«

»

Jul 21

Enzim, Anugerah Terindah Kepada Bioteknologi

Enzim, Anugerah Terindah Kepada Bioteknologi

Nikmat Terindah Dari Allah Kepada Semua Makhluk Hidup

(Disarikan dari berbagai literatur, wikipedia, uji lapangan dan pengalaman pribadi)

Enzim sejak ditemukan di indikasi ada 3000an jenis enzim

Oleh : Drs. Muhammad Farhan dan Hadi Winarto

Ilustrasi sederhananya, begini : Atlit binaraga tubuhnya ber-otot dan lengannya berbuku-buku bukan karena lauk pauk, buah, susu dan nasi penuh semeja tapi karena vitamin, asam amino dan nutrisi dengan dosis yang tepat. Itulah penyebab binaragawan itu tubuhnya atletis dan sehat. Lauk pauk satu meja pasti harganya mahal, sedangkan vitamin satu kapsul atau sebutir pil nutrisi biayanya jadi murah. Begitu juga ternak, dengan bahan pakan sederhana bisa bermutu tinggi atas campur tangan enzim.

Daun kates mampu melunakkan daging atas kerja enzim papain.

Mengunyah nasi hingga berasa manis karena peran enzim amilase yang terdapat pada kelenjar ludah, merubah amilum jadi maltosa.

Enzim adalah biomolekul berupa protein, terdiri dari satu atau lebih rantai polipeptida, mengubah senyawa dan mempercepat proses reaksi dengan mengubah molekul awal yang diikat secara spesifik oleh enzim menjadi molekul lain, mengaktifkan senyawa lain secara spesifik dan disebut biokatalisator.

Salah satu fungsi enzim adalah sebagai katalisator yang mempercepat terjadinya laju sebuah reaksi. Dalam usus berfungsi melancarkan proses pencernaan.

Dari ribuan enzim, dibawah ini beberapa nama enzim penting dan fungsinya terutama bagi yang menggeluti ilmu bioteknologi :

  • Selulose : Mengurai selulosa menjadi senyawa selabiosa
  • Amilase : Mengurai amilum menjadi senyawa maltose.
  • Pektinase : Mengurai pektin menjadi senyawa asam pektin.
  • Maltosa : Mengurai maltosa menjadi senyawa glukosa.
  • Sukrosa : Mengurai sukrosa menjadi senyawa glukosa serta fruktosa.
  • Laktosa : Merubah senyawa laktosa menjadi senyawa glukosa serta galaktosa.
  • Pepsin : Memecah senyawa protein menjadi asam amino.
  • Tripsin : Mengurai pepton menjadi asam amino.
  • Entrokinase : Mengurai senyawa pepton menjadi asam amino.
  • Peptidase : Mengurai senyawa peptide menjadi asam amino.
  • Renin : Mengurai senyawa kasein dan susu.
  • Gelatinase : Mengurai senyawa gelatin.
  • Lipase : Mengurai lemak menjadi gliserol serta asam lemak.
  • Fostatase : Mengurai suatu ester dan mendorong terjadinya pelepasan asam fosfor. Enzim renin, kasein, pepsin terdapat dalam lambung, aktifitasnya mengubah kaseinogen menjadi kasein.
  • β-galaktosidase : Dihasilkan oleh bakteri E.coli yang ditumbuhkan di dalam medium yang mengandung laktosa.
  • Katalase : Bersifat antioksidan pada makhluk hidup, membantu mengubah hidrogen peroksida yang berasal dari respirasi (pernafasan) menjadi air dan oksigen. Hal ini dilakukan oleh tubuh melalui enzim katalase karena hidrogen peroksida berbahaya bagi tubuh bersifat korosif.
  • Oksidase : Mempercepat penggabungan ikatan oksigen pada substrat tertentu yang spesifik dengan mengkatalisis transfer elektron, dalam waktu serentak, oksigen direduksikan menjadi air.
  • Karbosilase : Bertugas merubah asam organik dengan cara bolak balik.
  • Hidrase : Menambah atau mengurangi air dari senyawa spesifik tertentu. Contoh enzim hidrase seperti fumarase, konitase, enolase.
  • Dehidrogenase : Fungsinya memindahkan hidrogen darimolekul ke molekul lain, membantu melangsungkan proses oksidasi didalam sel.
  • Desmolase : Enzim oksidase dan reduktase pekerjaannya membantu pemindahan ikatan karbon.
  • Karbohidrase : Mengkatalisis pemecahan karbohidrat. Contoh enzim ini : enzim maltose, laktose, selulose, amilase, pektinase, sukrose.
  • Protease : Disebut juga dengan proteinase, proteolitik atau peptidase, enzim yang mengkatalisis pemecah rantai protein dalam tubuh, sehingga protein yang masuk melalui makanan dari molekul kompleks menjadi molekul sederhana yang diserap dalam pembuluh darah, di sirkulasi menuju seluruh tubuh. Contoh dari enzim protease adalah enzim peptidase, renin, tripsin, enterokinase, peptidase, gelatinase dan pepsin.
  • Esterase : Sebuah enzim yang mengkatalis pemecahan rantai ester, terutama yang ditemukan di dalam asam nukleat dan juga lipid (lemak) Contohnya enzim fosfatase dan lipase.

Karakter Enzim

Hanya disintesis oleh sel dan dalam sel enzim mempunyai tempat khusus dalam sel. Temperatur yang terlalu tinggi enzim akan mengalami denaturasi. Sedangkan pada suhu 0″C, enzim tidak aktif. Derajat keasaman enzim pada lingkungan adalah netral (tidak asam maupun basa). Pada saat pH terlalu asam maupun terlalu basa, enzim akan menurun aktifitasnya. Makin tinggi konsentrasi enzim, maka reaksi akan meningkat hingga batas tertentu Kecepatan laju reaksi akan meningkat bila konsentrasi subtrat meningkat.

Enzim itu unik kan spesifik

Protein : Sifat protein sama dengan enzim, tapi sifat enzim tidak berlaku untuk protein. Sebab hampir separo jumlah protein dalam sel adalah enzim.

Katalis : Enzim adalah katalis yang merubah gerak reaksi tanpa ikut bereaksi. Kerja enzim dapat di atur. Enzim mampu meningkatkan laju reaksi pada kondisi yang biasa, Tingkat katalisasi yang diberikan oleh enzim juga lebih tinggi dibanding katalis biasa dalam segi peningkatan laju reaksinya.

Aktif : Molekul yang awalnya hanyalah substrat diaktifkan menjadi produk oleh enzim. Enzim tertentu hanya bisa mengikat substrat tertentu (spesifik)

Struktur enzim disebut Holoenzim, terbagi 2, apoenzim dan kofaktor. Apoenzim berperan sebagai pengatur enzim, yaitu bagian enzim aktif yang terdiri atas protein yang bersifat tidak stabil dan mudah berubah. Kofaktor menjaga fungsi enzim tetap normal. Kofaktor adalah komponen berupa molekul yang bersifat nonprotein. Kofaktor mempunyai ikatan terhadap protein enzim.

Kofaktor terbagi 2 lagi,

  1. Molekul organik, contohnya vitamin.
  2. Molekul non-organik. Enzim ada yang tidak mempunyai struktur lengkap (apo enzim atau kofaktor) Misal, enzim ribonuklease pankreas hanya memiliki polipeptida saja.

Mana yang paling penting ? semua enzim bekerja sesuai dengan fungsinya. Saat ini enzim sudah digunakan disemua lini baik industri pengolahan makanan dan suplemen atau pabrik pakan ternak.

Didunia agrokultur enzim mampu menekan dan mengurangi jumlah ransum dan menekan biaya produksi secara mencengangkan :

  • Menekan FCR (feed convertion ratio)
  • Meningkatkan Survival Rate (SR) atau tingkat hidup
  • Meningkatkan ADG (average daily gain) dipeternakan ruminansia.
  • Mempercepat proses fermentasi. (Klik link ini, Bioteknologi, apa itu fermentasi)
  • Pengawet makanan, sayuran dan hasil panen tanpa unsur kimia (boraks dan formalin)
  • Mencetak sebuah produk menjadi organik (rendah lemak, bebas bakteri dan menekan jumlah kadar logam)
  • Meningkatkan mutu air, mematangkan air aquarium dan kolam budidaya.

Dan berjuta manfaat enzim bagi semua makhluk hidup.

Bacaan penting lainnya, klik tautan ini

Kultur Daphnia Magna dengan Mudah

Pakan Ayam Broiler Dari Nunukan

Sekilas Info Tentang Udang Vannamei

Pupuk Air Organik Peningkat Mutu Air

Enzim Papain Tingkatkan Panen Ikan

Mencetak Ikan Nila Organik 100% Berhasil

Atraktan Untuk Pakan Ikan

Booster Fish

Enzim, Anugerah Terindah Kepada Bioteknologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>