«

»

May 04

Memaksimalkan Nilai Kandungan Sekam

Memaksimalkan Nilai Kandungan Sekam

Oleh Agus Triono.

Proses produksi beras di pabrik penggilingan padi menjadi beras akan terbagi hasil akhir adalah beras = 53%, biji beras patah = 15%, sekam = 22%, bekatul = 10%.

Memaksimalkan Nilai Kandungan Sekam

Tentang sekam, sekam tidak layak untuk pakan ayam namun masih di-toleransi untuk sapi dan kambing karena ternak ruminansia juga memerlukan kadar serat yang tinggi, para peternak sapi ada yang mentolerir hingga 20-25%.

Oleh penjual tepung bekatul yang curang, biar untung berlipat bekatul suka dicampur dengan sekam. Ada teknik untuk mengetahui bekatul tersebut murni atau sudah dioplos dan banyak dijumpai tutorial didunia maya dan akan saya kupas juga diakhir tulisan ini.

Karena belum tahu dan ada yang menjual bekatul KW, sebenarnya sekam masih bisa ditingkatkan kualitasnya tanpa harus berbuat nakal, begini caranya.

Ambil sekam sebanyak 100 kg kemudian anda tambahkan tepung amino sebanyak 2 ons lalu dikukus selama 25-30 menit. Sesudah didinginkan simpan sekam yang sudah dikukus bersama amino selama 24 jam dalam wadah tertutup atau kedap udara (gunakan plastik dan agar yakin kedap gunakan 2 buah plastik, simpan ditempat yang sejuk, didapur) cara ini membuka ruang lebih luas bagi sekam untuk berkiprah bersama rumput gajah, daun alfalfa, azolla sebagai pakan ternak ruminansia.

Setelah 24 jam, sekam yang proteinnya hanya 2-3% akan menjadi 16-18%. (silahkan anda laborkan hasil sekam anda, namun jangan puas dulu, penanganan penepungan sekam harus lembut dengan menggunakan mesin diskmill, tujuannya agar meningkatkan energi termetabolisme dan memudahkan proses pencernaan ternak. Ditingkat ini sekam sudah diizinkan untuk naik pangkat, sebanyak 25% dari biomassa pakan tidak perlu ditakuti.  Dan tidak usah membuat oplosan dan curang lagi.

Cara menguji bekatul dioplos dengan sekam. Siapkan alat dan bahan-bahan ini. Ga ribet kok.

  • Bekatul yang hendak diperiksa 10gram
  • Asam chloride (HCL) 2N
  • Alkohol 95 %
  • Phlorogucinol bubuk (powder)
  • Aquadest (air)
  • Mangkok (petri dish) 1 buah
  • Beaker glass 1 buah
  • Pipet tetes

Uji larutan  dengan mencampurkan 3 bahan dengan komposisi 80 ml asam chloride 2N, 20ml alkohol 95%, dan 1 gram phlorogucinol bubuk dalam gelas beaker. Ambil sekitar 10g sampel bekatul dan letakkan pada mangkok.

Tetesi bekatul dengan larutan uji sebanyak 3-5 tetes. Gunakan pipet tetes. Akan terjadi perubahan.

Sesaat akan muncul warna kemerahan, bekatul akan terlihat murni atau tidak, jika ada tambahan diluar bekatul, biasanya sekam yang lebih murah.  Cara menakar berapa % komposisi kemurniannya, asli atau palsu, bisa ditaksir dengan kecenderungan warna merahnya. Makin merah menyala makin makin rendah kualitas bekatul anda.

Terima-kasih

Klik juga

Budidaya Pepaya Atau Kates

Membuat pakan ayam dan ikan

Memaksimalkan Nilai Kandungan Sekam

Ph air   cover IB

tumpukan buku    PP booster fish

tautan

pakan ayam, pakan organik, pakan ikan lele, membuat pelet apung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>