«

»

Sep 19

Payung kesuksesan adalah : tekun

Payung kesuksesan adalah : Tekun

Ratusan bahkan ribuan penggiat budidaya ikan air tawar tiap harinya selalu berfikir keras bagaimana mensiasati, mencari solusi pengganti pakan pabrik yang mahal.

Benar, jika harga jual ditingkat peternak Rp.13.500,- andai  Food Convertion Ratio berhasil ditekan menjadi 0,90 dan kalau harga pakan pabrik sudah Rp.10.000 belum tentu akan profit karena berbagai penyusutan, bisa saja terjadi seperti  karung yang bocor, pemberian pakan melebihi ransum, jarak toko pakan jauh dari rumah hingga memerlukan biaya transportasi.

Variabel  lain seperti : pemilihan benih, benih yang kita beli seringkali seperti membeli kucing dalam karung, sebagian kita tidak tahu benih tersebut kualitasnya seperti apa ? apakah hasil dari perkawinan sedarah ? atau indukan dari galur yang tidak jelas dan sistim transportasi yang buruk. Dan lain-lain.

Berbagai postingan di internet mengajarkan kita bagaimana membuat pakan alternatif yang “hemat” dan semuanya benar, semua memberi pencerahan kepada semua pihak. Dan sebagian peternak yang berhasil, tanggapan umum yang berhasil mengatakan “ pakan alternatif biasanya telat panen lebih lama 2 minggu tapi biaya pakan jauh lebih hemat dari pada menggunakan pakan pabrik.

Namun tidak sedikit yang gagal dan kembali kepakan pabrik lagi tapi gagal lagi.

Apa yang salah ? yang gagal barangkali belum mendapat informasi yang cukup dalam menyikapi bagaimana beternak yang “PAS.”

Banyak variabel yang sebenarnya yang harus dipenuhi seperti :

  1. Kualitas benih
  2. Managemen pakan
  3. Managemen transportasi
  4. Managemen kolam
  5. Anomali cuaca dan suhu
  6. Kualitas air : Ph air, oksigen, kekeruhan, kadar zat besi dan lain-lain
  7. Keamanan, harga pasar, marketing dan lain-lain.

Fakta lain yang menggambarkan situasi ini adalah banyak diantara kita belum mendapatkan informasi misalnya :

  1. Mengatasi penyakit
  2. Mengatasi dan mengetahui sebab terjadinya bau kolam
  3. Membuat media penyiponan
  4. Membuat central drain pada kolam.
  5. Pemberian probiotik dan suplemen yang tepat.
  6. Dan faktor-faktor lainnya.

Peternak yang puluhan tahun yang bertahan dan mengandalkan kehidupannya dari beternak ikan  setelah ditelusuri bahkan mereka sama sekali tidak pernah browsing di internet ternyata ada satu variabel utama yang kita “belum” memilikinya, yaitu : Ketekunan.

 

JIWA PETARUNG

Namanya adalah Ray Kroc,  pemuda dengan usia masih sangat muda, umur 14 tahun telah melakukan hidup “bisnis” mulai dari jual gelas kertas, sales pakaian, mengajar piano. Pada suatu saat Ray Kroc sedang menawarkan alat multimixer kepada Mc.Donals,  dia mengajukan diri menjadi Pemegang lisensi bagi cabang baru restoran hamburger tersebut.

Setelah banyak memiliki cabang ia mengambil alih restoran Mc.D dan sekarang memiliki lebih dari 30.000 cabang melayani 47 juta pelanggan setiap harinya.
Nasehat sederhana Ray Kroc saat ditanya rahasia suksesnya : jika bakat tidak punya, otak juga tidak jenius, pendidikan tidak bisa. Anda bisa melakukan dengan tekun dan tekad.
Wooow, sudahkah kita memiliki JIWA PETARUNG seperti si nekad Ray itu ? ayo sisihkan rasa sakit, takut, malu, kantuk, anti zona aman, kelelahan, putus asa, ketidakmungkinan, perasaan gagal ?

Haruskah anda sepanjang hari hanya menghitung hari dengan kegalauan, merasa tidak ada kepastian. Merasa tidak dihargai, merasa tidak punya harapan lagi. Merasa… merasa… oh jangan terbersit pandangan negatif seperti itu. Itu hanya memberi kesempatan kepada syetan atas bujuk rayunya.
Teman-teman semua, dimana pun anda berada, apapun profesi anda atau siapapun keturunan anda.

Anda pasti memperoleh “PEMEGANG LISENSI” kehidupan yang anda inginkan. Caranya mudah, simak dan lakukan seperti yang dikatakan oleh Nabi Ayub :Anda bisa menjadi apa yang anda fikirkan.

PP booster fish

 

Payung kesuksesan adalah : Tekun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>