«

»

Sep 17

Budidaya Lele Pembenihan

Budidaya Lele Pembenihan

Oleh Hadi Winarto

Kenapa indukan ikan enggan memijah

Inilah sebab terbesarnya

 Kwalitas Air yang Buruk

Faktor ini menduduki rangking tertinggi dalam managemen pembenihan. Air dengan kualitas rendah jelas habitat semua biota air akan terganggu. Air yang buruk tidak terlihat secara kasat mata apakah didalam air sudah menyebar berbagai virus, jamur dan kuman. Bacteri e-colli, salmonella, vibrio, colli-form menduduki peringkat teratas penyebab ikan ikan terjangkit berbagai penyakit tidak perduli apakah air itu terlihat bening, kotor dan berwarna. Deteksi ter-akurat bisa dilakukan dengan analisa labor. Jamur aeromonas datang akibat kualitas air rendah hal ini bisa terjadi akibat kadar basa terlalu tinggi atau kadar asam terlalu rendah. pH detektor atau pH tester adalah alat untuk melihat kondisi ini. Untuk bahan peninggi pH air bisa diberikan kapur dolomit. Tanaman herbal yang mampu menetralisir kadar pH adalah daun kates, daun ketapang dan lain-lain. Zat kapur yang ekstrim juga menjadi pemicu menurunnya kwalitas air.

Kwalitas air yang buruklah kenapa indukan gagal memijah, indikator dari kondisi ini menyebabkan ikan gagal pijah, telur berwarna putih atau dalam bahasa peternak di jawa disebut bonor.

Suhu Air Ekstrim (terlalu panas atau terlalu dingin)

Air yang terlalu dingin menyebabkan proses pematangan menjadi terhambat dan air yang terlalu panas memicu telur muda mengalami pecah dini akibat sinar ultra violet dari sinar matahari yang ekstrim. Intensitas sinar matahari dapat diukur dengan termometer, disegmen pembenihan lele suhu ideal adalah 30-32,C.  Pemakaian pengatur suhu air sangat dianjurkan untuk memperpendek jarak suhu antara siang dan malam. Musim hujan yang terus-menerus disebagian belahan wilayah di Indonesia menyebabkan banyak pembenih menghentikan sementara kegiatan pemijahan. Beberapa trik oleh pembenih di Blitar, Ponorogo dan Jember sudah berhasil mengatasi situasi ini.


Telur Yang Terserang Jamur

Kolam yang kurang kebersihannya atau kolam yang bersuhu dingin dan lembab menyebabkan jamur cepat tumbuh, merayap dengan cepat dalam hitungan jam bahkan menit dan menyerang telur-telur dan gagallah dan bonor pun terjadi.

Induk gagal telur 

  • Indukan betina stress bisa menyebabkan tidak bisa dibuahi.
  • Indukan jantan yang bobotnya tidak memiliki ukuran yang sama, jika jantan lebih besar menyebabkan betina takut, betina yang lebih besar jantan menjadi takut, bukan malah terbuahi tapi bisa saling serang.
  • Indukan jantan yang sedang badmood karena berbagai faktor.
  • Jumlah sperma jantan yang tidak cukup
  • Indukan jantan yang stress akibat salah penanganan
  • Maintenance indukan yang salah dari awal misalnya jumlah kepadatan di kolam induk
  • Pemberian pakan yang minim nutrisi.

Tidak melakukan treatment air

Air saat penetasan diibutukan kadar oksigen terlarut yang tinggi, dibutuhkan alat Agroculture Treatment Machine (ATM) untuk mengatasi rendahnya DO air dan sekaligus sterilisasi kolam.

Bisnis Lele Segmen Pembenihan

Hemat Lahan

Secara lengkap kami kupas artikel ini dengan judul Budidaya Lele Pembenihan. Bisnis benih lele bisa dilakukan dilahan yang sempit, Tingkat kepadatan bisa tinggi. Lahan bisa dilakukan dipekarangan rumah. Larva lele sebanyak 150.000 ekor mampu hidup dengan baik hanya dengan menggunakan luas kolam 200cm x 100cm x 40-60cm.

Dengan demikian pekarangan rumah bisa dilakukan jika kita memiliki halaman yang sempit. Ruangan yang tidak terpakai juga bisa digunakan untuk dibuat beberapa kolam seperti kolam penyimpanan induk, kolam pemijahan dan kolam pendederan.

Beberapa peternak hanya memiliki 10 indukan dan luas lahan 30m3 bisa menghidupi keluarganya. Asal penanganan saat pemberian pakan induk yang bergizi dan mengetahui cara pemijahan yang baik produktifitas yang dihasilkan akan maksimal.

Hemat air

Air menjadi sumber penting untuk beternak ikan. Air untuk pembenihan tidak dibutuhkan terlalu banyak seperti halnya budidaya lele disegmen pembesaran. Hanya saja kualitas air pada kolam pembenihan harus maksimal. Perlu perhatian ekstra terhadap air yang akan digunakan untuk pemijahan hingga benih mencapai ukuran tertentu atau usia benih lebih dari 30 hari atau melewati usia rentan yaitu 30 hari

Modal mini, Hasil maxi

Diiringi tekad yang kuat jangan kuatir jika anda hanya memiliki modal yang pas2an, gemar belajar, gemar anjangsana, benchmarking menjadi modal tertinggi bagi calon pembenih.

Harus diingat, lele dialam liar yang tidak ada perlakuan khusus, banyak memiliki musuh (predator) dan kualitas air yang tdk memadai saja bisa memijah apalagi memlalui berbagai teknik bantuan hingga produksi benih lele bisa maksimal.  Saat ini banyak dilakukan pelatihan yang diselenggarakan berbagai pihak tentang berbagai teknik budidaya lele.

Hemat Fasilitas Produksi

Fasilitas produksi, menyediakan sarana dan prasarana produksi atau hendak memperluas skala produksi modalnya tidak besar, selain penyediaan induk dan kolam tidak ada lagi modal besar yang dikeluarkan. Bangunan atap pembenihan atau rumah benih (Hatchery) bisa dibuat dari paranet, terpal maupun plastik.

Fasilitas di segmen pembenihan bisa menggunakan bahan yang murah, bisa dibuat sendiri atau dibuat dari rongsokan barang bekas. Kemauan yang kuatlah kunci sukses bagi yang ingin terjun di segmen pembenihan.

Hemat Pakan

Jika kita memiliki 20 indukan bahkan kita bisa tidak mengeluarkan biaya pakan apapun. Kebaikan alam telah menyediakan pakan indukan seperti bekicot, limbah ikan yang bisa diminta kepada penjual ikan segar dipasar tradisional. Kita bisa membuat pakan alternatif sehingga menghemat biaya pakan.

Hemat Waktu

Aktifitas pembenihan amat singkat sehingga hemat waktu dan perpuratan uang jadi cepat dan kita tidak terimbas oleh fluktuasi nilai mata uang yang bergerak dengan cepat. Segmen benih kita bisa menjual hasil produksi terserah kita. Kita sudah bisa menjual benih dihari ke-7, 15, 21, 25 dan seterusnya.

Semakin lama benih umurnya tentu semakin mahal namun dibutuhkan luas lahan lebih banyak lagi. Jika benih dijual pada umur yang muda untungnya kita bisa memijahkan kembali dan cepat mendapatkan uang.

Pasar Menganga Lebar

Order 1,5juta benih lele perbulan yang diterima penulis tidak pernah bisa kami penuhi. Peningkatan permintaan lele ditingkat konsumsi dipicu kesadaran masyarakat, harga yang murah dan tidak terlepas kampanye dari program Gemar Makan Ikan (GMI).

Sebagai contoh, pemenuhan benih lele di Bekasi baru terserap 30%. Disatu kecamatan puger di kabupaten Jember membutuhkan 15 juta benih perbulannya. Boyolali yang dikenal dengan kota lele tidak mampu dipenuhi breeder dari Jogja dan Bantul sehingga kami sering ‘TERPAKSA’ diminta untuk mengirim ke Boyolali.

Dimusim ‘langka benih’ bagi para breeder profesional adalah musim meraup untung besar. Disaat para peternak tidak mampu memijahkan indukan, bagi yang sudah ahli ‘bargaining position’ mereka jadi meningkat dan harga menjadi tinggi.

Tata Niaga

Mata rantai perniagaan benih lele jelas, system pembayaran berlaku cash and carry, ada uang ada barang. Hanya yang membedakan adalah harga.

Seperti Sumbawa, Sulawei, kalimantan dan Batam adalah daerah ‘benih mahal’ dan disukai  oleh pembenih di jawa timur karena harga bisa mencapai empat kali lipat.

Dari mata rantai budidaya disegmen pembenihan ini juga menghidupkan roda perekonomian karena banyak menciptakan lapangan kerja didalamnya seperti :

  1. Pembenih
  2. Pengepul benih
  3. Pelaku jasa transportasi
  4. Kebutuhan pelet starter, vitamin, antibiotik dan probiotik
  5. Pencari pakan cacing sutra
  6. Peralatan-peralatan yang dibutuhkan pembenih

Trik Menjual

Profesional adalah sikap yang harus dijunjung tinggi bagi pelaku penjual benih. Jaminan kualitas harus dikedepankan. Kualitas benih adalah produk yang membuat konsumen percaya. Permintaan konsumen harus memenuhi syarat seperti : ukuran, strain benih, jumlah, harga hingga ketepatan waktu kirim dan kesinambungan benih.

Permintaan yang tinggi tidak menjamin kita akan sukses berbisnis benih lele baik bagi pemijah, pengumpul larva dan pengepul. Pelaku segemen ini harus menguasai teknologi air, pemberian pakan dan managemen transportasi.

Kegagalan pembenih serng terjadi dikarenakan faktor non teknis atau melanggar etika bisnis dalam tata-niaga benih lelel seperti :

  1. Pembenih tidak jujur dalam memberi informasi riwayat/histori benih yang diminta oleh konsumen
  1. Adakalanya jumlah benih yang diorder tidak sesuai dengan permintaan
  2. Pembenih tidak mendalami managemen transportasi sehingga sering terjadi benih sudah stress saat sampai dilokasi kolam pemesan.
  3. Pembenih menerapkan standar tinggi pada harga benih.
  4. Pembenih enggan berbagi rezeki dengan misalnya pengepul.
  5. Pembenih juga harus menguasai budidaya segmen pembesaran. Dibutuhkan pendampingan dari pembenih yang menjual benihnya kepada pemula. Junior yang baru belajar beternak disegmen pembesaran harus dicetak menjadi sukses. Kunjungi kolam pembeli dan lakukan edukasi bagaimana memaksimalkan teknik Resirculation Agriculture System (RAS), pemakaian mesin pembunuh virus dan jamur aeromonas seperti mesin Agroculture Treatment Machine (ATM) pemakaian mesin peningkat kadar oksigen terlarut dalam air seperti nanobuble dan Big oxygent Machine (BOM), pembuatan pupuk khusus kolam, aplikasi enzim untuk peningkat kadar nutrisi pakan, memberi tahu kapan waktunya grading bahkan memberitahu pemasaran serta menbuat industri olahan lele.

Teknologi

Pembenihan termasuk mudah untuk dipelajari. Jika sudah bisa membedakan mana indukan yang dipijahkan secara alami atau indukan yang hanya bisa dipijahkan secara buatan maka memilih usaha pembenihan merupakan pilihan yang tepat. Banyaknya pelatihan-pelatihan, buku-buku dan dan para ahli membuat kita bisa cepat belajar.

Komoditi

Hingga saat ini kebutuhan lele baik ditingkat benih maupun konsumsi diseluruh Indonesia tidak pernah tercukupi, Indonesia belum pernah mengalami swasembada lele, misalnya Batam membutuhkan 240 ton perbulannya lele konsumsi, peternak di Batam sendiri hanya bisa mem ‘produk’ 80 ton bahkan kurang, sehingga Batam saat ini masih di ‘jajah’ oleh ‘lele-lele’ negeri jiran.

Ikan air tawar yang tangguh

Lele mampu hidup dan toleran terhadap air yang jelek sekalipun dan lele memiliki alat yang disebut aborescent organt sebagai alat pernafasan cadangan.

Tingkat perawatan yang maksimal bisa membuat produksi lele konsumsi tinggi.

Nah, dari paparan diatas, saatnya saya  masuk pada paparan teknis berbudidaya lele segmen pembenihan lengkap dibawah ini :

Rumah benih

Rumah benih atau hatchery adalah tempat yang berfungsi sebagai :

  1. Tempat memproduksi benih mulai dari pemijahan hingga menghasilkan larva, tempat pemijahan ini digunakan hanya 5 hari hingga 15 hari yang kemudian disatu tempat ini bisa dilakukan pemijahan kembali dengan demikian tempat pemijahan bisa dilakukan berkali-kali dalam 1 bulan jika memang kita memiliki kolam yang terbatas.
  2. Rumah benih digunakan untuk kegiatan karantina/pemberokan sebelum benih-benih dijual atau digunakan sebagai tempat karantina untuk ikan-ikan yang sakit. Peralatan pembenihan tidaklah banyak dan memakan tempat.

Kelak kedepan bagi pembenih ingin meningkatkan produktifitas memang disarankan untuk melengkapi perlengkapan yang dibutuhkan seperti :

  1. Alat pengukur suhu ruangan (termometer)
  2. Alat pengukur suhu air
  3. Pemanas ruangan
  4. Pemanas air
  5. Alat penambah oksigen (aerator), nanobuble dan big oxygent machine
  6. Ph Tester
  7. DO meter
  8. Amoniak tester
  9. Mesin penstabil suhu, penghilang bau kolam, pembunuh virus, jamur dan bakteri seperti mesin Agroculture Treatment Machine (ATM)

Hal-hal yang prinsip yang harus dipenuhi persyaratan sebagai pembenih.

  1. Memiliki sumber air sendiri
  2. Kualitas air yang memenuhi syarat untuk pembenihan. Untuk pembenihan air dibutuhkan yang berkualitas seperti kadar oksigen tinggi, tidak mengandung logam, karat, jernih dan tidak keruh.

Segmen pembenihan bisa diawali dengan sederhana kemudian meningkat menjadi semi permanen dan dilanjutkan menjadi permanen atau dengan sistem intensif yang hampir seluruh explorasi dan eksploitasi di segmen pembenihan parameternya dilakukan sesuai dengan keinginan kita. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah masalah keamanan, jika lokasi pembenihan didalam kota justru akan meningkatkan penjualan benih karena dapat dijangkau dari semua penjuru.

Penampungan air

Air siap pakai harus tersedia setiap saat karena akan dibutuhkan secara tiba-tiba. Bak penampungan air adalah wadah mengatasi air dalam keadaan stand-by. Agar air mudah dialirkan letak bak air air harus lebih rendah dari sumber air dan lebih tinggi dari bak pemeliharaan. Bak penampungan harus kuat agar dapat menampung air dalm jumlah yang cukup. Media penampungan air bisa menggunakan yang terbuat dari bak semen atau bak fiber.

Luas bak yang disediakan untuk penambupangan air bisa disesuaikan dengan jumlah produksi benih perbulan. Misalnya bagi pemula yang terbatas jumlah induk dan luas lahan dan ingin memijahkan sebnyak 100.000 benih bisa membuat bak penampungan 200cm x 150cm x 100cm. Bak penampungan harus ditutup agar tidak tercampur debgngan air hujan

Bak Pemberokan

Bak pemberokan adalah kolam untuk karantina induk. Kolam pemberokan adalah temapat menyimpan iduk yang sudah matang gonad yang diselksi dari kolam pemeliharaan induk.

Fungsi kolam pemberokan adalah :

  1. Sebagai karantina agar indukan bisa mengadaptasi dari lingkungan kolam induk yang luas mendai sempit
  2. Menyimpan induk sebahgai persiapan pemijahan

Pada saat induk ditaruh dikolam, kolam harus diutup agar tidak loncat. Air dikolam pemberokan tidak boleh jernih kaena bisa terjadi pemijahan liar dan kita tidak mengetahui.

Beberapa peternak tidak menganut sistem ini atau mereka tidak memiliki bak pemberokan karena sudah merasa hapal kapan saja indukan siap pijah atau tidak. Indukan yang diperoleh dengan kualitas tinggi dari hasil introduksi memijahkan indukan tidak sulit dan hasilnya sangat baik, benih sehat dan sangat banyak dan mortalitas rendah.

Bak Pemijahan

Ukuran pemijahan bisa ditentukan dan disesuaikan dengan lahan yang tersedia. Dibanyak tempat umumnya kolam pemijahan dalam bentuk persegi panjang dengan luas bervariasi.

Misalnya : 200cmx100cm, 200cmx120cm, 300cmx200cm, 400cmx200cm dan 600cmx200cm

Jumlah bak pemijahan tergantung dari jumlah kebutuhan dan tergantung dari sistem pemijahannya, jika pemijahan dilakukan dengan cara kawin suntik maka kolam pemijahan bisa dibuat sebanyak 2 buah yaitu satu buah untuk penyimpanan induk betina yang telah disuntik dan satunya penyimpanan induk jantan.

Pada saat indukan hendak dipihajahkan, sehari sebelumnya kolam pemijahan harus dibersihkan dengan menggunakan sikat sehingga kolam dan air benar-benar steril. Bahkan beberapa peternak 3 hingga 4 hari kolam dikeringkan agar tersiram sinar matahari dan 1 hari hendak dipijahkan kolam digosok dengan air.

Kolam pemeliharaan larva

Teknik pemijahan yang menggunakan sistem kawin suntik digunakan wadah yang disebut tempata penetasan telur, wadah-wadah tempat penetasan telur hingga pemeliharaan larva sampai menjadi benih yang biasa digunakan adalah :

  1. Akuarium
  2. Kolam fiber
  3. Kolam terpal
  4. Kolam semen
  5. Styrofoam

Variasi luas dan jumlah tempat pemeliharaan benih bisa disesuaikan dengan tempat dan kemampuan keuangan : 60cm x 40cm x40cm bisa lebih besar 100cm x60cm x60cm, peralatan yang penting pada kolam penetasan telur adalah :

  1. Heater atau alat pengatir suhu air
  2. Aerator atau alat pensuplai oksigen
  3. Filter

Sebagaian pembenih tidak menggunakan heater yang yang relatif mahal tapi menggunakan lampu agar suhu hangat.

Bak Penampungan benih

Bak penampungan benih digunakan untuk pemberokan, menampung benih setelah keluar dan bak penetasan telur,bak penampungan jumlahnya harus lebih dari satu karena benih harus disortir dan agar menampung dalan jumlah banyak. Daya tetas lele yang tinggi sekitar 40.000 ekor keatas dalam satu bulan saja dibutuhkan luas kolam 20 meter persegi.

Kolam penampungan benih bisa dibuat dari terpal atau kolam semen/tembok. Lengkapi kolam penampungan dengan membuat alat-alat pengatur debit air.

Benih-benih yang sudah diletakkan di kolam penampungan benih harus mendapat perhatian ekstra karena di umur dan ukuran yang relatif masih kecil benih rentan terhadap kematian.

Faktor-faktor tingginya kematian benih disebabkan :

  1. Anomali cuaca yang ekstrim
  2. Kualitas indukan
  3. Pemberian pakan
  4. Managemen air

Tidak seperti persiapan pemijahan dan proses melaksanakan kegiatan pemijahan yang relatif singkat dan mudah justru ke-empat faktor diatas yang paling harus diperhatikan oleh calon pembenih agar memperoleh hasil yang memuaskan

Managemen Instalasi listrik dan air

Listrik memegang faktor krusial dalam pembenihan, disamping fungsi penerangan listrik juga berfungsi :

  1. Menjalankan pompa air dan blower
  2. Menyalakan heter dan kompor listrik

Menjaga kestabilan oksigen sistem aerasi yang berasal dari blower digunakan pada saat pemeliharaan larva dan pemeliharaan benih.

Sistim aerasi

Aerasi berguna membentuk oksigen dalam kolam yang disebut dengan aerator. Aerator tidaklah mahal dan bisa diperoleh di toko-toko ikan hias atau toko pertanian. Penggunaan sistim aerasi umumnya hanya digunakan pada pemijahan intensif atau pemijahan kawin suntik atau hipofisa.

Kolam induk

Induk adalah hal yang utama dalam budidaya segmen pembenihan. Beberapa peternak membuat 2 kolam untuk memisahkan antara jantan dan betina tapi ada yang tidak mau repot dengan mencampurkan betina dan jantan dalam satu kolam.

Ukuran luas kolam induk bermacam-macam secara umum ukurannya adalah 200cm x 200 cm x 100m dengan tebar 15 ekor indukan. Sebaiknya kolam induk ditutup dengan bambu agar indukan tidak meloncat keluar.

Media kolam bisa terbuat dari terpal, tembok, maupun tanah tapi idealnya kolam tembok yang diberi tanah dengan menupayakan kolam dalam keadaan keruh agar tidak terjadi pemijahan liar.

Kriteria dan syarat kolam

Banyak ragam yang terdapat pada budidiya lele dan ikan air tawar lainnya.

  1. Kolam terpal
  2. Kolam tanah
  3. Kolam semen atau tembok
  4. Kolam fiber
  5. Drum
  6. Akuarium
  7. Dan lain-lainnya

Kriteria kolam yang baik adalah

  1. Tidak bocor
  2. Mudah dialiri
  3. Udah dikeringkan
  4. Mudah dikelola

Bentuk kolam dibedakan atas segmen budidaya

  1. Kolam pemijahan
  2. Kolam pendederan
  3. Kolam pembesaran
  4. Kolam pemberokan
  5. Kolam karantina
  6. Kolam ikan konsumsi.

Kolam pendederan

Kolam pendederan adalah kolam tempat penampungan benih setelah lepas dari kolam larva atau akuarium. Kolam pendederan terdiri dari beberapa kolam yaitu untuk meng grading atau men-sortir benih. Biasanya hasil sortir benih diperoleh tiga ukuran kecil, sedang dan besar dan kolam deder pun jumlahnya harus tiga buah.

Pemeliharaan induk

Hal yang paling penting oleh pembenih adalah memiliki induk-induk lele yang berkualitas tinggi. Benih-benih yang diminati oleh peternak segmen pembesaran ada 4 hal yang penting :

  1. Benih cepat sehat dan cepat besar
  2. Mortalitas rendah
  3. Tahan terhadap serangan penyakit
  4. Kuat terhadap perubahan cuaca yang ekstrim

Dari indukan yang unggul akan diperoleh benih yang unggul baik kualitas maupun kuantitas.

Berburu induk unggul

Berburu induk minimal 3 bulan sekali gunanya untuk kesinambungan pemijahan yang terukur dan terus menerus. Indukan yang sudah tua bisa segera diganti oleh generasi muda (estafet)

Dengan demikian pembenih senantiasa memiliki indukan yang produktif.

Hal yang paling signifikan adalah pembenih harus memiliki indukan dengan strain berbeda sehingga dapat dilakukan persilangan dengan genetik yang baru. Persilangan-persilangan ini misalnya anda memijahkan jantanrtanyaa afrika dengan betina paiton akan menghasilkan strain yang disebut kaka.

Pertanyaannya adalah : Benih mana yang paling unggul.

Jawabannya adalah : Semua hasil persilangan (cross breeding) akan menghasilkan beninkan dengan yang hebat. Seumpama anda hanya memiliki indukan jantan maupun betina sangkuriang hasilnya tidak sebaik jika sangkuriang dikawinkan dengan kaka. Kesalahfahaman inilah yang sering terjadi. Bahkan saat ini banyak breeder hanya memiliki satu jenis induk dan ironisnua hasil dari perkawinan satu strain ini anaknya dicetak dan dijadikan indukan.

Apa yang terjadi ? inilah yang disebt incest atau perkawinan sedarah. Penurunana kwalitas inilah yang terjadi pada lele dumbo.

Menghasilkan indukan yang baik

  1. bisa dibeli kepada sumber yang dapat dipercaya atau dengan cara mengasilkan dengan menciptakan indukan sendiri. Cara memperoleh induk adalah
  2. Dengan membesarkan benih yang pertumbuhannya lebih cepat
  3. Bertukar induk dengan pembudidaya yang lain
  4. Membeli induk dari beberapa tempat yang berbeda
  5. Merlakukan seleksi ketat pada saat dipijahkan agar tidak terjadi in-breeding.

Mempercepat induk agar memijah kembali

Induk unggul tak akan bekerja maksimal jika perawatan tidak diperhatikan dengan cermat dan seksama. Pemijah profeional atau pemijah yang sudah eruji kredibilitasnya dalam merawat induk sungguh sangat memperhatikan semua unsur.

  1. Kolam induk benar-benar nyaman, lingkungan yang baik membuat indaukan terlihat sehat dan lincah, nafsu makannya tinggi, tahan terhadap serangan penyakit. Kolam induk harus diperhatikan dan disesuaikan dengan habitatnya. Pemilik induk harus mengetahui karakter biologis indukan.
  1. Teknik pemijahan : alami, semi alami, buatan

Pemijahan alami

Pemijahan alami dilakukan seperti halnya seperti pemijahab dialam liar, tugas manusia hanya membantu menjodohkan ikan Atau menempatkan ikan dalam kolam tersendiri.

Ikan yang dipijahkan harus memenuhi syarat yaitu ketika jantan dan betina telah mengalami matang gonad. Pemijahan alami dibuahi secra alami oleh induknya

Pemijahan semi alami

Pemijahan semi alami sudah ada campur tangan manusia dengan memberikan perlakuan seperti memberikan horman. Hormon perangsang disuntikkan namun pemijahannya dibiarkan memijah sendiri.

Teknik pemijahan ini sering dilakukakan oleh peternak. Dikalangan peternak pemijahan semi alami menjadi solusi yang cukup efektif untuk penjanudwalan atau menjaga kontinuitas pengadaan benih.

Teknik pemijahan buatan jarang dilakukan oleh peternak karena dengan alasan agak mahal karena dibutuhkan induk sebagai donor sebagai syarat pemijahan buatan.

Perbedaan mendasar dengan pemijahan alami dan semi alami adalah induk jantan dan betina tidak disatukan dalamsatu wadah/kolam agar mau memijah. Telur induk betina dan sperma jantan dikeluarkan secara paksa setelah itu telur dan sperma diberi hormon. Pembuahan buatan ini dilakukan agar tercampur sperma dan telur agar menjadi homogen. Namun agar memperoleh hasil maksimal indukan tetap harus matang gonad.

Pada kasus-kasus spesifik pemijahan buatan ini digunakan karena sering indukan yang sudah matang gonad namun diwilayah tertentu tidak berhasil dipijaghkan atau gagal pijah. Teknik ini menjadi pilihan yang solutif. Karena variabel yang menyertai sukses atau tidak pemijahan ditentukan beberapa faktor ;

  1. Anomali cuaca yang ekstrim
  1. Kondisi air yang kurang bagus untuk pemijahan
  1. Salah satu indukan tidak siap kawin
  1. Salah satu indukan tidak seukuran dengan pasangannya
  1. Induk terlalu muda atau terlalu tua (afkir)

Cara Menebar Benih Lele

Penebaran benih adalah faktor  kunci keberhasilan. lele yg ditebarkan secara tidak benar akan  stres, hingga mudah terserang penyakit dan akhirnya mati.

Selain kualitas air kolam ketinggian air kolam, kita juga harus memperhatikan proses penebaran, agar memiliki kondisi tubuh yang fit, yang pada akhirnya meningkatkan tingkat keberlangsungan hidup lele  (survival rate)

Proses adaptasi benih lele dengan kolam baru, dan waktu yang sesuai untuk tebar benih lele.

  1. Kedalaman Air Kolam 50 cm. Kedalaman yang terlalu rendah akan mengakibatkan populasi ikan overcrowded, selain itu, lele tidak cocok dengan panas sinar matahari langsung, oleh karena itu kedalaman air kolam yang terlalu rendah tidak memberikan ikan lele tempat ‘ngumpet’ yang cukup dari sinar matahari.
  1. Air Kolam Memiliki Pakan Alami (Plankton)
    Sebelum dimasukkan, air kolam yang baik berwarna hijau muda jernih (bukan hijau muda pekat). Jika kolam terpal, anda bisa memunculkan plankton sebagai pakan alami lele dengan cara menambahkan sedikit lumpur sawah dan kotoran sapi dalam air kolam sebelum masukkan benih. Diamkan 2 hr, air kolam akan jadi berwarna agak kehijauan (tidak jernih sekali).
  1. Mengadaptasi Benih Lele dengan Kolam Baru
    Benih lele yang baru saja dibeli tidak boleh langsung ditebar begitu saja ke kolam. Setelah menempuh perjalanan yg berguncang-guncang, benih lele keadaannya stres dan kolam milik memiliki suhu dan pH yang berbeda dengan kolam tempat kita membeli lele.

Caranya :

Apungkan jerigen tempat  mewadahi bibit lele  di atas kolam yang akan kita tebarkan. Hal ini dilakukan untuk membuat lele terbiasa dengan suhu kolam. Apungkan kira-kira 15 – 30 menit.

Buka tutup wadah secara perlahan-lahan dan biarkan air kolam masuk sedikit demi sedikit. Miringkan wadah lele secara perlahan dan biarkan benih lele keluar dengan sendirinya.

Jangan pernah melakukan proses penebaran secara langsung dan jangan pernah menebar benih lele pada siang hari. Penebaran hanya boleh dilakukan pada pagi/sore, karena  siang hari suhu air kolam terlalu panas sehingga dapat mengakibatkan benih lele stress ketika ditebarkan.

Water Treatment Integrated System

Banyak trik berbudidaya, banyak solusi yang ditawarkan, banyak inovasi tercipta. Dari Banyuwangi dan Bondowoso sebuah inovasi agaknya bisa menjawab teknik berbudidaya ikan apa saja menuju kwalitas yang lebih baik. Cara ini dinamakan dengan Penanganan Air Sistem Terpadu (Water Treatment Integrated System)

Sistim ini sangat sederhana dan hanya membutuhkan enam komponen perangkat yang digunakan.

  1. ATM

Air kolam di treatment dengan menggunakan mesin Agroculture Treatment Machine. Mesin ini berfungsi sebagai pensteril air, pemusnah bacteri negatif, merubah fungsi amoniak menjadi nitrat.

  1. RE-SIRKULASI

Resirkulasi cukup menggunakan pompa yang mengalirkan air dari kolam 1 kekolam lainnya dicombine dengan hidroponic, cara ini memberi manfaat efek filterring.

Dalam hal budidaya lele, hewan kanibal membutuhkan kolam lebih dari satu dimana tiap ukuran ditempatkan pada bak yang berbeda agar tidak saling bunuh.

  1. SUHU

Menggunakan lampu dalam air yang diatur timer sebagai penghangat pengganti heater yang mahal. Fungsi ini untuk menangani ikan lele yang memiliki sifat warm fish atau hewan yang suka di air hangat. Disparitas suhu malam dengan siang diperpendek, kenaikan 2 derajat celsius akan sangat membantu secara signifikan untuk tumbuh lebih baik benih ikan terutama ikan nokturnal.

  1. Enzimatis

Managemen pakan dengan pemberian enzim terutama enzim fitase sebagai peningkat protein akan meningkatkan mutu pakan.

  1. Fermentasi (baca Bioteknologi, apa itu fermentasi)

      6. Central Drain System (sudah banyak diketahui)

Central drain system sudah lazim digunakan, central drain adalah kolam yang memanfaatkan saluran yang menggunakan gaya gravitasi untuk membuat tumpukan feses ikan atau endapan sisa pakan ikan atau sampah pada kolam.  Mekanisme kerjanya adalah kotoran dihisap keluar jika kran saluran pembuangan dibuka. Pelaksanaan  sistem saluran terpusat ini tiap peternak memiliki cara masing-masing (situasional). Ada yang dibuka 1 menit -2 menit 2 kali sehari. Ada yang 3 menit – 5 menit, ada yang 3 hari – 7 hari dan lain-lain.

Hasil :

Di Madiun, Blitar dan Trenggalek cara ini mempercepat ukuran benih ukuran 5cm-7cm menjadi 7cm-9cm dalam waktu yang sama

Muhammad Yamin Di safwah Bintaro Jakarta tidak memerlukan penggantian air dalam 1 minggu.

Di jember menekan FCR menjadi 0,81-0,85 dibanding menggunakan sistem konvensional FCR 1-1,1

Biaya makin tinggi atau boros :

Komplain dari beberapa pendapat sistem ini mengatakan cara ini mahal, menurut hemat kami justru ini lebih murah karena

  1. Hemat biaya SDM
  2. Hemat air
  3. Hemat pakan
  4. Hemat waktu panen

Ribet :

Fermentasi membuat banyak pelaku usaha jengah, padahal tidak, fermentasi bukan menghabiskan tenaga. Kegiatan fermentasi sebanding dengan hasil yang diperoleh

Cara Jenius Kang Mamad

Kang Mamad awalnya adalah pengusaha laundri dari Bandung. Tertarik dengan lele membuat Kang Mamad membuat terobosan dalam teknik budidaya di segmen pembenihan lele dan pembesaran lele sekaligus. Terobosan  ? sederhanana triknya.

Para pembenih lele tahu bahwa setiap kali selesai memijahkan dan dalam kurun waktu 30 sd 60 hari ukuran benih benih lele akan menjadi 3 hingga 4 ukuran. Biasanya ukuran terbesar akan terjadi sebanyak 3-5% dari jumlah bibit yang dihasilkan (jumlah 5% yang tumbuh dengan cepat ini di jember disebut ogolan (bongsor). Dan ukuran ke-2 terbesar akan menghasilkan 15-25% dari jumlah bibit yang tercetak.

Apa yang dilakukan Kang Mamat ?

Ukuran ogolan dan ukuran ke-1 dan ke-2 terbesar oleh Kang Mamad di pelihara hingga besar dan ukuran konsumsi. Alasannya adalah ukuran ini memang terlahir istimewa, apalagi dilakukan dengan teknik ini otomatis ikan akan cepat besar, dari ukuran 4-6 dan 5-7 hingga panen membutuhkan waktu antara 45-55-60 hari saja dan FCR mampu ditekan hingga 0,82-0,85. Sisa ukuran yang ke-3 dan ke-4 dijual dalam bentuk benih dengan berbagai ukuran sesuai dengan permintaan pasar benih. Cerdas.

Cerdas karena Kang Mamad mensinerjikan sistem ini dengan memilih benih yang ia besarkan sendiri. Kata Kang Mamad, bilamana benih lele ukuran ke-3 dan 4 ini tidak terjual ya ga masalah karena kita diuntungkan membesarkan lele dengan cepat dan pemakaian jumlah pakan jauh lebih sedikit. Namun fakta pasar membuktikan bahwa kebutuhan benih hampir tidak tercukupi. Dari jumlah indukan dan luas kolam yang ada kang mamat hanya menghasilkan 100.000-150.000 ekor benih. Sekitar 20.000 ekor benih yang berukuran bongsor dan istimewa ini dia besarkan sendiri. Untuk lele konsumsi Kang Mamad panen sekitar 2 ton per-bulan dengan pakan menghabiskan pakan hanya 1600 kg lebih sedikit.

Sungguh ! tirulah cara Kang Mamad ini, pembudidaya yang hanya tamat SD dan tidak memiliki akun medsos di Internet ini. Wooww !!!

Gallery

Mesin Agroculture treatment Machine (ATM)

bom hiajau merah 

Enzim untuk fermentasi Tempe Untuk Lele

gembus1

Lampu pengatur suhu dalam air

lamfish1

Metode fermentasi cara an-aerob

fermentasi

Substansi Paling Penting Dalam artikel ini

17 Teknik sukses memijahkan lele sepanjang tahun tanpa henti meski ada anomali cuaca ekstrim

1.  Luas kolam induk dengan rasio tebar 1mx1mx1m (1000 liter air) untuk 5 ekor indukan

2.  Pisahkan indukan jantan dan betina

3.  Suhu kolam indukan 26-34C

4.  Pemijahan bisa dilakukan secara alami, massal atau hipofisa

5.  Beri pakan indukan minimum protein 35% atau gunakan perbandingan ini

Pakan pabrik 20%, yuyu 37,5% (kepiting air tawar) bekicot 40% (keong mas), cacing tanah 1%, belatung 1%, pobiotik khusus indukan 0,5%. persentase pakan dari alam bisa dirubah dengan mengacu pakan pbrik 20% (jangan menggunakan ayam tiren)

6.  Jika menggunakan pakan limbah ikan buang lemak, rebus, tiriskan, keringkan, giling dan campur dengan dedak 25-40%.

7.  Suhu air ideal waktu keluar larva hingga 15 hari 30C-33C

8. Jika suhu udara dingin beri heater yang memiliki pengatur suhu.

9. Beri penutup terpal warna hitam pada malam hari. fungsi terval warna hitam sebagai      penangkap suhu panas.

10. Tinggi air kolam pendederan (15 hari up) terbaik adalah 125cm (mortalitas menjadi max 10%). Banyak yang melakukan dengan tinggi air 30cm justru meningkatkan mortalitas hingga 50%

11. Sortir atau grading diusia 15 hari dan dipindahkan kekolam pendederan kolamnya terlebih dahulu ditreatment minimal 14 hari dengan memberikan kapur dolomit (0,25kg per 1m2 dan urea 0,25kg per 1m2) serta 0,5kg jerami per 1m2 (taruh dalam karung)

12. Benih hingga umur 30 hari jika dilakukan dengan cara ini akan menghemat pan hingga 40-50% serta benih terlihat sehat dan kuat.

13. Induk jantan dengan betina harus berbeda strain atau galur untuk menghindari kelahiran sedarah.

14. Minimal dimalam hari diberi aerator untuk meningkatkan kadar oksigen.

15. Hingga 15 hari air tetap mengalir selama 24 jam untuk meminimalisir amoniak yang terkandung dalam air.

16. Kepadatan benih maksimal 2000 ekor per 1m2.

17. Memiliki strain indukan minimal 3 jenis misalnya jenis indukan lele Afrika, Masamo atau Burma.

18. Kolam indukan yang terbaik adalah kolam tanah.

Terimakasih sudah mengunjungi Budidaya Lele Pembenihan

HOT NEWS

Kami tak menduga, dari 200 Artikel yang kami rilis, ada sebuah naskah yang terbaik dan dianggap paling memberikan pencerahan oleh peternak di seluruh Indonesia bahkan diapresiasi oleh para pengunjung dari Amerika, Australia, negara-negara Asia dan benua Eropa. Jika para pembaca belum membacanya silahkan klik judul ini TRIK MENINGKATKAN KWALITAS NUTRISI PAKAN

================================================================

Baca juga

Peternakan Dan Pertanian Sistem Modern

pakan alternatif lele 

Menguak misteri lele 

Cacing Sutra Bisnis Tanpa Batas

Fermentor pakan ternak tercepat

Agroculture Treatment Machine (A.T.M)

Pic atau dokumentasi foto

g7               g5

Kolam benih                                                  Kolam benih

g8                 g9

Benih                                                                  Benih

g10                 g12

Benih                                                                  DhaPnia

Share and info. Langsung no SMS 081224217112

Kata kunci

Jual pakan ikan

Jual pakan ayam

pakan organik

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>