«

»

Oct 04

Improvisasi dari Pedalaman Kalbar

Improvisasi dari pedalaman Kalbar

Pakan Alternatif PatinPatin penen 7 bulan

patin

Dari Palangkaraya Pak Aris Budi Utama me

‘release’

uji coba lapangan terhadap budidaya ikan Patin dengan menggunakan singkong sebagai bahan utamanya.

Awal tebar                          : 10.000 ekor

Ukuran                                 : 2 inch

Jenis kolam                        : terpal

Hasil                                     : 7 bulan panen sementara peternak lain panen pada bulan ke-9

Cara pemberian pakan :

  1. Pemberian pakan pada 60 hari pertama menggunakan pelet pabrik.
  2. Pada hari ke-61 kombinasi pelet pabrik dan pakan alternatif atau buatan sendiri selama 15 hari
  3. Setelah 15 hari terkahir memakai pakan kombinasi diganti total dengan pakan buatan sendiri.

Formula pakan buatan

Singkong/gaplek              60%

Tepung ikan                      20%

Tepung jagung                 20%

Enzim                                   0,5%

Cara pembuatan

Singkong direbus sampai benar-benar matang, dinginkan, campurkan ke-empat bahan lainnya, Pak Aris menumbuk adonannya dengan menggunakan lumpang agar menjadi homogen. Bentuk dari pakan tersebut menyerupai bakso atau getuk. Disimpan pada wadah/tong/drum selama 24 jam (kedap udara). Sesudah itu pakan buatan sudah bisa diberikan pada ikan patin. Komposisi ini bisa digunakan pada ikan lele, sedangkan untuk ikan Nila bahan-bahannya sama namun komposisinya berbeda (baca : pakan alternatif untuk ikan Nila)

Pakan ini bisa disimpan selama 5 hari.

Cara pemberian pakan

Mengingat pakan ini tenggelam dan agar tidak langsung tenggelam dibuat bambu-bambu kecil yang disusun diatas permukaan kolam dengan jarak 2 cm atau 3 cm atau dibuat media dari ram kawat yang sisi pinggirnya diikatkan kebambu agar mengapung dipermukaan kolam.

Pada saat pakan diberikan pakan tetap mengapung agar diketahui ikan sudah kenyang atau belum. Cara ini untuk indikator berapa jumlah pakan yang diberikan dan meminimalisir pakan yang tidak terserap oleh ikan. Cara ini harus digunakan pada pakan yang tenggelam dengan bahan dan formula apa saja.

Perlu diketahui bahwa pakan yang tidak terserap dan feses ikan akan menjadi amoniak dalam waktu 12 jam. Cara ini cukup membantu disamping pemakaian media sipon / central drain pada kolam.

Formula berbasis singkong ini sudah di uji coba ikan-ikan lain oleh Pak Aris dan memberi hasil yang signifikan. Beberapa pendapat dari pengamat formula tersebut terletak pada komposisi dan cara perlakuan managemen pakan.

  1. Pakan mengandung zat Lysine, methionine, enzym amilase, protease dan sellulose
  2. Terjadi peningkatan protein secara alami saat penyimpanan selama minimal 24 jam yang menimbulkan jasad renik/ makhluk hidup yang mengandung protein tinggi.

Menurut penuturan jujur dari Pak Aris sebenarnya formula dan cara-cara pembuatan pakan berbahan singkong ini diperoleh dari peternak Patin dari pedalaman di kalimantan yang sudah berusia 72 tahun. Awal informasi inilah yang mengusik “sense of responsibility” Pak Aris melakukan uji coba pada jenis ikan lainnya. Berbulan-bulan Pak Aris melakukan beragam kombinasi hingga menemukan formulasi yang tepat. Dituturkan oleh Pak Aris pada ikan gurami tidak menemukan kesimpulan apapun. Pada ikan Patin, Nila dan Lele sudah diperoleh komposisi yang tepat untuk ikan Mas, Bawal masih menunggu hasil untuk 5 bulan mendatang.

Pembaca, sumber daya ada batasnya, kreatifitas tanpa batas.

Selamat ber-improvisasi.

 

PP booster fish

keyword pakan ikan lele, pakan organik

Improvisasi dari pedalaman Kalbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>