«

»

Sep 29

Pakan ayam, Pakan organik dan SOP

Pakan ayam, Pakan organik dan SOP

(menyongsong pasar ayam organik Indonesia)

Oleh : Hadi Winarto, Jember 18-04-2017

Pengetahuan mengenai Ayam Organik : Standard Dan Syaratnya, tak terhitung jumlah yang menelepon kepada kami dan semoga naskah ini menjawab 4 pertanyaan penting :

  1. Bagaimana caranya berbudidaya ayam organik yang baik dan benar
  2. Apa saja persyaratan sehingga disebut ayam organik
  3. Seberapa besar permintaan atau pangsa pasar ayam organik
  4. Siapakah yang menampung hasil panen ayam organik.

Empat pertanyaan inilah yang paling banyak mampir di virtual channel kami.  Jawaban pertama yaitu berbudidaya ayam organik sama dengan ayam-ayam lainnya baik itu ayam broiler maupun ayam kampung, pembedanya adalah :

    • Ayam organik dikembangkan dengan membedakan dengan non organik terletak pada ransum pakan ayam (pakan organik atau non organik) dan managemen kandang,  dan minim penggunaan bahan yang berasal dari bahan hewani, jika pakan hewani digunakan dengan pengolahan yang tidak memakai bahan kimia seperti bahan peningkat protein kimia (sintetis).
    • Air minum, di treatment dengan menggunakan mesin ATM agar bacteri pathogen yang yang hidup dan berkembang menjadi terbunuh
    • Mencegah dan mengatasi penyakit tidak menggunakan suntikan vaksinasi, antibiotik dan pemakaian zat yang menggunakan bahan dari pestisida kimia.
    • property kandang menggunakan sistem close house. Sistem ini memudahkan membersihkan udara yang kotor akibat amoniak, virus, jamur dan bacteri. Temperatur pada kandang bisa diatur dan menghindar udara kotor dari luar kandang.

Pakan ayam, Pakan organik dan SOP

Ambang batas cemaran untuk ayam organik

kandungan point ini :

  • Salmonella thyposa                                 : Negatif
  • Kandungan bakteri e-colli                       : Negatif
  • Kolesterol                                                   : 80-100 mg per 100 gram
  • Fat                                                                : 21-25 %
  • Protein                                                         : 17%
  • Jumlah kuman                                           : 1.000
  • Kanamicin (antibiotik)                               : 0,05 mg per-kg
  • Kandungan Pestisida                               : Negatif
  • Desinfektan kimia                                      : Negatif
  • Logam, amoniak dan zat kontaminan    : Negatif

Golongan antibiotika dan batas makimal SNI

  • Amoksisilin                                                   :   -
  • Amphisilin                                                     :   0,01
  • Oksasilin                                                       :   0,3
  • Diklosasilin                                                  :    0,3

Golongan makroida

  • Eritromycin                :                                   :   0,1
  • Azitromycin                                                    :   -

Golongan tetracyline

  • Doksisiklin                                                    :  -
  • Tetrasiklin                                                      :  -
  • Oxsitetrasiklin                                               : 0,1

Golongan aminoglikosida

  • Gentamisin                                                   : 0,1
  • Neomysine                                                   : 0,05
  • Streptomisin                                                : 0,1

 

Ayam Broiler Organik Menggunakan ENZIMA STAR dan mesin AGROCULTURE TREATMENT MACHINE (ATM)

Persiapan kandang

Tempat pakan ayam dan tempat minum dikeluarkan dari kandang, dicuci dengan detergen lalu dibilas, direndam dalam larutan Enzima Star 2cc /liter air, ditambah dengan garam 2-3gr/liter, tiriskan, bilas lagi sampai bersih. Pipa, selang, dan tower dibersihkan dengan larutan 5cc + 5g garam per 100 liter air. Caranya, isi penuh tower dengan larutan Enzima Star, buka ujung pipa/selang sampai larutan mengalir ke ujung, tutup ujung pipa tersebut dan diamkan selama 6 jam, bilas dengan air dan pastikan dinding tower dan dinding pipa bersih dari kotoran (sisa obat, lumut, lendir, dsb).Chick guard atau penyekat DOC dicuci dengan Enzima Star, bilas sampai bersih.Tirai dinding, tirai plafon, tirai sekat, tirai alas (cover slat), tirai bawah direndam dan dicuci dengan detergen, dibilas sampai bersih kemudian disemprot Enzima Star.

Pencucian kandang

Buang seluruh kotoran kandang, bersihkan gumpalan kotoran yang melekat pada kandang.

Basahi lantai dan dinding kandang dengan larutan detergen 0,5 kg per 100liter air, diamkan selama 30 menit.Sikat dan cuci seluruh kandang, bilas dengan air bersih hingga kotoran hilang, bilas kandang dengan garam 0,5kg/100liter air.Bersihkan rumput di sekitar kandang agar tidak menjadi sarang penyakit.

Untuk lantai tanah, tanah di bawah kandang panggung dan parit sekitar kandang disemprot menggunakan Enzima Star dan garam.

Lantai dan dinding kandang dikapur dengan dosis 0,5kg untuk 10 m2. pasang tirai kandang.

Alat-alat yang sudah bersih dimasukkan ke dalam kandang. Setelah itu lakukan penyemprotan menggunakan Enzima Star 1ml per 1liter air lalu kandang diistirahatkan 5 hari.PERSIAPAN SEBELUM DOC DATANG

Tebarkan sekam ke seluruh permukaan lantai dengan ketebalan 3 cm.

Intensitas cahaya minimal 20 lux, kurang lebih setara dengan 10 watt SL/TL atau 60 watt lampu pijar per chick guard pada ketinggian 170 cm.

Sediakan celupan kaki dan hand sprayer berisi larutan desinfektan untuk petugas kandang dan tamu yang keluar masuk lokasi kandang.

Setelah semua persiapan selesai, lakukan penyemprotan ke seluruh bagian kandang termasuk peralatannya dengan menggunakan Enzima Star.

CHICK-IN

Nyalakan pemanas minimal 2 jam sebelum DOC tiba (pre-heating), agar temperatur brooding sudah cukup stabil saat DOC masuk dan liter sudah menjadi hangat.Siapkan pakan ayam dan air minum yang sudah diberi Enzima Star (1cc/liter air), air gula (2% dari total volume air) dan air kelapa (2% dari total volume air) dalam brooder sebelum DOC tiba.DOC yang jelek atau cacat langsung dikeluarkan (afkir dini), sedangkan yang lemah dapat dibantu minum dengan cara mencelupkan ujung paruh ke dalam larutan Enzima Star.

Amati penyebaran dan tingkah laku anak ayam dalam chick guard. Setelah DOC dipastikan dalam kondisi nyaman, lakukan evaluasi crop fill.

Setelah 6 jam ditebar, minimal 80% tembolok berisi pakan dan air.

Setelah 12 jam ditebar, 100% tembolok harus berisi pakan dan air.

Apabila tembolok terlalu keras, berarti ayam kurang minum. -> Amati temperatur dan ketersediaan air minum.

Apabila tembolok terlalu encer, berarti ayam kurang makan ->Amati temperatur dan ketersediaan pakan ayam.

Apabila tembolok kosong ->Amati situasi brooding secara menyeluruh, terutama temperatur dan pencahayaan. Apabila diperlukan chick guard bisa diketuk secara perlahan-lahan agar anak ayam aktif makan dan minum.

PEMBERIAN ANTIBIOTIK

Pemberian antibiotik masih diperlukan sebagai bentuk antisipasi terhadap penyakit yang disebabkan oleh bakteri seperti, CRD (Chronic Respiratory Disease), Escherichia Coli, coccidiosis (penyakit berak darah). sebagai antisipasi berikan antibiotik pada ayam di usia 3-7 hari, dicampur dengan 2gr garam grosok/liter air dan Enzima Star 1cc/Liter air

PENGGUNAAN Enzima Star

Penggunaan Enzima digunakan untuk :

Minum dosis 1ml/liter air mulai umur 1 hari – panen

Spray Pakan dosis 1ml/liter air mulai umur 1 hari – panen

Spray kandang dosis 1ml/liter air tiap 5 hari sekali pada pukul 12.00 – 13.00

Enzima star tahan disuhu 250 celcius

PERIODE STARTER

Pakan ayam (pakan organik) dan air minum

Selama 3 hari pertama anak ayam harus dipaksa untuk aktif makan dan minum, bisa dibantu dengan cara mengetuk chick guard secara perlahan-lahan atau pakan diberikan sesering mungkin.

Pakan ayam yang tersisa dikumpulkan dan diayak untuk diberikan kembali pada ayam, tetapi jangan dicampur dengan pakan baru. Tempat pakan harus selalu dibersihkan sebelum pakan yang baru diberikan.

Mulai umur 2 hari tempat minum harus digantung, dan setiap hari tingginya disesuaikan setinggi punggung ayam.

Pada umur 8 hari tempat pakan gantung mulai diperkenalkan. Diharapkan pada umur 10 hari ayam sudah mengenal tempat pakan gantung, dan paling lambat umur 12 hari semua tempat pakan harus sudah digantung.

Selepas masa brooding, pakan diberikan minimal 2 kali sehari dengan tempat pakan diatur setinggi tembolok ayam.

Jika menggunakan tempat minum otomatis (bell drinker), perhatikan level air sbb:

-. Umur kurang dari 10 hari, permukaan air 0.6 cm di bawah bibir drinker.(supaya terjangkau dan mudah diminum ayam kecil)

-. Umur lebih dari 10 hari, permukaan air 0.6 cm dari dasar drinker. (supaya tidak mudah tumpah dan tetap terjangkau ayam besar)

-. Piringan tempat minum dibersihkan setiap pagi dan sore, sisa air dibuang.

PEMANAS DAN LITTER

Sebaiknya di setiap brooder disediakan thermometer ruang untuk memantau suhu, akan tetapi pengamatan terhadap kondisi kenyamanan ayam yang paling tepat adalah dengan melihat perilaku ayam itu sendiri (bahasa ayam).

Pemanas dinyalakan setidaknya sampai umur 14 hari, kondisi dingin bisa diperpanjang. Bila ayam kepanasan, pemanas dapat dimatikan dengan tetap memperhatikan penyebaran dan kondisi ayam dalam chick guard.

Litter yang digunakan harus kering dan sudah didesinfeksi sebelumnya. Formalin bisa digunakan untuk tujuan tersebut (5 liter formalin 40% dalam 95 liter air).

1. Untuk kandang panggung

Penggantian litter disarankan dilakukan pada umur 8-10 hari. Pembukaan cover slat dapat dimulai pada umur 18 hari untuk daerah panas dan 21 hari untuk daerah dingin.

Dengan tetap mempertimbangkan kondisi litter, pembukaan cover slat dapat diundur jika cuaca benar-benar sangat dingin.

Pembukaan cover slat dilakukan secara bertahap mulai dari 25%, 50%, 75%, hingga terbuka semua. Saat pembukaan cover slat, tirai samping bawah (sarung) harus sudah terpasang.

Untuk kandang postal dan double deck.

Setelah umur 25 hari litter cukup ditabur dan diambil yang menggumpal saja. Penggantian litter dilakukan secara perlahan-lahan,Setelah pengerukan dan penggantian liter selesai, posisi ayam dapat digeser ke arah liter baru dan lakukan penggantian pada sisi berikutnya.

Ventilasi ——Masa brooding

Urutan pembukaan tirai apabila temperatur brooding terlalu panas adalah sbb:

Buka tirai plafon –> Buka tirai dalam mulai dari atas ke bawah –> Bila masih terlalu panas bisa ditambah bukaan pada tirai luar pada sisi yang berlawanan dengan arah angin, juga dari atas ke bawah –> Bila suhu mulai dingin, urutan penutupan tirai dilakukan sebaliknya.

Selepas masa brooding

Pembukaan tirai samping harus dimulai dari atas ke bawah dengan pengaturan sbb:

Buka terlebih dahulu tirai yang berlawanan dengan arah angin. Pembukaan dilakukan secara bertahap dengan melihat kondisi ayam. Jika pembukaan tirai samping dirasa belum cukup, bisa dilanjutkan pembukaan tirai bawah (buka dulu tirai yang berlawanan dengan arah angin, dibuka dari bawah ke atas).

PENCAHAYAAN

Sebagai patokan praktis, untuk setiap chick guard minimal diberi 10 watt SL/TL atau   60 watt lampu pijar dengan ketinggian 170 cm, selanjutnya ditambah sesuai kebutuhan.

Jika siang hari cuaca gelap, lampu harus dinyalakan agar feed intake dan water intake tidak terganggu.

Mulai umur 4 hari, pada malam hari perlu dibuat suasana gelap 1-2 jam untuk produksi hormon pertumbuhan (melatonin) dan sebagai antisipasi jika suatu saat terjadi lampu padam tiba-tiba agar ayam tidak mati numpuk.

Periode finisher

Pada periode ini yang perlu diperhatikan adalah proses penggantian pakan dari starter ke finisher. Pergantian ini harus dilakukan secara bertahap dengan urutan sbb:

– Hari 1 penggantian               (¾ starter + ¼ finisher)

– Hari 2 penggantian               (½ starter + ½ finisher)

– Hari 3 penggantian               (¼ starter + ¾ finisher)

– Hari 4 penggantian               semua pakan finisher

Pastikan jumlah dan rasio tempat pakan dan tempat minum terpenuhi.

Pada daerah beriklim panas, pakan diberikan saat temperatur tidak terlalu panas (pagi dan sore hari). Pakan diberikan minimal 2 kali sehari dengan perbandingan 40% pagi hari dan 60% sore hari. Jika tengah malam pakan masih kurang bisa ditambah.

Pada siang hari tempat pakan bisa dinaikkan untuk menambah ruang gerak ayam sehingga dapat mengurangi panas.

Untuk meningkatkan feed intake di malam hari, perlu dilakukan upaya membangunkan ayam minimal 5 kali dalam semalam.

PANEN

Sebelum panen lakukan pengosongan/angkat tempat pakan, air minum tetap diberikan untuk mencegah hilangnya berat badan akibat dehidrasi.

Disarankan memberikan air gula 5% apabila jarak kandang dan tujuan lebih dari 100 km atau perjalanan lebih dari 3 jam (untuk mengurangi susut).

Penangkapan harus dilakukan dengan hati-hati, ayam ditangkap pada bagian bawah kaki untuk mencegah memar dada dan paha. Untuk mencegah patah tulang kaki karena meronta dan gerakan sayap, pegang erat-erat pada persendian bawah.

Ayam yang belum terpanen harus tetap dirawat dengan baik.

Hindari penangkapan ayam pada saat suhu udara sangat panas.

Ayam organik

Gambar dibawah ini adalah hasil uji laboratorium air minum ayam broiler milik Bapak I Made Dinda di Bali.

Hasil panen ayam broiler dipastikan menjadi ayam organik dengan memenuhi 3 unsur dibawah ini

1. Sistem kandang close house

2.  Ruangan udara dan air minum ayam di treatment dengan mesin ATM khusus ayam

3.  Pemberian enzim pada air minum ayam

labor cianjur

Terlihat air minum yang ditreatment dengan menggunakan mesin ATM terdapat perbedaan bacteri e-colli dan salmonella yang menurunkan tingkat mutu air minum ayam.

pebampakan mesin ATM yang dgunakan pada kandang close house milik Bapak I Made Dinda di Bali..

atm ayam

Mesin ATM untuk men treatment air minum ayam yang terdapat pada tandon (air penampungan) dengan mesin inilah dapat dilihat hasil analisa labor pada air minum ayam (lihat hasil labor gambar diatas)

bom-YAT

Terimakasih.

————————————————————————————————————————-

Tambahan admin

Jika anda (pengusaha ayam, pengepul, pemilik supermarket, eksportir) membutuhkan ayam  dalam bentuk karkas dengan sertifikat uji labor ayam organik dari kami silahkan kontak kami di 081224217112 (hubungi kami langsung, tidak WA, BBM atau SMS)

Kunci Sukses

Keberhasilan pembiakan ayam organik murni ditentukan oleh beberapa hal yang wajib menjadi perhatian bagi para peternak :

  • Memastikan bibit (DOC) dari penangkar (breeder) yang berkualitas.
  • Managemen kandang yang sesuai dengan standard (penentuan lokasi, halaman pengumbaran, pengaturan sirkulasi udara (sanitasi) dan kepadatan tebar, kelembaban dan menentukan tebar DOC kembali pasca panen dan perangkat peternakan.
  • Sumber air bersih dan kandungan air minum sesuai dengan analisa labor dan standard SNI.
  • Standard pakan ayam organik (jumlah pemberian pakan perhari, waktu pemberian pakan, meminimalisir in-efesiensi pakan) dan ketersediaan (stock) bahan pakan diwilayah peternak yang bermutu dan murah.
  • Suplemen, nutrisi atau gizi tambahan seperti kadar protein, kadar serat, kadar lemak kadar abu, mikro-organisme, enzim  harus murni herbal yang pengolahannya melalui sistem hidrolisa, menggunakan alat-alat yang steril dan higienis. (enzim dan ozonizer system)
  • SDM yang terlatih (skill) dan menyukai pekerjaannya.
  • Saluran limbah dan tempat pembakaran dan pembuangan sampah yang memadai untuk mencegah penyakit baik untuk ternak atau karyawan kandang dan tidak mencemari lingkungan (ekologi).

How to market (labelling and packing)

Sebelum memasuki pasar perlu dilakukan :

  • Uji labor, sertifikasi dari laboratorium untuk memastikan memenuhi kriteria pakan organik.
  • Uji lapangan, uji lapangan merupakan kesaksian atau testimoni yang memastikan pakan mampu meningkatkan kualitas ayam baik pertumbuhan (bobot) maupun menekan jumlah pakan (FCR = Food convertion Rate)
  • SNI (Standard Nasional Indonesia), lulus uji pada lembaga SNI.

Dari ke-3 unsur diatas terlebih dahulu dibuat label produk dan pengepakan (packing) yang menjadi bagian sukses pemasaran (ready to marketing)

Pada awalnya pemasaran ayam organik diperuntukkan oleh golongan atas saja namun seiring kesadaran tentang kampanye kesehatan (back to nature) dimata masyarakat ayam organik banyak diminta oleh golongan menengah. Dalam kesempatan ini tulisan ini juga memberitakan bahwa sesungguhnya ceruk pasar ayam organik belum bisa dipenuhi oleh para peternak hanya saja penolakan dari pasar dikarenakan mutu ayam organik belum memenuhi kriteria atau syarat-syarat sebagai ayam organik.

Jakarta dan Surabaya, adalah pasar terbesar di Indonesia dan belakangan banyak pondok pesantren yang mewajibkan kuliner berbasis organik sebagai menu wajib yang dikonsumsi oleh para santri, fenomena ini yang mendorong pembelajaran teknik budidaya dan akses informasi tentang ayam organik semakin meningkat. Diharapkan para ahli dibidang ini membuat juklak (tutorial) atau metodologi lengkap untuk meningkatkan kesejahteraan peternak dan mengawal kesehatan masyarakay.

Budidaya ayam organik tidak rumit, variabel adalah

  • Bibit, bibit yang baik untuk ayam organik adalah bibit ayam kampung dengan varietas (belum ada penangkaran modern seperti halnya ayam broiler) bukan dari hasil rekayasa genetika (kimia sintetis) dalam hal bibit lebih baik diupayakan memiliki penangkaran sendiri sehingga pengawasan (controlling) terhadap kualitas tetap terjaga.
  • Bahan pakan ayam mudah didapat.
  • Alat penyimpanan gudang dan mobil transportasi (freezer mobile)

Kelebihan Ayam Organik

+             Kualitas tekstur daging lebih baik, telur lebih dan telur lebih baik.

+             Tidak memakai vaksin dan hormon.

+             Bebas antibiotik

+             Daging tidak berbau anyir

+              Serat daging halus.

+              Warna daging kemerah-merahan.

+              protein lebih tinggi

+              Kolesterol dan lemak lebih rendah

+             Kandungan lemak rendah

+             Aroma daging wangi, tidak amis, tidak mudah busuk (basi) lebih tahan lama (kedaluarsa)

+             Serat kulit lebih kuat dan berwarna cerah.

+             Air rebusan 100% bisa dijadikan kaldu dan bumbu penyedap (pengganti monosodium glutamat atau MSG) dan tidak menimbulkan minyak banyak waktu digoreng.

+             Secara prinsip semua tubuh ayam aman untuk dikonsumsi dan rendah penyusutan.

Dengan ayam organik, beras organik, sayuran organik untuk meningkatkan taraf kesehatan (life style) yang lebih baik, harus dimulai sedini mungkin. Belum terlambat, mustikah menunggu produk luar negeri masuk ? dan disekujur tubuh anak bangsa ini bergelayutan produk impor ?

Setelah mengetahui jumlah kebutuhan nutrisi ayam organik (protein, serat, lemak, abu) perlu dipelajari teknik-teknik pengolahan dan peralatan yang dibutuhkan (mesin-mesin hidrolisa, mesin mixer, mesin oven, mesin peletting, crumble,mesin ekstraksi, dan berbagai alat ukur (analisa) serta mampu mempelajari bahan-bahan peningkat daya cerna, peningkat protein, energi termetabolisme, memperbaiki kadar serat dan kadar abu.

Keterangan

Pemakaian onggok harus melalui proses pengukusan dengan menggunakan bahan Enzima Star. pengukusan onggok untuk menghilangkan racun hidrosianin pada singkong dan meningkatkan daya cerna. Enzima Star berfungsi meningkatkan kandungan protein onggok dari 2,2% menjadi 25%, serta menurunkan kadar serat dan abu.

(Bahasan tentang onggok, baca Limbah Onggok Disulap Jadi Emas)

Hati-Hati

Dalam pembuatan pakan organik tidak dibenarkan menggunakan bubuk atau serbuk peningkat kandungan protein berbahan kimia  dan vaksinasi kimia serta penggunaan enzim kimia.

Haruskah pakan ayam organik dilakukan fermentasi terlebih dahulu …!!!!

Garis besar fungsi fermentasi adalah

– Meningkatkan kandungan protein pada bahan pakan.

– Meningkatkan daya cerna, metabolisme dalam tubuh hewan ternak.

– Meningkatkan homogenitas pakan.

– Membunuh, menghancurkan, menggempur bakteri negatif, virus, amoniak, hewan perusak (serangga)

Tahukah anda ? bahwa bahan baku pakan yang anda beli sudah kedaluarsa atau sudah berbilang bulan dan tahun menumpuk digudang penjual sehingga kwalitasnya sudah menurun drastis. Dan fermentasi adalah salah satu jalan untuk meminimalisir kerusakan bahan baku anda.

Tahukah anda  ? bahwa barangkali bahan baku yang anda beli sudah terkontaminasi dengan zat berbahaya hasil fumigasi dan penggunaan zat pengawet kimia berbahaya.

Tahukah anda ? bahwa bahan baku tersebut sudah menggunakan zat warna pencerah kimia ? atau dicampur dengan bahan baku yang baru.

Sudahkah anda teliti ? bahwa bahan baku anda (terutama yang berbahan tepung) bukan bahan aslinya, misalnya dedak palsu yang dicampur dengan sekam. Tepung ikan yang terdiri dari tulang belulang ikan dan sisik ikan atau tepung jagung palsu yang sudah ditambah dengan janggel, jonggol atau tumpi jagung.

Saksi lapangan

Sahabat saya pernah membuat pakan dan kandungan proteinnya sudah memenuhi syarat, namun beliau bingung saat ayam jopernya tetap tidak bisa tumbuh dengan sempurna, ternyata setelah diteliti kandungan kadar abu hingga 64%, terjawablah bahwa protein bukan variabel utama dalam beternak. (banyak cerita berkisah tentang kegagalan dalam beternak dan pesan moralnya adalah BANYAK VARIABEL yang harus dipenuhi untuk menjadi peternak sukses.

Jika anda seorang peternak pemula, sebaiknya anda meminta pendampingan dengan orang yang tahu tentang ini. peternak pemula yang mengalami kerugian disebabkan faktor bahan baku berkualitas rendah sudah banyak dan tidak bisa dianggap enteng. Sertifikat hasil analisa labor yang menyertai bahan baku yang ditawarkan dari para petualang tidak menjamin kualitas produk. Anda musti hati-hati dan seksama. Teliti sebelum membeli.

—————————————————————————————————————

HOT NEWS

Kami tak menduga, dari 200 Artikel yang kami rilis, ada sebuah naskah yang terbaik dan dianggap paling memberikan pencerahan oleh peternak di seluruh Indonesia bahkan diapresiasi oleh para pengunjung dari Amerika, Australia, negara-negara Asia dan benua Eropa.Jika para pembaca belum membacanya silahkan klik judul ini :

TRIK MENINGKATKAN KWALITAS NUTRISI PAKAN

——————————————————————————————————

udang

Gambar bahan pakan organik

Boosterfish.com menjual pakan organik protein 21,5-22,5%

Kami menjamin penggunaan pakan kami, ayam menjadi organik

Harga pakan ayam organik Rp.5.650 (diluar ongkos kirim)

Minimal order 7 ton

Formula dan dosis buatan kami

–     Tepung kacang hijau murni               5%

–     Tepung kacang kedelai murni        20%

–     Bekatul                                                10%

–      Tepung kulit sapi                                 7%

–      Jagung                                               45%

–      Sayur                                                     5%

–      Tepung herbal                                     2%

–      Bungkil Wijen                                      1%

–      Tepung singkong                               5%

–     Spirulina                                               0,25%

–     Gelatin                                                  0,1%

–     Enzim                                                   0,25%

–     Amino Essensial                               0,25%

Artikel berkaitan dengan organik, silahkan klik link ini

Kendala Sosialisasi Ayam organik

Bidikan Jitu bisnis Pakan Ayam Organik

Enzim Untuk Ayam Organik

Terimakasih, salam organik

Pakan ayam, Pakan organik dan SOP

2 comments

  1. Business Time

    Wonderful beat ! I would like to apprentice while you amend your site, how can i subscribe for a blog site? The account helped me a acceptable deal. I had been tiny bit acquainted of this your broadcast offered bright clear idea

  2. Holiday Vacations

    I haven¡¦t checked in here for a while because I thought it was getting boring, but the last several posts are great quality so I guess I¡¦ll add you back to my everyday bloglist. You deserve it my friend :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>