«

»

Jul 06

Menggali Potensi Ayam Kampung Organik

Menggali Potensi Ayam Kampung Organik

(PELUANG BISNIS BAGI PENGUSAHA)

Oleh : Hadi Winarto

Jika tulisan tentang teknik budidaya ayam kampung sudah banyak bertebaran didunia maya dan buku buku yg membahas ayam kampung sangat mudah ditemukan disemua toko buku baik online maupun offline. Kali ini penulis akan membedah bagaimana bisnis ayam kampung sesungguhnya layak orbit karena siapapun mengakui kalau ayam kampung dari sisi rasa (taste) kesehatan (higienitas) lebih unggul dibandingkan ayam broiler. Soal ini tidak penting kita bahas, semua orang juga tahu hanya saja kenapa broiler mudah diterima karena biaya produksi lebih rendah dan masa panen lebih singkat. Kita mengenal 2 sistem dalam budidaya ayam broiler yaitu sistem kemitraan dan sistem mandiri. Sistem kemitraan adalah untuk menaungi peternak yang memiliki modal terbatas dan sistem mandiri kebalikannya. Kurang lebih seperti itu definisi singkatnya.

Ayam organik

juga ideal diterapkan sistem kemitraan dan tujuannya :

  • Konsumen menerima produk organik, bebas dari bacteri pathogen yg membayakan.
  • Meningkatkan pendapatan peternak ayam kampung
  • Melahirkan pengusaha2 yg berhubungan dengan sistem ini.
  • Banyak merekrut tenaga kerja baik ABK (anak buah kandang) transport, tenaga pemotong ayam dan penampung limbah ayam.

Dimana benang merahnya ???

Peternak kalau hanya mencetak ayam kampung organik tidaklah sulit sosialisasinya. Kesulitan peternak adalah pesimisme akan pasar.

Bagaimana caranya ???

Bisa berharap dari pemerintah kita untuk mengkondisikan potensi ini. Namun yang ideal adalah mengharapkan insting bisnis dari pemodal/investor besar untuk berinvestasi diceruk ini. Pasarnya bisa dimulai dari Ibukota dulu. Pemodal mendorong peternak dengan sistem kemitraan, hasil panen sudah ditampung oleh pemodal.

Potensi ibukota

Jabodetabek adalah pasar raksasa.

Prakiraan minimum potensi ayam kampung 10-20 juta ekor akan terserap setiap bulannya. Ada lebih 600 supermarket etalase untuk karkas ayam kampung tidak ada. Sungguh ironi kuliner enak dan sehat ini kalah pamor oleh hegemoni broiler yang sesungguhnya “kalah enak dan kalah sehat.” Dan banyak faktor lain mengapa ayam kampung jadi warga kelas dua. Namun jika ini digarap dengan baik niscaya ayam kampung organik dari Indonesia bisa menguasai pasar ekspor Eropa, Amerika dan Kanada. Sangat kebetulan bagi amerika dan eropa produk organik adalah harga mati dan ayam diseluruh negara dunia adalah bahan kebutuhan pokok nomor satu baru kemudian ikan dan daging sapi diurutan ketiga. Dari ratusan strain ayam. Jenis broiler bertengger dipuncak penjualan. Untuk budidaya kembali penulis melakukan survey. Peternak ayam kampung memang membatasi jumlah produksi. Jika diajarkan bagaimana mencetak ayam organik mereka dengan antusias menerimanya. Dan ketika kami menerangkan apa, manfaat dan syarat nya ayam kampung organik para peternak menerima dengan baik.

Bagaimana cara menjalankan sistem kemitraan ini ???

Salah satu konsep yg bisa diterapkan dan penulis lakukan penelusuran adalah :

  • Pemodal menampung hasil panen dengan pembayaran tunai.
  • Ayam yang diterima bersertifikat organik yg dikeluarkan instansi yang berwenang. Pemodal tidak perlu mengeluarkan modal untuk DOC atau pakan dan memberi

    “HUTANG BAYAR PANEN”

    karena cukup banyak peternak yg penulis kenal siap berinvestasi beternak ayam kampung.

  • Menyediakan atau memberi informasi tentang produsen DOC dan PAKAN ORGANIKyang qualified.
  • Pemodal menerima ayam dalam bentuk karkas dengan packing dan label yg sudah ditentukan.
  • Pemodal mendistribusikan ke mall dan supermaket.
  • Pemodal membuat pernyataan “serius” kepada peternak dan membagikan batasan quota jumlah ayam yg akan diproduksi dan memilih peternak yg juga “serius”.
  • Pemodal tidak perlu mengeluarkan modal untuk membuat kandang, modal untuk pengadaan DOC dan pakan.
  • Pemodal cukup menampung hasil panen secara tunai.
  • Pemodal menjalin hubungan dengan penyedia DOC, pakan, suplemen, ahli2 ayam dan spare part kebutuhan budidaya.
  • Pemodal menyediakan gudang penampungan dan mobil khusus untuk angkutan karkas ayam kampung.

Berapa minimal produksi awal untk usaha ini ???

Utk 3 bulan pertama bisa disosialisasikan ke beberapa peternak dengan jumlah 50.000 – 100.000 ekor. Dari wilayah jember saja yg sudah penulis survey bisa dicetak 50.000 ekor dari 3 orang calon yg penulis hubungi. Untuk memudahkan pekerjaan kerjasama antara pemodal dengan peternak disyaratkan minimal 2.000 ekor. Pemodal menentukan bobot. Pemodal membuat maket bagaimana bentuk kandang. Pemodal menentukan harga.

Apa saja keuntungan pemodal ???

  • Mendapatkan selisih hrg Komisi dari penyedia DOC, pakan, vitamin dan enzim. Selanjutnya merebut pasar Eropa.

Penulis kuatir.

Ya, penulis cemas kalau artikel ini dibaca pengusaha luar negri kemudian naskah ini dijadikan inspirasi untuk dijadikan peluang bisnis dinegara mereka dan kekonyolan ini bisa saja terjadi : Mereka tanam modal di Indonesia, mengingat sumber daya manusia murah serta bahan baku untuk pembuatan pakan melimpah ruah dan murah.

Lalu seperti yang terjadi pada komoditi lainnya : Peternak Indonesia menjadi budak dilahannya sendiri.  Ooooh

 

Bacaan ringan untuk anda :

Topik Ringan Tentang Hidroponik

Mengenal Bakteri Positif, Laktobasilus

Cassava Fermentation To The Culinary World

Enzim, Bisnis Minim Kompetitor

Mesin Agroculture Treatment Machine untuk ayam

atm ayam

Menggali Potensi Ayam Kampung Organik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>