sel-sel itu asam amino dapat dipakai dalam satuan bangunan atau dapat dipecah-pecah kedalam fragmen-fragmen. Beberapa asam amino yang diperlukan dalam metabolisme tubuh tak dapat didalam tubuh manusia, disebut asam esensial, dan harus dimasukkan sebagai makanan mengandung protein. Yang lain, bukan esensial dapat dibuat dalam tubuh. Setiap asam amino kecuali yang paling sederhana terdapat sebagai salah satu dari 2 isomer (isomeri) optis aktif yang biasa didapat dalam alam yaitu molekul bentuk L-. Asam amino yang mengandung gugusan amino basa (NH2) dan gugusan carboxyl-asam (COOH) merupakan bagian-bagian pokok daripada jasad hidup karena beratus-ratus molekul asam amino dipersenyawakan untuk membentuk tiap-tiap molekul protein. Didalam protein itu terdapat kurang lebih 20 macam asam amino yang biasanya selalu ada, disamping beberapa jenis lain jarang ditemukan. Asam amino dibuat oleh organisme yang hidupnya autotrof seperti kebanyakan tumbuhan hijau.

Asam adipat  : Atau asam heksandioat atau bitandikarbosilat, COOH(DH2)4COOH, zat padat berwarna putih, larut sedikit dalam air, larut dalam eter dan alkohol. Diproses dengan jalan meng-oksidasi sikloheksana, sikloheksanol atau sikloheksanon dengan udara atau asam nitrat dari furtural atau butadiena, digunakan dalam pembuatan nilon dan untuk pemulas serbuk kue.

Asam akrilat  : Atau asam akroleat atau asam etilenkarboksilat, asam vinil formiat, asam propena atau asam propenoat, CH2, CHCOOH, cairan tak berwana, bersifat mengikis, baunya tajam, dapat berpolimerasi sendiri, larut dalam air alkohol dan eter. Digunakan dalam pembuatan plastik dan sintesa-sintesa organik.

Asam Asetat : Atau asam cuka, asam organik lemah, zat air tak berwarna, baunya menusuk keras, titik didihnya 118,5’C, bercampur sempurna dengan air Asam cuka glasial adalah asam cuka yang pekat. Kemurniaannya 99,5%, membeku pada suhu 17’C. Asam asetat ini dengan senyawa lain membentuk senyawa penting misalnya asetat selulose, digunakan dalam pembuatan rayon asetat dan plastik, timbal asetat dan kalium asetat, keduanya dipakai dalam obat-obatan, amil asetat dan etil asetat digunakan sebagai pelarut terutama dalam lak yang cepat kering dan dipakai dalam produksi aseton.

Asam Asetilasetat  : (Asam aseoasetat) atau aspirin, C2H3O2C6H4COOH, hablur berwarna putih, tak berbau, kadang baunya lemah, stabil dalam udara kering, dalam udara lembab terhidrolisa perlahan-lahan menjadi asam salisilat dan asam asetat, larut sedikit dalam alkohol, kloroform dan eter, dibuat dari reaksi antara anhidrid asetat dan salisilat, dimurnikan dengan jalan re-kristalisasi, digunakan dalam obat-obatan atau farmakologi. Asam asetoasetat atau asetilasetat, cairan berminyak, larut dalam air, eter dan alkohol jika dipanaskan dibawah suhu 100’C  terurai menjadi aseton dan karbondioksida digunakan dalm sintesa organik. Asam askorbat (vitamin C)

Asam benzoat  : Asam organik, padat, berbentuk hablur, titik leleh 122’C, titik didih 249’C didalam pengobatan dijadikan antiseptik (antiseptikum). Didalam laboratorium sebagai bahan awal bagi sintesa organik dan dalam industri pembuatan zat celup. Secara massal asam benzoat dibuat dari toluena.

Asam borat  : Kristal berbentuk sisik-sisik putih, kalau diraba terasa lemak, mudah larut dalam air dan menguap dengan uap air, Jika dipanasi asam borat menjadi asam metaborat kemudian menjadi asam biborat dan akhirnya menjadi asam boron oksida. Asam borat ialah asam lemah larutannya netral, pembuatannya asam klorida atau asam sulfat ditambahkan dengan larutan pada larutan boraks yang pekat dan panas setelah didinginkan menjadi kristal kristal asam borat. Dapat juga dibuat dari batu-batuan yang mengandung boron. Asam borat banyak dipakai dalam pengobatan, industri gelas dan sebagai pengawet bahan makanan, penyamak kulit, industri kimia, menglasir keramik, menjadikan bahan-bahan tahan api, larutannya dijadikan bahan antiseptik.

Asam klorat  : Berbentuk cair, molekulnya terdiri dari atas 1 atom hidrogen yang terikat pada radikal klorat yaitu oksidator kuat. Terjadi jika barium klorat di-reaksikan dengan suatu asam seperti asam sulfat, garam-garamnya disebut garam klorat. Merupakan dari salah satu asam-asam oksiklorida, asam yang lain yaitu asam hipoklorit (HC1O), asam klorit (HC1O4) dan asam erklorat (HC1O2)

Asam klorida  : Larutan gas hidrogen klorida dalam air, asam yang kuat disamping asam sulfat dan asam nitrat. Asam klorida pekat mengandung 38 % hidrogen klorida, mempunyai berat jenis 1,19 dan mengeluarkan asap putih, asam klorida murni berwarna kekuningan karena adanya ferri-klorida. Dalam laboratorium gas hidrogen klorida dibuat dengan mereaksikan garam dapur dengan asam sulfat, secara teknik dengan mereaksikan gas hidrogen dengan gas klor dalam tabung kwarsa pada suhu 600’C. Kedua gas tersebut berupa hasil tambahan dalam elektrolisa larutan Nacl atau KCl untuk pembuatan NaOH atau KOH seperti pada pembuatan soda. Pembuatan dengan cara lain dengan mengalirkan gas klor dan uap air kedalam menara yang mengandung kokas pijar. Asam klorida banyak dipakai untuk pembuatan garam-garam klorida lainnya dalam industri zat warna, bahan kimia dalam laboratorium dan kedokteran.

Asam fluorida  : Cairan tak berwarna, berasap dan korotif, racun keras, menyebabkan luka kulit, dapat bereaksi dengan gelas dan bahan yang mengandung silika. Dibuat atau terjadi kalau kalsium fluorida dicampur dengan asam sulfat, gas hidrogen fluorida yang terjadi diserap air. Dipakai dalam polishing, etching, frosting gelas, untuk pickling tembaga, kuningan leburan, membersihkan batu dan bata, pemurnian kertas dan grafit, pengontrolan proses fermentasi dalam ragi, agrokultur, pembuatan persenyawaan fluorida dan fluorat.

 Asam folat  : Awal mula vitamin ini bermacam namanya, sekarang hanya asam florat dan asam pterolglutanat. Vitamin ini menunjukkan sumbernya yaitu daun-daunan (folium) fungsi dalam tubuh membantu enzim-enzim yang memindahkan gugusan metil (proses trans-metilasi). Salah satu rangkaian kimia yang memerlukan trans-metilasi ialah sintesa asam doxiribonukleat yaitu reaksi yang penting pada pertumbuhan sel muda. Kekurangan vitamin ini akan menimbulkan anemia.

Asam fosfat  : Asam ini terdiri dari 3 asam yaitu asam metafosfat, asam pirofosfat dan asam ortofosfat, ke-3 nya terjadi jika satu molekul fosfor pentoksida direaksikan berturut-turut menjadi satu, dua dan tiga molekul air. Asam fosfat dibuat dari cadas fosfat (kalsium fosfat) di pertfosfat, ke-3 nya terjadi jika satu molekul fosforanasi dengan asam sulfat. Asam murni fosfat dibuat dengan asam nitrat, dipakai dilabor dan pengobatan dan dijual sebagai larutan pekat.

Asam galat  : Asam organik, hablur tak berwana, terdapat dialam bebas, misalnya dalam buah bungkal, bahan penyamak dan teh. Biasanya didapat dari asam lemak dihidrolisa dengan asam sulfat. Larut dalam air panas tetapi sedikit diair dingin. Jika dipanaskan terurai dalam suhu 220’C menjadi asam pirogalat dan karbondioksida. Dipakai dalam pengobatan dan pemusnahan hama.

Asam hidroklorida  :  Larutan hidrogen klorida dalam air, asam keras yang sangat penting dalam perniagaan. Bereaksi dengan semua logam, dengan oksida dan hidrooksida logam membentuk garam klorida logam tersebut. Dipakai untuk membersihkan logam, zat celup, perekat, glukosa dan obat-obatan. Asam hidroklorida dibuat besar-besaran dari asam sulfat dan natrium klorida (asam dapur) dan juga langsung dari klor dan hidrogen.

Asam hidrosianat  : Mudah menguap, cairan tidak berwarna, beracun, baunya seperti buah badam, mendidih dalam suhu 21’C, larut dalam air, eter dan alkohol. Larutan dalam air bersifat asam lemah, garamnya disebutsianida (racun pembunuh aktivis HAM Munir). Asam ini terdapat dalam sayuran dan buah badam. Asamnya dipakai di laborat, dipakai dalam peperangan dan pembasmi hama pertanian.

Asam karbol, fenol  : Hablur, padat, jika murni tak berwarna, titik leleh 41’C, titik didih 182’C. Molekulnya terdiri dari atas lingkar bensena, dengan satu atom H diganti dengan radikal hidroksil (-OH). Fenol adalah asam lemah, dengan alkali-alkali kuat membentuk garam-garam fenolat. Asam karbol bersifat mengikis dan beracun, larut dalam banyak pelarut organik seperti alkohol dan eter, tetapi dalam air kelarutannya sedang saja. Dipakai sebagai antiseptik, penggempur hama, untuk membuat resin, bahan peledak dan zat celup.

Asam karbonat  : Asam lemah yang hanya dikenal dalam larutan yaitu terbentuk jika gas karbondioksida dilarutkan dalam air. Molekulnya terdiri atas 2 hidrogen terikat pada radikal karbonat –CO3. Dipakai dalam minuman seperti limun dan air soda.

Asam kresilat  : Nama dagang untuk campuran senyawa-senyawa serupa fenol yang mendidih diatas batas-batas kresol terdiri dari  fenol-fenol dan silenol-silenol dalam berbagai perbandingan dihasilkan dari ter-batubara dan dari minyak bumi, digunakan untuk pembuatan trikresifosfat, bahan-bahan desinfektan, resin-resin fenolik, bahan pembersih logam, pelarut enamel, pemurnian minyak pelumas dan sebagai deterjen.

Asam kwinat  : H3CO (C9H5N)COOH, kristal putih terdapat dalam butir-butir kopi, dalam kulit kina dan tumbuhan lain. Larut dalam air dan alkohol, titik didih 163’C.

Asam laktat  : Asam organik tak berwarna, terdapat dalam susu yang asam, terdapat dalam tubuh hewan sebagai hasil kontraksi otot sebagian dibuah kembali menjadi glikogen. Dibuat secara besar-besaran dengan jalan fermentasi bakteri glukosa. Dipakai dalam penyamakan kulit, pencelupan dan obat-obatan.

Asam laurat  : CH3(CH2)10COOH, asam lemak, terdapat dalam minyak nabati dalam bentuk gliserid terutama pada minak kelapa, minyak laurel dan lemak tengkalak, kristal jarum tak berwarna. Titik lebur 44’C, titik didih (100mm) 225’C, tak larut dalam air, larut dalam alkohol dan ter.

Asam maleat  : COOH.CH, kristal tak berwarna, beracun, larut dalam air, alkohol dan eter. Isomer bentuk cis dari asam fumarat. Diperoleh dari dari asam malat secara penyulingan atau dari bensana secara oksidasi katalis. Dalam bentuk asam atau garamnya dipakai dalam industri tekstil untuk pencelupan dan prampungan kapas, wol dan sutra. Juga digunakan untuk pengawetan minyak-minyak dan lemak-lemak.

Asam nitrat atau asam sendawa  : Zat cair tak berwarna, yang murni bersifat korosif, dan melepaskan uap yang menyebabkan orang tidak bisa bernafas. Titik didihnya 86’C. Menjadi kristal putih pada 42’C. Asam nitrat sebagai pengantar arus listrik yang baik, mudah ter-ionisasikan, oksidasi yang kuat, bereaksi dengan logam-logam, oksida-oksida dan hidroksida-hidroksida membentuk garam-garam nitrat. Pembuatan asam nitrat secara teknik dengan proses birkeland & Eyde atau proses Oswald. Asam nitrat berasap ialah larutan asam nitrogen dioksida yang berkelebihan dalam asam nitrat pekat. Digunakan juga dalam pembuatan bahan peledak, zat warna dan beberapa persenyawaan organik.

 Asam nukleat  : Zat organik dalam semua sel hidup, dianggap sebagai bahan aktif dalam sel turunan dan mengandung sifat-sifat turunan. Biasanya tergabung dengan sejumlah protein sebagai nuklioprotein. Molekul-molekul asam nukleat ialah polimer-polimer panjang, setiap satuan polimer terdiri atas suatu gugus basa yang mengandung nitrogen, suatu gugus gula dan gugus fosfat. Gugus-gugus basa dan gula dalam satuan-satuan polimer ini hanya berbeda sedikit. Deretan satuan yang berbeda-beda sedikit dalam polimer inilah yang dianggap menentukan sifat-sifat turunan. Dua jenis yang utama yaitu asam deoksinukleat atau DNA, terdapat terutama dalam sel-sel inti dan asam ribonukleat atau RNA terdapat terutama pada sitoplama. Proses pembelahan sel didahului oleh pergandaan jumlah DNA. Kebanyakan sel-sel tumbuhan dan hewan mempunyai jumlah diploid (2n) kromosom-kromosom juga tetap dan sama dengan setengah jumlah yang terdapat dalam sel-sel diploid.

Asam oksalat  : Asam organik yang keras, beracun, zat padat hablur tak berwarna, rasanya asam, titik leleh 190’C, larut dalam air panas maupun dingin dan larut dalam alkohol. Terdapat dalam banyak tumbuhan (dalam jumlah yang tidak berbahaya) baik sebagai asam maupun sebagai bahan pengelantang, pen-cap tekstil dan menghilangkan noda-noda.

Asam oleat  : (CH3(CH2)7CH, CH(CH2)7COOH) terdapat dalam kebanyakan minyak sebagai gliserida, asam tak jenuh, jarum tak berwarna dengan rapatmasa 0,891, titik leleh 41’C, titik didih 286’C, tak larut dalam air tetapi larut dalam eter dan alkohol. Hidrogenasi katalitis (dengan nekel) memberikan asam stearat, digunakan dalam pembuatan sabun, senyawa-senyawa pengkilap dan dalam pemisahan logam-logam secara pengapungan atauflotasi.

 Asam pantotenat, dianggap salah satu vitamin dalam vitamin B-kompleks. Dalam badan vitamin ini turut menyusun co-enzim A, zat yang berperanan besar vada metabolisme intermedier. Dalam bentuk asetil co-enzim  lazim disingkat asetil CoA, menyelenggarakan reaksi trans-asetilasi yaitu reaksi yang menjadi dasarmetabolisme energi.  Asam pantotenat terdapat dalam semua macam jaringan. Sumber-sumber yang kaya akan vitamin ini ialah hati, ginjal, kuning telur, kacang tanah, ubi, gandum dan produk agronomi.

 Asam pikrat  :  atau 2,4,6-trinitrofenol, disebut juga melinit atau lyddit atau pertit atau shimose. Pertama kali dibuat oleh Woulff tahun 1771, dipakai sebagai zat warna kuning untuk sutra dan wol. Tahun 1885 bangsa Perancis menggunakan sebagai bahan peledak dengan nama melinit dan tahun 1888 Inggris memakainya dengan nama liddyt. Asam pikrat adalah bahan peledak pertama yang dipakai untuk dinamit. Asam pikrat saja atau dicampur dengan bahan lainnya ialah bahan peledak pertama yang kuat dalam kemiliteran sebelum digantiTNT. Dipakai sebagai dinamit, dalam piroteknik, dalam detonator, dalam ilmu pengobatan sebagai antiseptik. Asam pikrat rasanya pahit, sukar larut dalam air dan mudah larut dalam alkohol dan eter dan zat pelarut organik lainnya. Asam pikrat stabil, perlahan-lahan terbakar sendiri, bereaksi dengan logam-logam membentuk garam-garam pikrat yang sangat mudah meledak.

Asam ptalat  : zat kristal tak berwarna, larut dalam alkohol dan eter, dibuat massal dalam pabrik dengan jalanoksidasi naftalin pada 220-230’C dengan asam belerang pekat dan air raksa, meleleh pada 20’C, digunakan dalam pembuatan indigo, zat warna, pengobatan dan dalam pembuatan wangi-wangian.

Asam salisilat  : Asam organik berupa hablur putih, tak berbau, rasanya manis. Tak larut dalam air dingin, larut dalam air panas dan mudah larut dalam alkohol. Esternya, metil salisilat ialah minyak gandapura, juga terdapat pada tumbuhan lain. Dipakai sebagai bahan pengawet karena penegah tumbuhnya bakteri. Asetatnya (aspirin)dan turunan lain asam ini (salisilat) dipakai sebagai obat pencegah panas (antipiretika) dan antiseptik  dan dalam pengobatan sakit encok, metil salisilat dipakai sebagai bumbu dan obat gosok, asam salisilat dipakai dalam pembuatan zat celup.

Asam semut atau asam formiat  : Asam organik, tak berwarna, bersifat mengikis, berbau tajam, mendidih pada 100,8’C membeku pada 8,4’C. Anggota pertama dan terendah daripada deret asam lemak, persenyawaankarbon, hidrogen dan oksigen. Terdapat dalam semut merah, sengat lebah dan serangga lainnya. Garm-garamnya disebut garam formiat. Asam formiat, jika dipanaskan terurai menjadi karbon monoksida dan air.

Asam sitrat : Asam organik berbentuk hablur, berwarna putih rasanya masam, terdapat dalam buah-buahan seperti citrun, jeruk, limau, nenas, mangga, belimbing, tomat, manggis, jambu, jambu mete, jambu klutuk, buah naga, kedondong, jambu air, duku, nangka, salak, belimbing wuluh, pace atau mengkudu dan lain-lain. Dengan logam-logam alkali dan alkali tanah membentuk garam-garam sitrat yang digunakan sebagai obat pencahar atau pencuci perut. Asam ini digunakan juga untuk pe netral basa. Sebagai minuman segar, dapat digunakan dalam fermentasi gula.  

Asam stearat  : (CH3) (CH2) 16 (COOH),  ditemukan pada kebanyakan minyak dan lemak hewan dan nabati, asam lemak padat, biasanya tercampur dengan asam-asam palminat dan oleat sebagian gliserida-gliserida,lebih banyak ditemukan dalam lemak-lemak padat dalam keadaan murni. Kristal putih dengan rapatmasa 0,847titik didih 69’C larut dalam alkohol dan eter. Dipakai dalam pembuatan sabun lilin, juga sebagai plastizicerdalam karet, untuk obat-obatan dan alat kecantikan.

Asam suberat  : COOH (CH2)2COOH, asam jenuh berbasa dua. Mula-mula ditemukan sebagai hasil reaksi asam nitrat pada gabus, pada pemanasan tinggi memberikan uap yang menyesakkan. Kristal, titik lebur 140’C titik didih 219’C, larut dalam air, sedikit dalam eter, digunakan sebagai senyawa-senyawa antara. Dalam pembuatan obat, zat warna dan polimer-polimer.

Asam suknisat  : rumus COOH (CH2)2COOH, asam jenuh berbasa dua, davat diperoleh dari fermentasiamonium tartrat, dari getah sayuran dan hewan tertentu, kristal tak berwarna, larut dalam air, meleleh pada 190’C dan pada 235’C menjadi uap yang mengurai kedalam anhidrida suksinat dan air. Digunakan dalam dalam sintesa organis dalam obat-obatan pembuatan lak zat warna, ester untuk wangi-wangian dan dalam pemotretan.

Asam sulfat  : Asam an-organik yang keras, senyawa hidrogen, belerang dan oksigen, rumusan H2SO4, zat cair kental, tidak berwarna, mempunyai berat jenis 1,84, sangat hidrokospis, dipakai pengering, bersifat asam kuat, dapatik dan dapat bekerja mengeringkan zat organik dn bekerja sebagai oksidator. Jika akan dicampur dengan air asam sulfat yang harus dituangkan kedalam air karena pada pencampuran itu akan terjadi panas. Pembuatan asam sulfat dalam industri dengan proses kontak menghasilkan asam sulfat pekat yang disebutvitriol. Proses kamar timbal menghasilkan asam sulfat yang lebih encer. Asam sulfat digunakan dalam pengilangan minyak bumi, pembuatan rabuk atau pupuk buatan, farmasi (farmakologi), timbal aki, dalam pengolahan logam, industri warna dan cat, industri bahan peledak, dalam laborat dan pembuatan asam-asam lain. Di Indonesia pabrik asam sulfat terdapat di Jawa timur dan pengilangan minyak Plaju dan sungai Gerong di Sumatera Selatan.

Asam tartrat  : (COOH (CHOH)2 COOH) ditemukan dalam alam bebas sebagai kalium dan kalsium tatrat, dalam getah sayuran seperti acar ketimun dan acar nenas. Secara industri diperoleh endapan yang terjadi dalam pembuatan anggur. Kristal putih tembus cahaya, rapatmassa 1,76 titik lebur 170’C larut dalam alkohol, eter dan alkohol. Asam tartrat terdapat dalam 4 modifikasi yakni dekstro, levo dan dua rasemat yang tak aktif (satu karena kompensasi dalam digunakan dalam sintesa organis, dalam penyamakan, keramik, industri farmasi, pemotretan dan tekstil.

Asam ter : (Belanda Teer) campuran fenol dan zat-zat sejenis yang terdapat dalam ter atau suatu destilasi terdan dapat diisolasi secara ekstraksi dengan larutan soda kostik. Nama tersebut biasa digunakan untuk asam ter batubara. Asam ter sebagian besar terdiri dari fenol, kresol, xylol dan senyawa sejenis lainnya yang lebih berat. Berbahaya bila kena kulit menimbulkan luka bakar, digunakan sebagai pengawet kayu, pembunuh serangga dan pembuatan desinfektan.

Asam urat  : Asam organik lemah, berbentuk hablur putih, tak berbau, tak berasa, terbentuk sebagai hasil terakhir katabolisme nukleo-protein yaitu tersusun yang banyak dalam inti sel, berupa zat sampah dn dikeluarkan dari badan oleh ginjal. Plasma darah berisi antara 3,5-6 mg % asam urat. Kadar ini baik padaarthritis urica dan meningkat juga pada penyakit-penyakit yang disertai perombakan inti sel secara berlebihan seperti leukemia dan polisitemia. Asam urat merupakan sebagian besar daripada kotoran tubuh burung-burung misalnya guano. Pada  penguraian, asam urat menghasilkan urea yang dipakai sebagai pupuk, kegiatanagrobisnis dan agroindustri.

Pengantar admin :  Manuskrip ini ceceran ensiklopedi terbitan tahun 1968, pengarangnya Drs. Wiji Gunawan, tak terbaca siapa penerbitnya. Kondisinya rusak karena rayap. Saya pungut, Terbaca materi halaman Acid,  terangkum jadi 3 naskah, semoga berguna. Daripada mubazir.

Good Luck.

Untuk menambah wawasan anda bisa klik link ini : Apa itu Fermentasi.

PP booster fish

kata kunci enzim dan ozonizer, membuat pelet apung

Catatan, naskah Asam atau Acid dan Seluk Beluknya ini ditulis dalam waktu yang sangat lama, semoga berguna dan menjadi amal yang nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>