«

»

May 11

Jamur Tiram, Nutrisi Masa Depan

Jamur Tiram, Nutrisi Masa Depan

Oleh Awwaluddin Yudha Iswanto, ST

Sebuah  proposal

BUDIDAYA JAMUR TIRAM KUB “MITRA ALAM SEJAHTERA”

Jl Diponegoro RT/RW 17/04 Kel.Kotakulon, Kec.Bondowoso,Kabupaten Bondowoso

Pertumbuhan perekonomian yang semakin berkembang , kita di tuntut menggali potensi yang ada di daerahnya masing-masing untuk hasil yang semaksimal.

Keinginan untuk memberikan manfaat yang  besar bagi masyarakat maka dengan segenap pengetahuan dan berbagai hasil survei serta konsultasi, penulis menyusun proposal pengembangan usaha jamur tiram  ini. Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jamur kayu yang  sangat baik untuk dikonsumsi manusia. Jamur tiram juga memiliki nilai gizi yang tinggi. Jamur tiram mengandung

  • Protein sebanyak 19 – 35 % dari berat kering jamur,
  • Karbohidrat sebanyak 46,6 – 81,8 %.
  • V B1, riboflavin atau vit. B2, niasin, biotin
  • Garam mineral dari unsur-unsur Ca, P, Fe, Na, dan K dalam komposisi yang seimbang.

Dibandingkan dengan daging ayam kandungan protein 18,2 gram, lemak 25,0 gram, karbohidrat 0,0 gram, jelaslah kandungan gizi jamur lebih lengkap sehingga tidak salah bila jamur disebut Jamur Tiram, nutrisi masa depan

Jamur tiram juga bermanfaat dalam pengobatan, seperti :

  • Dapat menurunkan tingkat kolesterol dalam darah.
  • Memiliki kandungan serat mulai 7,4 % sampai 24,6% yang sangat baik bagi pencernaan. Antitumor,  antioksidan.

Jamur tiram merupakan  salah satu produk komersial dan dapat dikembangkan dengan teknik yang sederhana :

  • Budidaya jamur tiram memiliki prospek ekonomi yang baik.
  • Pasar jamur tiram yang telah jelas serta permintaan pasar yang selalu tinggi memudahkan para pembudidaya memasarkan hasil produksi jamur tiram.

Bahan baku yang dibutuhkan bahan yang murah dan mudah diperoleh seperti serbuk gergaji, dedak dan kapur, proses budidaya tidak membutuhkan berbagai pestisida atau bahan kimia  lainnya.

Membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar pertanian jamur tiram.

TUJUAN

Memperkenalkan jamur tiram secara luas kepada masyarakat melalui  pendekatan kualitas (cita rasa, mutu dan kesegaran) dan pendekatan pelayanan konsumen.

Membuka pelatihan budidaya jamur tiram kepada masyarakat secara luas

Mensosialisasikan manfaat jamur tiram bagi kesehatan masyarakat sekitar Bondowoso dan sekitarnya.

Sasaran

Kelompok masyarakat sekitar Kabupaten Bondowoso yang berpotensi melalui usaha produktif dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitarnya yang memiliki usaha yang berkelanjutan.

Gambaran Umum Masyarakat Bondowoso

Kelompok usaha Bidang UMKM yang  kami usulkan untuk mendapat fasilitas pemberdayaan usaha ekonomi produktif adalah kelompok masyarakat yang  perekonomiannya masih kurang yang berada di kawasan Kabupaten Bondowoso.

Potensi

Pengembangan Kelompok Usaha pembudidaya jamur tiram di dukung oleh keter sediaan tenaga kerja dan bahan baku yang memadai. Sedangkan potensi pasar cukup besar.Permintaan konsumen terus meningkat. Area pemasaran jamur mencakup area wilayahKabupaten Bondowoso.

Pokok masalah

Sebagai sebuah usaha ekonomi maka kelompok usaha masyarakat pembudidaya jamur tiram memiliki banyak keterbatasan-keterbatasan dalam mengembangkan kegiatan produksinya.Permasalahan tersebut antara lain :

Terbatasnya peralatan produksi yang ada dan kualitas peralatan yang mereka belum miliki.

Terbatasnya aspek permodalan.

RencanaAnggaranBiaya (RAB)

Anggaran biaya yang diajukan dalam rangka pengembangan usaha wirausaha pembudidayaan jamur tiram adalah berupa pemberian bantuan peralatan rincian sebagai berikut:

 

No Uraian Kebutuhan Bantuan Peralatan Satuan Volume Harga Satuan(Rp.)
1 Mesinpengayak serbuk kayu 1 buah 6.000.000
2 Spinner 1 buah 5.000.000
3 Mesinmixer pencampur bahan 1 buah 7.000.000
4 Steamer 1 buah 10.000.000
5 Boiler uap 1 Buah 5.000.000
6 Auto clave (penyeteril bibit kapasitas 100 botol) 1 buah 3.000.000
7 Mesin packaging baglog 1 buah 30.000.000
8 Vacum sealer 1 buah 2.000.000
9 Sprayer tanaman 1 buah 500.000
10 Vacum vraying 1 buah 15.000.000
Total Rp 83.500.000

 

Analisa, deskripsi produk dan prospek pasar

Budidaya jamur tiram di Jawa Timur memiliki pasar yang jelas. Harga yang tinggi bila dibandingkan dengan tanaman sayuran lainnya :

Permintaan jamur tiram di daerah Jawa Timur dan sekitarnya mencapai
70-100ton /hari. Produksi jamur tiram 30-50ton /hari.

ANALISIS KEUANGAN   (Skala Produksi 40.000 baglog)

Modal tetap

8 x Rp 5.000.000 =  Rp 40.000.000

Biaya Penyusutan
Jika nilai ekonomis lahan dan peralatan  diasumsikan 5 tahun (12musim), maka

Rp.40.000.000  : 12 musim = Rp 3.400.000/tahun

Modal kerja (Biaya operasional)
a. pembelian 40.000 baglog

Rp.2.000 x 40.000 baglog = Rp.80.000.000
b. Gaji pegawai

4 orang x Rp.500.000/bulan = Rp.2.000.000
Jumlah total per musim Rp.2.000.000 x 5 bulan = Rp.10.000.000,-

Total Modal = Rp.40.000.000  + Rp.10.000.000

Pendapatan kotor

16.000kg/musim x 10.000 = 160.000.000

Biaya Produksi = Rp.3.400.000  + Rp.82.000.000 = Rp.85.400.000

Pendapatan bersih (Net Profit)  =  Rp.160.000.000 – Rp.85.400.000 = Rp.74.600.000

Break Event Point
BEP Produksi       = Rp.85.400.000 / Rp.10.000

Artinya budidaya jamur tiram tidak mendapat untung dan juga tidak mengalami
kerugian bila jumlah produksi sebesar 8.540 kg
BEP Harga            = Rp.85.400.000  /  16.000kg
Artinya usaha ini tidak mendapatkan untung dan juga tidak mengalami kerugian
bila harga jual Rp.5337,5 /kg

Benefit Cost Ratio
BC Ratio               160.000.000 :  84.500.000

Artinya pendapatan bersih yang diperoleh dalam usaha budidaya jamur
adalah 1,89 di atas total biaya.

RoI

Return of Investment    74.600.000 : 85.400.000 x 100% =  87,35% per musim.

Pembagian keuntungan

Pembagian keuntungan bersih direncanakan adalah sebagai berikut:
Kepentingan sosial          :  10% (zakat 2,5% + kepentingan sosial 7,5%)

Profit

Pengembangan usaha   :  25 % profit

Pengelola            :  20 % profit

Dividen investor               :  45 % profit (20% profit share ; 25%  pengembalian modal)

inkubasi

roses logging

 

vroses vengevakan

Menampung cabe jamu kering

untuk pulau jawa minimal 250kg, untuk pulau luar jawa 500kg. (harga fluktuatif sesuai mekanisme tata-niaga cabe jamu)

Harga cabe jamu kering hari ini di tingkat petani Rp.68.000 perkg

Stock tersedia hari ini di lumajang 750kg

Menampung Cabe hias (rainbow, peter pepper dll) khusus jawa timur

Rp.5000 perpolibag usia 1 bulan

Rp.10.000 perpolibag usia 2 bulan

Rp.15.000 perpolibag usia 3 bulan

 

Keyword dan yang berkaitan dengan artikel ini

jamur tiram cacing tanah dan cabe jamu

Jamur Tiram Raksasa Berkat Hormon

Link Lainnya

Membuat Mesin pelet Ikan Sederhana

Daftar Gizi Ternak Anda

Enzim Untuk Ayam Organik

 

PP booster fish

Jamur Tiram, Nutrisi Masa Depan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>