«

»

Sep 20

Cara Membuat Pelet Apung

Cara Membuat Pelet Apung

Oleh : Team Kreatif Boosterfish.com

Cara Membuat Pelet Apung

(Artikel ini dibuat bagi anda yang tidak ikhlas jika  membuat pelet apung harus menggunakan mesin ekstruder.(meminjam istilah Mas Wawan, Ajung Jember) … Lha kalo kita peternak kecil ga punya dana untuk beli mesin mahal sedang jika membeli terus menerus dengan pakan pabrik wajarlah peternak lele banyak yang gulter alias gulung terpal, gimana ? )

Perburuan informasi bagaimana cara membuat pelet apung menjadi share click yang paling banyak memenuhi jagat raya dunia maya. Berbagai alasan yang diberikan bagi sipelancar internet ini berbeda-beda, ada yang bertujuan menghemat mengganti pakan pabrik yang mahal, ada yang ber-orientasi bisnis yaitu menjual lebih murah dibanding harga pasar/pabrik. Tul khan !   Ya, potensi bisnis di segmen pakan ikan ini memikat hati para penggiat bisnis budidaya ikan air tawar.

Didanau Maninjau Sumatera barat saja menghabiskan pakan 5 ton pakan nila perhari dan di Waduk Carita, waduk Jatiluhur di Jawa Barat, waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Danau Batur Bali menghabiskan pakan nila jutaan ton setiap bulannya. Koto panjang Kabupaten Kampar membutuhkan pakan ikan lele dan patin. Untuk pakan ikan Lele didesa kecil di Jember, desa getem namanya, membutuhkan 4-6 ton pakan lele perhari. belum lagi sentra ikan lele terbesar di parung Bogor, kampung lele Boyolali dan sentra lele No.2 terbesar di Jawa Tengah, Kabupaten Pati.

Alasan utama orang berlomba-lomba agar bisa membuat pelet yang bisa mengambang adalah karena demand yang tinggi. Kebutuhan pelet atau pakan ikan, ayam, bebek dan lain-lain mencapai ribuan ton setiap bulannya. Image yang berkembang bahwa pelet selalu dibutuhkan oleh market dan bisnis pakan ternak mendatangkan profit, sedangkan beternak atau berbudidaya selalu dihadapkan banyak kendala seperti kualitas bibit yang hasil inbreeding, bibit langka, musim yang tidak bersahabat, harga pakan yang mahal dan kualitas air yang tidak memadai. Ia khan !!!

Membuat pelet apung dapat dibuat dengan beberapa cara :

Cara 1 : Menggunakan mesin ekstruder

Cara yang pertama ini anda musti memiliki mesin pelet yang disebut mesin pelet ekstruder. Mesin pelet ekstruder inilah yang bisa membuat pelet ikan menjadi terapung. Cara ini yang paling efektif namun sayang harga mesin ekstruder tidak semua peternak ikan mampu membelinya.

Cara 2 : Dengan cara digoreng

Dengan cara dipanaskan (digoreng dengan menggunakan minyak ikan ternak) teknik ini biasa dilakukan untuk kepentingan sendiri (home activity)

cara ini bisa mengambang beberapa menit.

Cara 3 : Sistem Steam atau kukus

Dengan cara mengadopsi cara kerja mesin penanak nasi (magic jar), setelah pelet dicampur, diolah dan difermentasi kemudian dipanaskan. Mengambang tidak terlalu lama tapi cukup membantu namun hanya digunakan dikalangan peternak sendiri. Tidak bisa dijual karena bentuk tidak bisa sama.

Cara 4 : Mengadopsi sistem pembuatan tempe

Dengan cara dibuat tempe. Metode peragian saat ini sedang digandrungi oleh para pembudidaya ikan lele. 50%-60% bahan yang berbasis nabati menjadi homogen, melunak akibat sistem fermentasi aerob ini. Bahan yang berbasis hewani akan diikat oleh bahan dari nabati yang sudah menjadi tempe. Tempe jika dicemplungkan kekolam ini menjadi apung. Silahkan lakukan serangkaian uji coba dengan menambahkan ragi tempe yang banyak dijual dipasaran bebas. Sistem ini tidak menggunakan mesin apapun. Anda cukup membeli bahan-bahan yang sudah berbentuk tepung. Keuntungan lain dari cara ini juga meningkatkan kandungan nutrisi pakan.

gembus2  gembus1

Gambar ini adalah pembuatan tempe gembus untuk lele

Cara 5 : Mengunakan tepung khusus apung, enzimatis dan fermentasi.

Cara ini yang bisa digunakan untuk bisnis pelet apung dan menghasilkan daya apung lebih lama dan nutrisi bermutu tinggi sekelas pabrik. Cara ke-5 inilah yang mendatangkan 3 azaz manfaat sekaligus, yakni  :

1. Menghasilkan pelet yang bisa mengambang atau mengapung dalam jangka waktu yang lama.

2. Berbiaya murah 30-40% dibandingkan pakan pabrik dan mutunya juga sangat baik.

3. Mampu meningkatkan nutrisi pakan baik teruji secara laboratorium maupun teruji dilapangan.

kami urai secara singkat termasuk :

a. Bahan yang dibutuhkan

b. Cara menghitung kadar  protein

c. Menghitung hpp per-kg pakan

Langkah-langkah

  1. Memastikan bahan-bahan tidak palsu dan diketahui kadar nutrisi awal karena jangan sampai terjadi pelet sudah mengapung tapi kandungan nutrisi nya tidak terpenuhi.
  2. Dibawah ini sample cara membuat dan bahan-bahan pelet lele (asumsi 100kg pelet lele)

Bahan utama yang dibutuhkan

  1. Tepung ikan atau tepung mbm atau tepung udang (hewani)                        30 kg
  2. Tepung kedele atau ampas tahu atau ampas kecap                                      30 kg
  3. Tepung jagung atau pollar                                                                                    20 kg
  4. Dedak atau kebi                                                                                                      20 kg

Bahan penyangga yang dibutuhkan

  1. Tepung apung (ESA-01)                                                                                        0,5 kg
  2. Enzim (fitase, amilase, selulose, protease, glukose)                                    0,25 liter
  3. Ragi tape                                                                                                                 4 butir
  4. Tepung pelet apung                                                                                              0,2 kg
  5. Kates                                                                                                                        2 kg
  6. Bawang putih                                                                                                          0,25 kg
  7. Minyak ikan                                                                                                             500 mililiter
  8. Antraktan                                                                                                                 100 gram

Cara buat

1. Semua bahan dicampur atau diaduk atau diblender, dikukus selama 25-30 menit setelah air mendidih

2. Dinginkan

3. Difermentasi an-aerob selama 3-7 hari

4. Cetak dengan mesin pelet biasa (tanpa ekstruder) atau dibentuk dengan tangan  bulat bulat seperti bakso atau tahu.

5.  Keringkan hingga kadar air max 12%

Menghitung protein

  1. Tepung ikan                          45% x 30kg    =  13,50 %
  2. Tepung kedele                     35% x 30kg    =  10,50 %
  3. Tepung jagung                       8%   x 20kg  =    1,60 %
  4. Dedak sparator                     11% x 20kg   =    2,20 %

Total protein                                                            =  27,80 %

Oleh proses enzimatis pelet akan menghasilkan protein 33-40% (analisa laborat)

Menghitung prakiraan biaya (hpp)

1. Tepung ikan 30kg x Rp.6500                     =  Rp.195.000

2. Tepung kedele 30kg x Rp.6000                =  Rp. 180.000

3. Tepung jagung 20kg x Rp.3500                =  Rp.   70.000

4. Dedak atau kebi 20kg x Rp.3300              =  Rp.   66.000

5. Enzim 250 ml                                                =  Rp.     4.000

6. Ragi tape 4 buah                                          =  Rp.     1.500

7. Tepung pelet apung 100gram                    = Rp.     9.000

8. Kates 2kg                                                        = Rp.     4.000

9. Bawang putih 0,25kg                                    = Rp.     4.000

10. Minyak ikan 500 ml                                     = Rp.     3.000

11. Antraktan 100 g                                            = Rp.     3.000

12. Biaya lainnya                                                = Rp.   30.000

Total                                                                      = Rp. 549.500

Penyusutan (5%) Rp.549.500 x 105%           = Rp.576.900

Hpp per-kg Rp.566.900 dibagi 100 kg           = Rp.     5669

Dibulatkan                                                           =  Rp.     5700

Biaya ini masih bisa ditekan lagi berdasarkan harga dan ketersediaan bahan baku di wilayah masing-masing.

Trik ini sudah dilakukan serangkaian uji coba dan menghasilkan sama dengan pakan pabrik. Poin ke-5 ini banyak digemari oleh para peternak ikan karena 3 keuntungan yang didapat sekaligus.

Menjadi distributor tepung apung (ESA-01)

www.boosterfish.com membuka kesempatan bagi siapa saja yang berminat menjadi distributor tepung apung (ESA-01). Bisnis tepung apung kedepan akan menjadi usaha yang cukup menjanjikan. Kebutuhan akan pelet apung sangat tinggi dan solusi pembuatannya adalah dengan menggunakan tepung apung.

Syarat dan fasilitas menjadi distributor tepung apung (ESA-01)

1. Satu orang untuk satu wilayah kabupaten atau kota, penjualan bebas diluar wilayah yang

didaftarkan.

2. Minimal order awal 100 kg

3. Distributor menerima komisi keuntungan 40%. Keuntungan lain distributor tidak memerlukan gudang penyimpanan yang luas. Tidak ada biaya promosi karena nama, alamat dan nomor kontak distributor di release diseluruh media online milik kami.

4. Mengirim identitas diri (KTP atau SIM) dan Foto.

5. Menerima berbagai fasilitas promosi (banner dan spanduk), product knowledge training dan yang berkaitan meningkatkan penjualan.

Yang berminat kontak langsung (tidak SMS) Hadi Winarto 0812.2421.7112 atau 0813.3241.2900

 

Impian yang menjadi nyata 

Kedepan agrobisinis Indonesia akan menjadi pemimpin dunia akan tercapai dengan terjawabnya teknik budidaya ikan lele hanya dicapai dalam kurun waktu relatif singkat yaitu antara 40-45 hari dengan tebar awal ukuran 5-7 cm.

Panen ikan nila hanya 4 bulan dengan ukuran yang sama dibandingkan dengan budidaya terdahulu yang memakan waktu 6 bulan. Budidaya ikan gurami umur 9 bulan sama bobotnya dengan waktu 15-18 bulan. Mimpi yang menjadi wujud nyata dengan ditemukan mesin Agroculture Treatment Machine (ATM) dan enzim pertumbuhan dan antibodi berbagai penyakit ikan.  Biasanyanya managemen kolam diperlukan berbagai infrastruktur seperti central drain, aerator, heater, multi probiotik dan lain-lain saat ini  cukup dua komponen yakni ATM dan enzim untuk budidaya ikan air tawar (aquaculture)

ANALISA LABORATORIUM DI POLITEKNIK JEMBER, JATIM

Kami melaksanakan analisa labor terhadap dua  kolam indukan lele dengan source sbb :

Data masing-masing kolam :

Luas kolam               :       250cm x 150m x 90cm

Jumlah                       :       30 ekor induk per kolam

Strain                          :       10 ekor jantan Afrika, 20 ekor betina jenis masamo

Perlakuan air            :       Tidak ganti air selama 20 hari

Kolam pertaman di treatment dengan mesin ATM (baca artikel Agroculture Treatment Machine) selama 60 menit pagi hari dan 60 menit pada sore hari

Kolam kedua tidak di treatment (kolam berwarna pekat dan kental , berbau menyengat, gerakan indukan  lambat)

Tujuh unsur  mikrobiologi yang kami uji adalah :

***   Bakteri e-colli

***   Bakteri salmonella

***   Bakteri colli form

***   Nitrit

***   Nitrat

***   Amoniak

***   Kadar oksigen terlarut (DO)

Report hasil labor  kami terakan di bawah ini. Data menunjukkan perubahan yang signifikan, baik terhadap kesehatan indukan lele, jumlah larva maupun SR (survival rate) benih.

labor atm-k

Colli form              dari  240 cfu/100ml       menjadi  23 cfu/100ml

E-colli                    dari  1200 cfu/100ml     menjadi  100 cfu/100ml

Salmonella          dari  1500 cfu/100ml     menjadi  200 cfu/100ml

Nitrat                      dari  1717 ppm               menjadi  1613 ppm

Nitrit                       dari  0,064 ppm               menjadi   0,255 ppm

Amoniak                dari  3 %                            menjadi   1 %

DO                          dari  2 ppm                       menjadi   4 ppm

Budidaya disegmen pembenihan lele sebagian orang menganggap terlalu banyak masalah, padahal tidak serumit yang dibayangkan dan sederhana saja. Konsentrasikan saja kepada mutu air, itu saja.

Referensi kami adalah melakukan treatment air dengan mesin Agroculture Treatment Machine (ATM).

Baik mutu air dikolam pemeliharaan induk, air kolam pemijahan, air kolam penyimpanan benih dan persiapan air pada kolam pendederan. (baca artikel menarik ini : Air Ideal Untuk Habitat ikan)

Mesin ini juga sudah bertebaran dimana bahkan diluar negeri. Aplikasi terbanyak dilakukan di budidaya ayam pedaging, ayam petelor, bebek, kalkun, cacing sutra, nila, patin, gurame, ikan hias, ruminansia,  ikan dan sayur, udang, dan marak digunakan di komunitas kicau mania dan burung kontes dan banyak digunakan untuk pengawetan mempersingkat waktu proses fermentasi. (info, kontak langsung 081224217112. Tidak SMS)

Keunggulan duet ATM dan enzim

1. Meningkatkan survival rate (SR)

2. Meniadakan penggantian air hingga panen (menghilangkan bau kolam dan bertindak sebagai nitrobacter)

3. Toleransi kandungan protein pakan menjadi 28% sehingga semakin menghemat ongkos produksi pakan.

4. Melenyapkan penyakit cacar pada ikan, bakteri dan jamur aeromonas.

5. Meningkatkan kualitas air.

6. Mengubah amoniak akibat feses (kotoran) dan pakan yang tidak terserap menjadi jasad renik sebagai pakan alami ikan.

7. Meningkatkan kadar oksigen yang dibutuhkan ikan.

8. Hanya 1 kali grading dalam 1 periode panen (lele)

ATM dan enzim ini  telah dilakukan ujicoba lapangan hingga ratusan kali panen dengan obyek ikan lele, nila, koi dan gurame di Ponorogo, Blitar, Palembang, Madiun, Pacitan, Magetan, kuningan, Tangerang, Blitar, Jakarta, Jember, Banyuwangi, Lampung,  dan Bondowoso serta negara tetangga Brunei Darussalam.

Silahkan dokumentasikan naskah ini ?, mau dijadikan referensi ?, please. Jika ini berguna, senanglah kami.

Demikian judul konten kali ini “ Cara membuat pelet apung “ dibuat dengan ringkas.

Catatan penting

Satu hal terakhir yang paling krusial agar membuat pakan bisa terapung meski tanpa mesin ekstruder namun kualitas mesin harus memenuhi 3 kriteria dasar.

– Mampu mencetak bahan pelet menjadi padat dan ketika dilemparkan kekolam tidak ambyar.

– Kadar air maksimal 11%, kadar air diatas 14% pakan akan cepat berjamur.

– Bahan pakan harus benar-benar homogen, dibutuhkan mesin pengaduk (mixer) yang standard.

Kedua hal ini dengan bahan-bahan diatas pelet akan mengapung sesuai dengan harapan anda.

Terimakasih.

Saat ini diseluruh dunia, pelaku agrobisnis sedang menggemari aplikasi mesin AGROCULTURE TREATMENT MACHINE (ATM) menjadi trend dikalangan para peternak ayam, bebek, itik, entok, kambing, sapi, semua jenis ikan, udang, sidat dan lain-lain karena mampu meningkatkan performa ternak, menghilangkan bau kandang dan kolam secara dramatis. Ikuti ulasannya di artikel ini

LELE ORGANIK DENGAN ENZIM DAN OZONIZER

TRIK MENINGKATKAN KWALITAS NUTRISI PAKAN

PAKAN ALTERNATIF LELE

FERMENTOR PAKAN TERNAK TERCEPAT

PETERNAKAN DAN PERIKANAN SISTEM MODERN

——————————————————————–

Silahkan hubungi kami jika anda membutuhkan informasi tentang teknik membuat pakan pelet apung lebih detail kekontak kami langsung 081224217112 di jam kerja 08.00-16.00 WIB.

Maaf, kami tidak melayani SMS karena merepotkan dan memerlukan jawaban berulang. Semua layanan konsultasi gratis atau free.

Mesin pelet                                          pelet apung buatan sendiri tanpa mesin

mmixer  jagung avung

Surat Uji labor pelet                          Azolla kering, bahan pelet

uji labor   IMG_20141010_152137

keyword

Pakan ikan lele

Pakan ayam

Pakan alternatif

Pakan organik

Enzim dan ozonizer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>