«

»

Oct 18

Onggok Pakan Ternak Termurah

Onggok Pakan Ternak Termurah

Onggok atau gamblong atau ampas singkong, sisa atau limbah pembuatan tepung tapioka.

Singkong atau ketela pohon atau ubi kayu atau puhung.

Oleh :  Hadi Winarto

Bandung, 1 Oktober 2015, Onggok Pakan ayam, Pakan ikan (Ternak) Termurah

Kandungan protein rendah, hanya 2%, yang dimiliki onggok menjadikan bahan pakan ternak ini tidak begitu populer dikalangan peternak, disamping itu kadar serat dan abu yang tinggi menjadikan onggok dipandang sebelah mata oleh para penggiat peternakan dan perikanan, hal yang paling mungkin diharapkan dari onggok adalah kandungan lemaknya yang rendah.

Sebuah teknologi terbaru akhir-akhir ini telah menemukan sebuah terobosan dimana melalui teknik pengolahan tertentu onggok bisa ditingkatkan kualitasnya secara organik dan tanpa bantuan zat kimia yang berbahaya dan onggok kedepan digadang-gadang akan menjadi bahan pakan ternak yang bermutu dan termurah.

foto hasil analisa labor enzima star terhadap onggok. Kelebihan sistem enzimatis ini mengubah menjadi  pakan organik dan menghasilkan ternak organik

LHU_P

 

Meningkatkan kualitas Onggok menjadi pakan ternak dapat dilakukan beberapa langkah

Langkah 1 :

Rebus onggok, dimulai dari saat air mendidih, selama 15-20 menit, masukkan Enzima Star dengan takaran 100ml untuk air rebusan 50 liter. Wadah tempat perebusan seperti dandang (panci) biarkan terbuka fungsi dari perebusan dalam wadah terbuka ini adalah

  • Agar racun hidrosianin yang terdapat pada ketela bisa dibuang.
  • Onggok akan semakin lunak hingga mudah dicerna.
  • Membuang bakteri yang tumbuh.
  • Mematikan kandungan amoniak.

Selama perebusan lakukan pengadukan sebanyak 3x

Langkah 2 :

Setelah direbus selama 20-25 menit, matikan kompor,

Langkah 3 :

Setelah benar-benar dingin lakukan pengeringan dengan menjemur onggok, bisa dengan sinar matahari langsung atau mesin pengering (oven)

Langkah 4 :

kemudian masukkan Enzima Star. Lakukan pengadukan (lebih baik dengan menggunakan mesin pengaduk atau mixer) agar semua bahan menjadi homogen. Simpan onggok yang sudah diproses diatas didalam wadah karung plastik kedap udara selama 4-7 hari.

Langkah 5 :

Bahan oggok sudah bisa diformulasikan sesuai keinginan anda dan bahan yang ada serta silahkan lakukan analisa laboratorium. Uji labor akan menunjukkan

Kandungan protein dari 2% menjadi 24%

Kandungan serat dari 18% menjadi 10%

Kandungan abu dari 21% mendadi 15%

Pertanyaan pertanyaan tentang proses pengerjaan meningkatkan nutrisi onggok, apakah ada jalan lain selain direbus, jawabannya rebus mutlak dilakukan.

Pemahaman tujuan utama perebusan kurang lebih sama dengan tujuan  proses fermentasi yaitu atas bantuan panas (suhu udara) dan air sebagai (sumber kehidupan), akan meningkatkan TDN (Totalt Digestible Nutrient), mengurangi kandungan serat kasar mengakibatkan organ pencernakan bekerja maksimal saat sumber nutrisi masuk, perebusan membunuh bakteri-bakteri yang mematikan.

Ribet

Memang terlihat ribet. Jika anda tidak mau repot dengan cara ini sebaiknya anda mencari pakan alternatif pengganti yang lebih mudah. Namun jika anda seorang petarung, sukses sudah menunggu didepan anda.  Dan jawaban saya adalah memang teruntuk anda yang bermental baja. Kegagalan sering disebabkan oleh faktor non teknis bukan faktor teknis, faktor teknis mudah mempelajarinya. 99% keberhasilan seseorang adalah kreatifitasnya bukan kekuatan kapitalnya.

Onggok adalah limbah yang mudah mencemari lingkungan, atas bantuan panas, air dan udara dalam hal ini proses rebus adalah membantu onggok menjadi pakan ternak yang kualitasnya meningkat berlipat-lipat, murah dan tangan anda penentunya.

Toleransi ransum onggok pada ternak dan ikan berdasarkan uji coba yang sudah dilakukan

Ayam broiler                                      :   20%

Ayam organik                                    :   20%

Ayam kampung atau joper             :   20-25%

Ayam petelur                                     :    Belum diuji

Bebek pedaging                               :   40-60%

Bebek petelur                                   :   Belum diuji

Lele                                                    :   20%

Nila                                                     :  40%

Gurami                                              :   60%

Sapi                                                    :  60-80%

Kambing                                            :  60-80%

Kelinci                                                :  Belum diuji

Harapan kepada onggok

Audiens yang menanyakan dapatkah onggok bisa digunakan 100% kepada ternak ?

Tentu saja tidak, karena masing-masing bahan pakan memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Onggok diharapkan membantu mengurangi biaya dan penghematan. Dibeberapa tempat dan kasus bisa dijabarkan dan terungkap, pemberian 100% limbah kotoran sapi untuk pakan lele, 100% eceng gondok untuk nila dan bawal yang mengakibatkan gagal panen.  pakan yang ideal adalah terdiri dari bermacam macam jenis karena untuk saling melengkapi(balancing of nutrition). Contoh :

Jagung memiliki energy termetabolisme yang tinggi, rendah protein

Bekatul memiliki vitamin B-complex, rendah protein

Tepung ikan, belatung, tepung udang, tepung cumi dan kepiting tinggi protein, memiliki kandungan lisin dan metionin yang cukup. (tepung maggot atau belatung sudah bisa diperoleh dipasaran)

Singkong memiliki kadar gula dan vitamin B.17

Kopra, bungkil sawit dan pollard tinggi protein dan tinggi lemak

Bungkil kedele dan wijen di kelas nabati memiliki kandungan protein yang tinggi.

Gelatin, casein, spirulina, daun alfalfa dan tepung CGM  patut anda pertimbangkan sebagai tambahan ransum ternak anda karena bahan-bahan ini berkualitas tinggi.

Onggok lampung dan pati

Anda beruntung jika anda berdomisili di lampung atau di Kabupaten pati Jawa tengah karena daerah ini adalah sentra atau bertebaran pabrik tepung tapioka. Dalam 1 ton singkong atau ketela akan menghasilkan 250kg tepung tapioka dan antara 110-114 kg onggok. Sekarang, tinggal kreatifitas anda bagaimana mengolah onggok menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Jika penulis boleh memberi saran : Beternak bebek peking

Beternak bebek peking dengan ransum :

Onggok 40kg, protein 22-24%

Ampas tahu 40kg, protein 25-27% (fermentasi dengan enzim)

Bekatul 10kg, protein 16% (fermentasi dengan enzim)

Tepung jagung 5kg, protein 16,8% (fermentasi dengan enzim)

Tepung ikan 5kg, protein 40%

Susunan ransum diatas akan menghasil nilai protein sebesar 21,6 % lebih, sebuah kebutuhan protein yang lebih dari cukup.

Ransum pakan sapi penggemukan dan menghasilkan pertumbuhan per-bulan 30%-40% dari bobot awal dan sudah dilaksanakan uji coba di berbagai farm sapi adalah (asumsi pembuatan pakan 100kg)

Rumput atau hijauan              60kg protein 10% Total protein 6%

Onggok                                       20kg             18%                         3,6%

Rendeng kedele                       20kg             21%                         4,2%

Enzim                                            0,5liter

Molase                                          2,5liter

Garam                                           0,5 ons

Arang aktif                                     0,5 ons

Semua bahan aduk jadi 1 difermentasi dengan menggunakan enzima star sebanyak 0,5 liter selama 24 jam. Treatment ini akan menghasilkan total protein 17,7% (sudah dilakukan uji laboratorium)

Harga rumput Rp.60-Rp.100 per-kg

Harga onggok kering  Rp.2000 per-kg (sesudah treatment dan  fermentasi)

Harga rendeng kedele Rp.2.200 (sesudah treatment dan fermentasi)

Laporan dari Aceh

Kesaksian dari Bapak Elli di Aceh, Hp.081311288181,

Beliau meracik pakan alternatif buatan sendiri yang terdiri dari

1.   Bungkil kedele  sebanyak 60kg

2.   Dedak atau bekatul sebayak 40%

3.   Enzima star 500ml, 

Dan saat dilakukan analisa laboratorium diperoleh kandungan protein sebesar 60%) protein murni bungkil kedele 32-35%, dedak 11%. Jika tidak dilakukan proses treatment dengan enzima star akan diperoleh protein hanya 26-27%

 

Dari artikel-artikel terdahulu, diketahui singkong mengandung vitamin B.17 dan singkong sebagai penggempur penyakit kanker (baca Keajaiban Singkong Penggempur Kanker) dan onggok diharapkan mampu menjadi pakan alternatif terbaik.

Link terkait :

Limbah Onggok Disulap Menjadi Emas

Pakan Alternatif Lele

Pakan Alternatif Ayam Broiler

Pakan Alternatif Bebek Pedaging

Agroculture Treatment Machine

Peternakan Dan Perikanan Sistem Modern

Fermentor Pakan Ternak Tercepat

Salam sukses

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>