«

»

Dec 10

Cara Alami Terindex di Google

Cara Alami Terindex di Google

Oleh : Hadi Winarto

 

Konten adalah Panglima

Sedih hati ini, hampir 1 bulan blog saya tak kunjung ramai pengunjung, senjata ampuh perintah para master SEO (search engine optimization) sudah saya laksanakan, yakni : Contens is King, 100 lebih naskah sudah saya release. Semua manuscript tentang SEO saya lahap habis. Petunjuk e-book sudah saya ikuti.

Ini yang saya kerjakan : Secara periodik membuat tautan URL web ke https://plus.google.com dan mendaftar ke https://www.google.com/webmasters/tools/submit-url, masuk ke http://www.google.com/analytics, memberi jejak comment di situs terkenal, melakukan ping agar suitan saya didengar google http://www.imtalk.org/cmps_index.php?pageid=IMT-Website-Submitter, nge link tautan di facebook dan memposting semua artikel saya di https://www.facebook.com/pages/Boosterfish/589607877851726?ref=bookmarks, dan update status di group fb, ikutan rame-rame ke milis-milis terkenal. Tata cara menulis  artikel yang baik di internet juga saya pelajari. Pasang iklan ke google-ad yang biayanya cukup mahal, ikut antri ke iklan massal, belum lagi secara offline saya buat baju seragam karyawan dibordir boosterfish,com, membuat kartu nama, spanduk, menyewa webdesign, banner, kalender, kalau ngisi buku tamu waktu ada undangan saya tulis berdomisisli di boosterfish.com, sekalian biar dibilang keren atau norak kali yee. Waktu, tenaga, dan fikiran, bagi saya membuat skripsi ga serumit ini, pengorbanan tumpah ruah dech, pokoke maju tak malu eh maju tak gentar, nah kurang apalagi !

Padahal kompetitor situs kategori agrobisnis termasuk langka, tidak banyak dibanding situs fashion, hiburan, humor, komunitas web maker, lapak domain dan hosting yang banyak pelakunya. Situs di forum perikanan ga ngetop dan pemainnya tidak banyak.

Saya mikir dan bagaimana ngakali 4-5 artikel saja masuk ke halaman pertama google, cukup senanglah saya. Padahal menurut info ada yang terindex sama mbah gugel hanya sekian detik, 1 jam, 3 jam dan 2 hari namun tidak satupun naskah saya menembus halaman 1,  paling-paling halaman 2 urutan 5 berarti nongkrong dirangking 27. Saya mulai sentres bin stress.

Saya ingin konten di halaman utama google yakni artikel andalan saya ‘PAKAN ALTERNATIF LELE’ karena di mesin pencari judul ini paling banyak di share click bagi penggiat budidaya lele. Dibenak saya andai judul ini nangkring di halaman 1 mungkin akan didatangi para tamu. Artikel-artikel saya yang nyambung dengan agrobisnis  sekitar 65 judul.

Tidak sengaja, dengan tujuan bisnis dan menjual produk / promosi saya tulis pada alinea paling bawah pada setiap artikel itu, bunyinya gini :

‘Informasi tentang bahan membuat ‘PAKAN ALTERNATIF LELE’ dan ‘PAKAN ALTERNATIF NILA’, buatan sendiri, murah, berkualitas, kandungan protein 37,19% dapat anda klik ‘PORTAL BISNIS’.

Demikianlah,  kalimat itu saya up-date di 65 konten. Portal bisnis adalah salah satu menu yang ada di website saya yang memuat informasi produk yang saya miliki.

Apa yang terjadi ? Besok pagi nya 2 artikel saya itu duduk manis dihalaman pertama google, ‘PAKAN ALTERNATIF LELE’  di nomor urut 3 dan ‘PAKAN ALTERNATIF NILA’ bertengger sebagai  juara pertama dihalaman pertama google.

Saya mikir, apa karena kalimat promo yang ter ‘post’ yang menyebar di 65 artikel saya itu ya, yang membuat artikel saya nongol.? Apa memang sudah waktunya muncul.? Apa SEO itu yang saya ikuti dan saya kerjakan. ? apa ini ‘cara alami terindex digoogle’ ? Sampai sekarang saya bingung ? entahlah !

Mohon para pembaca bantu menyingkap tanya yang tak terjawab ini ?

Duh, 4 atau 5 content saja manggung di halaman utama google sudah membuat saya senang apalagi 100 lebih ya, sebagai seorang peternak,  penulis buku agrobisnis dan penyuluh perikanan yang jauh dari ilmu hi-tech, IT dan SEO hal ini sudah membuat saya happy alang kepalang.

Teruslah Menulis

Dan hingga kini saya hanya mengikuti saran pengarang senior saya : menulis di blog juga kiat lain menikmati hidup, teruslah menulis.

Hal logis yang dipercaya adalah ‘konten adalah raja’, ‘artikel adalah panglima’,  ‘cara alami terindex di google’.

logikanya sederhana: kanal maya dalam substansi yang luas bisa disebut bak perpustakaan raksasa. Jika domain anda tanpa artikel  jelas anda tidak akan memiliki visitors, perpustakaan yang bukunya ga mutu pengunjungnya akan kabur, ia toh.  Jika naskah banyak dan qualified tentunya pengunjung akan membludak, namun ada juga artikel sedikit, views nya bejibun misalnya situs porno.

Namun blogger yang baik selalu mengedepankan etika moral, norma  dan kesepakatan logika. Hidup hanya sekali, jangan mubazir.

angger gunung

 

Cara Alami Terindex di Google

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>