«

»

Oct 19

Enzim Lumbrokinase Untuk Benih Lele

Enzim Lumbrokinase Untuk Benih Lele

Oleh : Hadi Winarto

Efektifitas enzim lumbrokinase terbukti cukup memberikan kontribusi yang signifikan pada budidaya lele segmen pembenihan.

Uji coba lapangan

Lokasi                                    :             Jember

Waktu                                   :               Juli 2016

Strain                                    :               Masamo

Jumlah kolam                    :               2 buah

Ukuran kolam                    :                400cmx250x60cm

Jenis kolam                         :               Beton, kotak, central drain dan terbuka

Ukuran benih                    :                  2-3cm

Jumlah tebar                      :                100.000 ekor perkolam

pH                                          :               6,7-7,1

Amoniak                              :                1,5 ppm

Bakteri                                  :                max 5%

Suhu                                      :               28-32

Takaran enzim                   :                 Enzim lumbrokinase 250mg per-kg pakan

                                                                Enzim protease 250mg per-kg pakan

Perlakuan air                      :               1.            Resirkulasi 1000 liter perjam,

2.            Pemberian pupuk air organik 25ml pada waktu persiapan kolam.

3.             Penggunaan mesin ozon selama 4 jam perhari.

Hasil uji coba                      :               Pada kolam yang diberi enzim lumbrokinase dan protease menghasilkan

Ukuran bibit menjadi 7-9 dalam waktu 8 hari sebanyak 50%.

Pada kolam yang tidak diberi enzim menjadi 7-9 dalam waktu 17 hari.

Warna air bening dan jernih.

Survival rate                      :                   0,5%

Enzim Lumbrokinase Untuk Benih Lele

Uji coba singkat dan sederhana ini memberikan harapan nyata bahwa pemberian enzim protease dan enzim lumbrokinase pada benih lele. Fase penelitian ini hanya menganalisa pemberian enzim yang dibibis kepakan. Masih membutuhkan puluhan penelitian lebih lanjut dari berbagai variabel seperti penggunaan resirkulasi, pupuk air organik, ozonisasi, pakan yang digunakan (nilai nutrisi, jumlah pemberian, waktu pemberian dll), bentuk kolam (tinggi air dan luas) atau perpaduan dengan jenis enzim lainnya, suhu ideal, turbidity dan kain-lain.

Uji coba ini juga bisa dilakukan pada ikan jenis air tawar lainnya seperti patin, nila, bawal, betik, papuyu, sidat, gabus, ikan mas atau gurame dan diharapkan para peternak gemar melalukan riset disamping berbudidaya dan mengejar profit. Hasil sebuah riset pasti akan menghasilkan pada periode panen berikutnya dan bisa berbagi dengan pembudidaya lain.

Berbeda tempat, wilayah akan berbeda hasil, cara penangananpun tidak sama. Perbedaan utama terletak pada mutu air seperti pH, turbidity, suhu air dan bacteri. Jumlah tebar, luas kolam menentukan jumlah amoniak yang dihasilkan. Strain atau galur tertentu juga bisa tidak ideal di wilayah yang berbeda. Pesannya adalah satu kolam atau satu tutorial tidak mutlak bisa dijadikan referensi.

aa tri2

Pupuk Air Organik Peningkat Mutu Air

Sekilas Tentang Enzim Amilase

TOP PRODUCT BOOSTERFISH FARM

Enzim Lumbrokinase Untuk Benih Lele

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>