«

»

May 04

Komisi Pemberantasan Keong mas (KPK)

Komisi Pemberantasan Keong mas (KPK)

Oleh  : Hadi Winarto

Komisi Pemberantasan Keong mas (KPK) dari Madura. 

Petani Madura, Bali dan daerah agraris lain di nusantara ini sering tak berdaya terhadap betapa keong mas sudah memporak-porandakan sawah mereka. Mulai dari Keong berukuran bulir-bulir padi hingga ukuran pentol bakso. Modus operandi yang dilakukan keong mas menghancurkan tanaman padi dengan cara :

  • Menggerogoti akar padi muda, benih padi berumur 1-5 hari menjadi breakfast nikmat bagi keong mas.
  • Memanjat batang dan memakannya. Beranak pinak ditengah sawah ditandai telor-telor warna merah menggelantung dipucuk tanaman, berserakan dibibir pematang.
  • Memakan dedaunan muda padi. Perlahan padi rebah, kering dan kerontang.

Upaya pemberantasan korupsi kepada binatang ber-genre moluska (molluscaini  melibatkan penyuluh pertanian dan aparat desa. Semua petani satu desa melakukan hal ini :

  • Memunguti beramai-ramai gerombolan keong mas beserta antek-anteknya ini, namun upaya ini dinilai tidak efektif, esok muncul lagi hama ini.
  • Petani terheran-heran, saat ini keong mas yang diberikan kepada bebek, bebeknya malah mati. Disinyalir keong mas saat ini sudah terkontaminasi dengan berbagai jenis zat kimia seperti insektisida, fungisida dan pestisida (sebaiknya back to nature dunk, seperti cara-cara bertani di Eropa atau cara jadul kakek moyang kita)
  • Teknik pemberantasan keong mas dengan pemberian obat pada fase stadia vegetatif, namun cara yang disebut teknik modern juga tidak memberikan efek jera, hukuman mati tidak menuntaskan esensinya.
  • Melakukan pemupukan dengan kandungan K dan P sebelum tanam. Ini juga ga ngaruh.
  • Mengeringkan sawah 7-10 hari sesudah panen. Teknik ini diharapkan larva keong mas bisa diberangus. Cara ini juga tetap keong-keong datang bergerombol dari tempat lain saat padi mulai ditanam.
  • Petani membeli obat anti keong ditoko pertanian, harga Rp.50.000. sangat memberatkan. Secara parsial teknik ini membantu, tapi secara mutual  besar pasak daripada tiang.

Hadirin dan pembaca,

Isak tangis, problema peternak, nelayan, petani potensi kerugian selalu menghadang diberbagai sisi. Seseorang dari negeri di sebelah timur Indonesia memberikan pelajaran berharga bagi kita semua, nama akun di facebook nya bernama Ndi Irwan, semua postingan di wall FB nya sangat menyegarkan. Ndi Irwan orang yang ringan pena, tulisan tajam berkualitas  tentang agrobisnis selalu ditunggu, anda wajib berteman dengan beliau, salah satu mengatasi bencana keong mas pernah dia tulis satu tahun yang lalu, saya masih mengingatnya. Komisi pemberantasan keong mas yang dia bentuk minus izin prosedur administrasi penyelenggaraan negara keong mas.

Ini dia yang dilakukan Bang Ndi Irwan dari Makasar :

  1. Seyogyanya petani memiliki kolam-kolam lele dengan tujuan menambah penghasilan atau meningkatkan gizi extra keluarga.
  2. Buatlah sebuah kolam khusus atau empang dengan luas sesuai dengan kebutuhan  dan isi dompet anda. Kolam beri tanah 5cm untuk menciptakan jasad renik, hewan air, tanaman air dan lumut untuk pakan alami keong mas. Kolam cukup setinggi 100 cm dan isi air setinggi 20-30 cm, jangan lupa 50% dari permukaan ditanami eceng gondok, tujuannya eceng gondok sebagai media bagi keong mas untuk memadu kasih, eceng gondok sebagai pe-netralisir suhu udara, meningkatkan ph air, tempat keong ber- reproduksi, bertelor dan menyiapkan generasi korupsi tanaman padi masa depan.
  3. Panenlah keong Mas yang ada disawah, termasuk keong mas milik tetangga, dijamin tidak di-complain dan makin disayang tetangga.
  4. Diatas kolam keong diberi atap paranet agar anomali panas matahari tertahan dan sejuk.
  5. Dalam jangka waktu 15-30 hari, keong-keong akan bertelor, menempelkan larva kemana dia suka, anda jangan kuatir, keong tidak se-jenius bekicot. Keong mas hanya berputar-putar di ring kolam anda. Keong juga tidak seperti bekicot yang kanibal, bekicot memakan semua yang dilaluinya. Keong tidak. Keong anak yang manis, kerjaannya kawin dan kawin. Jika selama ini perkembangan keong menakutkan petani, tapi kreatifitas yang digagas sang maestro aquaculture dari timur ini menjawab misteri.
  6. Akhirnya, datanglah saat panen telor keong mas. Berikan telor-telor keong mas kepada lele. Ingat ya, bukan keong yang diberikan kepada si-kumis, tapi telornya. Biarkan keong mas berbiak. Jangan anggap keong seperti teroris lagi.
  7. Tahukah anda bahwa keong mengandung albumin yang tinggi (ikuti terus www.booster.com ini, naskah khusus tentang albumin akan segera kami rilis)

 

Well … btw, apakah anda masih menuding alam itu kejam, keong dan bekicot itu enemy people !!!, Nah, bekicot sudah melangkah lebih maju daripada keong. Bekicot atau siput yang bernama asing Escargot adalah menu kuliner eksklusif di restaurant super-mewah di Paris dan Milan.

Dulu, akar alang-alang yang menyemak membelukar ternyata akarnya bisa mengatasi menurunnya sistem metabolisme organ sex kaum pria. Eceng gondok era 60-70an juga dituduh hama, saat ini tertata indah dietalase high-market di Eropa. Ironisnya, handmade eceng-gondok di Monaco tertulis Made-in China. Padahal eceng gondok dirangkai dari tangan lentik gemulai Ibu-ibu RT ditepian waduk Jatiluhur.

Oh ya, idealnya anda meng- Add Bang Ndi Irwan … Salam bersahabat., thanks.

Naskah-naskah layak baca

Onggok pakan ternak termurah

Limbah Onggok Disulap Jadi Emas

Spirulina Makhluk Allah Yang Fantastis

Asam Atau Acid Dan Seluk-beluknya

 

tumpukan buku

Komisi Pemberantasan Keong mas (KPK)


ditulis berdasarkan kemanfaatan keong mas belum maksimal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>