«

»

Dec 06

Durian : Maintenance Dan Produktifitas

Durian : Maintenance Dan Produktifitas

Durian atau duren adalah raja buah

Oleh                : Deni Abu Hafizh

Contact           : 081388725975

Maintenance atau perawatan setelah panen

  1. Melakukan penggemburan disekitar pohon durian, fungsinya :
  • Memudahkan proses sirkulasi oksigen pada akar
  • Membersihkan gulma yang mengganggu penyerapan unsur hara.

 

  1. Pemberian pupuk organik ditaburkan ditajuk (kedalaman tajuk 10-20cm, lebar tajuk 20cm) manfaatnya:

–     Untuk penyediaan hara makro dan mikro organik

–     Menyediakan unsur C organik untuk pembentukan daun, bunga dan buah yang maksimal.
(semakin tinggi nilai C/N ratio, maka rasa buah, aroma dan tekstur buah akan lebih baik).

  1. Pemberian pupuk Kalsium (dolomit atau kapur tani) sebanyak 3-5 kg (tergantung umur

tanaman) disekitar tajuk. Boleh ditabur di atas kompos.

Manfaat Kalsium:

  • Meningkatkan pH tanah
  • Mencegah kerontokan bunga, bakal buah
  • Mencegah buah dari keretakan
  • memperkuat serat batang supaya tidak kropos dan tidak mudah dibor oleh hama penggorok batang
  • Mempertebal cangkang sehingga tidak mudah diserang oleh jamur phytophtora(busuk buah)
  • Sedikitnya berkisar 7 hari diberikan pupuk NPK, Urea/ ZA, SP36, dan KCL mahkota atau KCL Kanada.
    – Dosis: UREA: SP36 : KCL (2:1:2)
    – Lebih baik diberi ZA daripada Urea. (ZA mengandung Ammonium dan Sulfur)
    Ammonium berguna untuk pertumbuhan cabang, batang dan daun.
    Sulfur (H2S) menghasilkan aromatikatau disebut volatile, sulfur, compund dan menghasilkan gradasi warna pada durian.

Aroma durian, bau durian dipengaruhi oleh:

– H2S
– Ethanethiol
– Methanethiol
– Propane-1-thiol

Pemangkasan
Memangkas ranting, cabang, pucuk dan daun yang tidak bermanfaat.

manfaat :
Hasil fotosintesa akan menghasilkan karbohidrat berupa gula sederhana atau unsur C.
Unsur C berguna untuk pembentukan bunga dan buah

Perawatan

Pruning/ pangkas akar
–              Pangkas akar dilakukan agar perakaran 1 pohon tidak berbelit dengan akar pohon lainnya.

Sehingga tidak terjadi perebutan nutrisi dan pemberian pupuk tidak sia-sia.

–              Sebaiknya dibuat pemangkasan disekitar bawah kanopi pohon sebelum diberikan pemupukan

dengan pupuk organik. Atau dibuat tajuk khusus, kedalaman pruning hampir sama dengan cara

membuat tajuk (lihat nomor 2).
–              Setelah dilakukan pruning segera disiram/ disemprot dengan fungisida kimia atau dari bahan

alami. Untuk mencegah busuk akar.

Banyak petani menggunakan fungisida dithane, atau trichoderma atau mikoriza yang bersifat

masuk dalam akara. Boleh juga disemprotkan/ disiram bakteri dari famili basilus, seperti Basilus

sp, basilus subtillis, basus firmus, B. Licheniformis yang biasa dipakai dalam perikanan sistem RAS.

–              Pemberian POC, ZPT asam amino. Pemberian POC harus disesuaikan dengan kondisi tanaman.

Kondisi yang harus diperhatikan
Tidak memberikan POC generatif untuk vegetatif. Atau sebaliknya
Konsep pemberian ZPT(Zat Perangsang Tumbuh) harus disesuaikan dengan kondisi tanaman.
Pemberian ZPT harus memperhatikan kondisi.
Dosis POC disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Over Dosis hanya akan menghamburkan biaya dan tidak berdampak baik pada tanaman.
Pemberian Asam Amino disarankan max 250cc perpohon.250 cc diencerkan dgn 8 liter air.

tumpukan buku

Durian : Maintenance Dan Produktifitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>