«

»

Jan 17

Intonasi Suara Dalam Negosiasi

Intonasi Suara Dalam Negosiasi

Oleh : Hadi Winarto

(Intonasi Suara Dalam Negosiasi, naskah ini ditulis, 8 Januari 2015, sambil menunggu Istri terbaring sakit dikamar G4 LT.III,  Rumah Sakit Bina Sehat, Jember. Jatim, kami rilis untuk pengunjung setia site ini)

Peni Pintarto, ST. 47 tahun, adalah salah satu pengusaha dan kontraktor yang cukup disegani di kota Jember, Jatim. Disamping berkarier sebagai karyawan di Perusahaan Daerah Air Minum  (PDAM) Kabupaten Jember, Mas Peni (demikian saya memanggil)  juga sering diundang diberbagai pelatihan sebagai narasumber diseluruh Indonesia,  18 tahun malang melintang bergumul dengan mekanikal elektrikal, instalasi air, instalasi pengelolaan limbah air dan tetek bengek dunia teknik. Memenangkan berbagai lomba dan penghargaan dibidang science dan teknik.

Berasal dari desa sejuk Jambewangi Banyuwangi ini berangkat dari nol koma nol hingga sukses hidup bahagia bersama keluarga, dibuktikan juga anak-anaknya kuliah di perguruan tinggi bergengsi.

Bak seorang detektif  amatir, 6 bulan belakangan ini saya asyik memperhatikan Mas Peni mencari tahu apa dibalik kesuksesannya dalam karier, finansial dan spiritual. Sukses dalam relasi pergaulan, dalam hubungan vertikal maupun horizontal.

Saya mencatat sekitar 7 orang rekan se profesi sesama kontraktor memiliki skill, performance, attitude dan fighting spirit yang sama lantas kenapa orang ini agak berlebih status sosialnya dibanding kawan-kawannya. Saya berusaha merayapi rahasia dibalik tabir ini.

Mencari jawab kesuksesan seseorang sebenarnya mudah namun pada Mas Peni pengecualian, mengingat jika saya membuat compare keberhasilan dengan teman-temannya kurang lebih sama, semisal menilai sukses dipertautkan dengan kecerdasan, keahlian, daya gempur, teknik negosiasi Mas Peni seorang low profile adanya, kelebihannya setara saja dengan rekan seprofesinya apalagi dibandingkan dengan seorang negosiator marketing sebuah produk atau seorang public relations.

Lantas  apa korelasi dan simpul benang merah kesuksesannya. Pada suatu waktu saya ikut memdengarkan manakala Mas Peni berdialog serius dengan calon rekanan (menggarap sebuah proyek dan DEAL), tahulah saya sekarang, dalam buku referensi dan kitab managemen mengajarkan bagaimana menjadi negosiator ulung saya tidak menemukan indikator apapun dalam diri Mas Peni namun sekarang saya haqul yakin keyword sukses Mas Peni terletak dari 3 faktor dibawah ini :

1. Intonasi suaranya dalam bertutur.

Piawai membidangi suatu keahlian (skill), nuansa kejujuran (moment of truth), watak (character) dan teknik wicara (conversation) belumlah cukup, saya menemukan ciri khas didiri Mas Peni, kelebihan nada intonasi suaranya dia lebih unggul satu strip dibanding kerabatnya.

2. Mencitrakan diri agar tidak ditakuti.

Mas Peni menguasai panggung negosiasi sebagai pribadi yang disukai (the preffered connection) serta menghindari suasana intimidasi. (baca artikel saya yang lain BUANGLAH AMARAH ANDA)

3. Memilih menghormati.

Naik turunnya irama bisnis, dinamika dalam memenangkan sebuah proyek tidak luput conflict of interest. Mas Peni memilih menhormati dan memberi maaf, mengalah serta  memetik hikmah dibalik peristiwa itu.

Triple keyword ini yang banyak mengantarkan banyak orang menang dalam duel negosiasi, tentu saja ajaran ajaran bijak lainnya yang harus ditaati seperti.

  1. Mengendalikan momentum yang tepat kapan berbicara dan kapan harus mendengar.
  2. Mencari jalan tengah dan win-win solutions, mengutarakan penawaran terbaik
  3. Berbicara sambil terus tersenyum, memperlihatkan antusiasme dan empati
  4. Tidak pamer kebisaan, tapi memperlihatkan kebijaksanaan.
  5. Mampu membuat solusi  alternatif tatkala mengalami kebuntuan.
  6. Objektif dan fleksibel.
  7. Good guy, tenang dan emosi tetap terjaga.
  8. Mampu menemukan kesamaan persepsi.
  9. Bisa mengatur timing yang tepat saat menentukan deadline

Materi dikursus kursus menejemen, costumer service, costumer satisfaction dan sekolah kepribadian menerapkan prinsip ini. Artikel ini saya tulis berharap sebagai sumbangsih untuk menambah wawasan tentang teknik negosiasi  bagi visitors namun saya harus menambahkan hal lain sebagai kekuatan ketiga (the third powers) mengapa Mas Peni berkibar, saya menangkap andil istri yang bersahaja juga ikut menentukan keberhasilannya.

Justru saya tidak bisa mendefinisikan apakah  dua keyword diatas sebagai faktor sukses atau justru  peran istri menjadi piranti dominan disamping intonasi sebagai senjata alami yang dianugerahi Tuhan kepada Mas Peni. Atau semua  faktor ini rangkuman yang bergerak beriring bersinergi.

Sebenarnya naskah ini sudah saya tulis 4 bulan yang lalu namun saya ragu mem post di situs kesayangan insan agro ini takut naskah ini menjurus ke kultus individu dan subyektif.

Kembali saya mengulang, saya tidak bisa membuat rank, apakah sukses Mas Peni mampu menjadi dirigen tunggal dalam konser negosiasi yang mengandalkan intonasi suara menjelma menjadi sang penakluk atau peran istri tercinta yang jauh dari dandan, salon, plesiran atau rajin jadi  members arisan ibu-ibu dan bergelar madame rumpi diteras tetangga. Ck ck ck.

Well, andai istri anda masih terkena pola hidup konsumtif, pesolek, gemar macak atau tidak memiliki sense of social dan belum bisa menteladani pola hidup sederhana, agaknya artikel saya ini tidaklah berguna. Hmmm.

Terima kasih, selamat bernegosiasi.

 

PENI PINTARTTO AND HIS FAMILY IN PIC

juara_3

FOTO : 1

Memenangi lomba yang diselenggarakan oleh PERPAMSI, memegang banner berhadiah Rp.7.500.000,-

Boyani-Kepala-Sekolah_resize

 

FOTO : 2

 

Ibu Yani, istri tercinta, akrab dipanggil bunda Yani, memiliki sense of responsbility yang tinggi (dibalik pria sukses ada wanita hebat yang mendampingi, agaknya slogan ini yang melekat pada bunda Yani)

angger

FOTO : 3

Angger Prasetyo, sedang menyusun skripsi, menimba ilmu di Teknik Nuklir Jogjakarta, gemar ngotak-atik benda elektronik dan meneliti. Meyakini bahwa : SEO atau search Engine Optimization bukanlah teknikal namun sebuah seni. Maybe Man !

nesti2

FOTO : 4

Manesti Pangestuti, dipanggil Nesti, friendly and smart. kuliah jurusan Sastra Jepang Universitas Brawijaya Malang, Jatim. Suka update status dalam bentuk prosa lyric yang indah.

GALANG

FOTO : 5

Galang Dharma Aji, kutu buku, kelas VI SD Muhammadyah di Jember.

prima

FOTO : 5

Prima Amalia Dewi, Hobby mengarang, Klas IV SD Muhammadyah di Jember

 

Data proyek-proyek yang pernah digarap dan catatan prestasi.

Peningkatan Nilai Faktor Daya Listrik Dalam Rangka Efisiensi Energi.Di RSUD dr. Soebandi Jember.

Instalasi Pengolahan limbah air Rumah sakit

Pembuatan panel listrik untuk penghematan di berbagai tambak udang, pabrik gula, pabrik pengolahan beras dan diberbagai  industri lainnya.

Instruktur dan guest speakers diberbagai pelatihan teknik.

Berbagai penghargaan dan piagam perlombaan bidang teknik.

Pembuatan bahan bakar alternatif dari sekam padi.

Bio data keluarga

Istri, Boyani, Spd, Mpd,  Kepala Sekolah TK di Kalisat Jember, Jatim.

Anak, Angger Prasetyo,  kuliah di Fakultas Teknik Nuklir Jogjakarta.

Anak, Manesti Pangestuti, kuliah Fakultas Sastra Jepang Universitas Brawijaya Malang, Jatim.

Anak, Galang Dharma Aji, kelas 6, SD Muhammadyah Jember, Jatim

Anak, Prima Amalia Dewi, kelas 4, SD Muhammadyah Jember, Jatim

PP booster fish

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>