«

»

Jul 17

Enzim Papain Tingkatkan Panen Ikan

Enzim Papain Tingkatkan Panen Ikan

Enzim papain tingkatkan daya serap nutrisi (protein) pada pakan ikan.

Oleh Hadi Winarto, Sugiarto dan Syahril.

Penelitian bersama teman teman saya membuktikan, pakan ikan yang mengandung enzim papain meningkatkan laju pertumbuhan ikan. Buah kates atau pepaya, mengandung getah enzim protease yang bersifat proteolitik dan mampu mengurai protein.

50 lebih asam amino yang terkandung dalam kates, asam amino pada kates seperti : Asam glutamat, treonin, alanin, serin, asam aspartat, proloin, glisin, sistein, valin, isoleusin, leusin, tirosin, fenilalanin, histidin, lisin, triptofan, dan arginin. Bersama enzim bromelin (nenas) merupakan sumber enzim proteolitik. Papain memiliki kemampuan mengurai protein dengan cepat. Enzim protease yang terkandung di dalamnya mampu menghidrolisa protein dari senyawa komplek menjadi senyawa sederhana, pakan yang dibibis dgn enzim papain dapat dicerna dan diserap optimal oleh ikan. Enzim papain termasuk dalam enzim exogenous. Sementara enzim proteolitik seperti protease yang dihasilkan sendiri oleh tubuh ikan merupakan enzim endogenous. Enzim exogen ini akan membantu mengurai atau menghidrolisa protein dalam tubuh ikan. Hasil survei sementara (akan ada survei lanjutan) pada ikan nila selama 5 bulan mengindikasikan jika pemberian enzim papain dalam pakan ikan meningkatkan kegiatan enzim protease. Aktivitas perombakan protein dalam usus hingga penyerapan asam amino lebih sempurna dan bertambahnya tingkat kecernaan pakan pada proses metabolisme. Asupan enzim papain dan sistem pembuatan enzim papain yang baik dalam pakan ikan nila pun meningkatkan mutu pemanfaatan pakan. Dari perlakuan jumlah papain :

2% menjadi 48%

2,25% menjadi 51%

3% menjadi 60%.

Pada uji control ( tanpa penambahan enzim papain, menghasilkan nilai 38%. Kecernaan yang meningkat juga menaikkan kemampuan penyerapan asam amino ke dalam tubuh ikan.

Hasil analisa lapangan terhadap ikan lele, efisiensi pemanfaatan pakan seperti ini :

1% menjadi 51%

1,5% menjadi 54%

2,5% menjadi 65%

Sementara pada kontrol hanya meraih angka 42%. Angka rasio ini menuturkan tingkat efisiensi protein. Semakin tinggi nilai rasio efisiensi, semakin efisien daya serap protein pakan. Penentuan kualitas protein suatu pangan dapat dilihat dari seberapa banyak protein tersebut dapat dicerna dan diserap oleh tubuh. Protein yang mudah dicerna menunjukan jumlah asam amino yang dapat diserap dalam tubuh karena sebagian dibuang oleh tubuh bersama kotoran (feses) ikan. Protein terhidrolisa asam amino semakin banyak, semakin meningkat jumlah asam amino yang dapat diserap dan digunakan oleh tubuh ikan. Pencernaan ikan bekerja makin mudah.

Begini : Coba anda kurangi makan buah, pasti daya cerna usus anda akan menurun. Jadwal buang air besar tidak tetap, aroma busuk menguat dan feses berwarna gelap.

Penelitian lele dan nila dilakukan oleh Pak Giarto di Pekanbaru (2010). Ternyata penelitian Pak Syahril di Aceh (2010) terhadap bandeng lebih menakjubkan, hasil panen meningkat menjadi 65%. (kenapa terjadi peningkatan signifikan, karena budidaya sebelumnya masih tradisional).

Lalu, ke bandeng lebih bagus ya pak. Maybe no maybe yes, perlu uji lapangan lebih banyak. Tergantung teknik pembuatan enzim, sterilitas alat-alat yang digunakan, aplikasi dilapangan, teknik pemrosesan dan tergantung mikroba dan nutrisi yang digunakan pada saat proses fermentasi.

Membuat enzim papain itu mudah.

Enzim papain hendaknya dibuat sendiri. Gimana cara membuat dan aplikasinya ? Just call me : Hadi 081224217112, Free to All

margono

Sistem resirkulasi sederhana

Enzim Papain Tingkatkan Panen Ikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>