«

»

Oct 03

Pakan Alternatif Nila

Pakan Alternatif Nila

Oleh : Hadi Winarto

Beternak ikan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pakan dalam baik kualitas maupun kuantitas pakan. Tingginya biaya produksi pakan mencapai hingga 70% dalam usaha budidaya ikan.

Syarat-syarat bahan pakan yang baik adalah memenuhi kandungan gizi (protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral).

Ada beberapa pakan alternatif nila. bahan pakan yang dapat dimanfaatkan dalam penyusunan nutrisi pakan alternatif Nila, salah satu bahan baku utamanya  adalah tepung Azolla.

Apa itu Azolla

Awalnya Azolla dianggap  gulma oleh etani, gulma air yang memiliki kandungan protein 23,42% dengan komposisi asam amino esensial yang lengkap.

Azolla dapat diberikan sebagai pelengkap pakan ikan Nila dengan hasil daya cerna protein ikan berkisar 55,51–67,68%, daya cerna ikan Gurami terhadap pakan yang menggunakan tepung Azolla 58,70–67,90%. Kandungan serat kasar yang tinggi dapat dilakukan dengan cara fermentasi dari 23,06% menjadi 14,62%.

Menghitung protein pakan Alternatif .

(Estimasi biomassa pakan 100kg)

Tepung Azolla              40   kg              prot 23,42 %     total prot   9,2 %

Onggok                          20   kg              prot   24 %         total prot     4,8 %

Tepung kulit sapi          30  kg              prot 50 %          total prot    15 %

Tepung Jagung             10  kg              prot 16 %          total prot   1,6 %

Total Protein                                                                             30,6 %

Keterangan

pemakaian onggok harus melalui proses perebusan dengan menggunakan bahan Soft Organic Flour. perebusan onggok untuk menghilangkan racun hidrosianin pada singkong dan meningkatkan daya cerna. Soft Organic Flour berfungsi meningkatkan kandungan protein onggok dari 2,2% menjadi 24%, serta menurunkan kadar serat dan abu.

Soft Organic Flour berbentuk tepung, merupakan bubuk untuk merekayasa dan merupakan solusi bagi peternak untuk meningkatkan kandungan nutrisi bahan pakan ternak yang murah. Soft organic flour lazim digunakan untuk bahan pakan berbasis nabati yang berprotein rendah dan tinggi serat.

(Baca Limbah Onggok Disulap Jadi Emas)

Cara menghitung protein pakan Alternatif Nila:

Kadar Protein Azolla                    23,42%

Jumlah kebutuhan Azolla           70 kg (30% dari total biomassa pakan)

Kadar Protein Azolla                    70/100 x 23,42 : 16,39%

Cara menghitung bahan nutrisi lainnya sama dengan diatas seperti karbohidrat, lemak, serat, abu dan-lain.

Menghitung modal pakan Nila perkg

(Estimasi biomassa pakan 100kg, penyusutan menjadi 85kg)

Tepung Azolla                          40   kg             rp. 500/kg        Rp.25.000

Onggok atau gamblong          40   kg             rp. 500/kg       Rp.20.000

Tepung kulit sapi                      20  kg              rp.5.500/kg    Rp.110.000

Enzima Star                                 0,5kg               rp.42.500       Rp. 42.500

Total                                                                                               Rp.197.500

Hasil Uji Lapangan         : tebar ukuran 3-5cm setelah 60 hari diperoleh hasil ikan Nila ukuran 8 ekor/kg

Berbagai pakan alternatif nila selain Azolla dapat dijadikan ransum ikan nila.

Hama dan Penyakit Ikan Nila

Pengendalian, pencegahan, penggempuran terhadap hama dan penyakit adalah tindakan penting dalam mengatasi hama penyakit ikan nila.

Klasifikasi hama

  • Hama, yang berukuran besar diantaranya ular, biawak, kucing air, ikan gabus, ikan toman, belut dan pemangsa lainnya (baca predator ikan)
  • Larva capung, hidup dibawah permukaan air, menghisap benih nila, pencegahan yang pertama dengan mengurangi padat tebar dan menghalangi agar capung tidak bertelur dipermukaan air. Tindakan ini cukup efektif mengurangi predator benih nila.
  • Ucrit atau larva kumbang air, ciri-cirinya warna tubuh kehijauan, ujung ekor bercabang dua, berbentuk ulat, panjangnya sekitar 3-5cm. Ujung ekor ucrit ini yang digunakan melumpuhkan benih nila. Pencegahan dan penanganannya sama dengan cara mengatasi larva capung dan dibeberapa daerah larva capung dinamakan Kini-kini.
  • Notonecta, berbentuk seperti butiran beras, bagian bawah perut berwarna putih, benih ukuran 1-2cm menjadi sasaran empuk notonecta ini. Benih nila dilumpuhkan dengan cara menusuk dan kemudian dihisap darahnya. Pencegahannya dengan cara memercikkan minyak tanah diatas permukaan kolam atau air sebanyak 0,5 liter50 m2.
  • Lintah, sudah diketahui secara luas.

Klasifikasi penyakit

  • Lernea, parasit berbentuk seperti cacing, menempel ditubuh ikan dan menancapkan kedalam tubuh nila. Lernea berkembang dengan sangat cepat di limbah penumpukan sampah. Akibat serangan sporadis dari lernea mengakibatkan nila menjadi lumpuh dan jika sudah terjadi serangan ini lakukan pemberian formalin dengan dosis 0,5mg perliter.
  • Cacing insang (parasit dactylogyrus), ditemukan pada kulit dan insang ikan nila. Ciri khas ikan nila yang diserang arasit ini ikan berenang dipermukaan air, melompat-lompat dengan arah yang tidak menentu, warna ada ikan nila pucat dan mengeluarkan lendir, serangan ini memberi rasa sakit ada ikan. Mengatasi parasit ini dengan cara merendam ikan dengan larutan formalin 25 ppm atau 2,5 ml dicampur dengan air 100 liter, bisa ditambah dengan garam kasar 20 gram per 1000 ml atau kalium permanganat (pk) dengan takaran 0,01 gram per 100 ml air.
  • Jamur aeromonas atau bercak merah, penyakit ini sangat ganas bahkan mampu memusnahkan ikan seisi kolam walaun beberapa hari lagi mau dipanen. Ada dua spesies makhluk ini yaitu aeromonas hidrophilla dan aeromonas punctata. Tubuh ikan nila yang diserang akan berwarna gelap dan banyak kehilangan klendir. Nila akan berenang dipermukaan air dan gerakannya lambat dan nafas tersengal-sengal. Pengobatannya dengan cara diencerkan dan oleskan obat merah dibagian luka. Untuk ikan yang sudah besar lakukan suntikan dengan terramicine dengan dosis 25-30 mg untuk ikan nila berbobot 1 kg. Lakukan 3 x setiap 3 hari sekali.
  • Trichodina sp, menyerang siri dan kulit. Organ tubuh ikan akan rusak dan terjadi infeksi. Pengobatan diberikan dengan merendam ikan dalam larutan garam (Nacl) 500 gram liter air selama 24 jam atau larutan formalin 25 mg er liter selama 24 jam.
  • Saprolegniasis, penyakit berasal dari jamur saprolegnia sp, menyerang bagian keaka ikan nila insang dan siri. Rendam ikan yang terkena jamur ini dalam larutan formalin 100-200 mg er liter selama maksimal 3 jam dan rendam dengan garam yang dilarutkan 5 gram er liter selam 15 menit (garam atau NaCl)
  • Epistylis spp, merupakan parasit dari filum ciliphora yang menyerang benih ikan nila. Ciri-ciri akibat serangannya insang berwarna merah gelap, lamban, sukar bergerak, laisan kulit ikut rusak. Atasi dengan merendam ikan dalam larutan formalin 200 mg perliter sekitar 30-45 menit.

Terimakasih

Informasi tentang harga nila hari ini bisa kunjungi :  Harga ayam hari ini

Sekilas Info :

Korelasi antara Ikan asin dengan jeruk lemon, jeruk purut, jeruk pecel, jeruk peras.

Ikan asin disinyalir diawetkan dengan bahan kimia seperti formalin. Nah ini trik menghilangkan atau meminimalisir kandungan berbahaya itu.

Cuci ikan asin dengan air bersih hingga 3 kali, 3 kali cuci hingga air cucian terlihat jernih, pertanda kotoran yang melekat sudah berkurang. Lalu ikan asin direndam dengan air bersih, beri air atau perasan jeruk sebanyak seperempat buah, biarkan 15 menit.

Well, ikan asin setelah direndam air jeruk tadi siap diolah dengan tambahan bumbu yang anda suka, ikan asin akan semakin lezat beraroma meningkatkan nafsu makan. Multi fungsi bukan ! ikan terhindar dari racun, rasa semakin nikmat dan anda terhindar mengonsumsi zat kimia berbahaya, juga rasa yang terlalu asin kian berkurang.

Inilah salah satu kehebatan jeruk, bahkan khasiat jeruk untuk seks, kehebatan atau khasiat jeruk lebih lengkap telusuri aja mba gugel dengan kata kunci jeruk di laman browser anda.

Selamat mencoba.

====================================================================

HOT NEWS

Kami tak menduga, dari 200 Artikel yang kami rilis, ada sebuah naskah yang terbaik dan dianggap paling memberikan pencerahan oleh peternak di seluruh Indonesia bahkan diapresiasi oleh para pengunjung dari Amerika, Australia, negara-negara Asia dan benua Eropa.Jika para pembaca belum membacanya silahkan klik judul ini :

TRIK MENINGKATKAN KWALITAS NUTRISI PAKAN

====================================================================

INFO PAKAN MURAH BERMUTU

Jual PAKAN AYAM dan IKAN SIAP OLAH (PSO) ikan siap cetak kemesin peletting

Kami menyediakan atau menjual bahan baku pakan ikan siap olah untuk ikan lele, nila, bawal, patin, bandeng, betutu dan-lain jadi pelet, sudah dilengkapi dengan atraktan, enzim, soft organic flour, hormon, probiotik, lysine, metionine dan premix . (kualitas terjamin)

Kadar protein 33,1%, Kadar air 11,0%, Kadar lemak 5,3%, Kadar serat 8,9%, Kadar abu 9,3%

Bentuk bubuk (tepung)

Harga Rp.4.500 perkg (bahan ini tinggal dicetak dengan mesin pelet) minimal order 1 ton diluar ongkir. (permintaan sampel dikenai biaya ongkir)

udang

Terkait dengan pakan alternatif, baca

Cacing Sutra Bisnis Tanpa Batas

Pakan Alternatif Bebek pedaging

Kedelai Dan Wijen, Solusi  Pakan Unggas

Bungkil Sawit Sebagai Substitusi Pakan Nila

Pakan Alternatif Lele

petunjuk budidaya ikan nila

Terimakasih.

Gambar Ikan Nila

burako1

Gambar pakan alternatif nila

burako3

Gambar pakan alternatif nila

burako2

Gambar Logo Boosterfish Farm

PP booster fish

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>