«

»

Feb 18

Penelitian Mendalam Terhadap Pakan Ayam

Penelitian Mendalam Terhadap Pakan Ayam

Oleh Hadi Winarto

Penelitian Mendalam Terhadap Pakan Ayam ini persembahan sepenuh hati dari rekan-rekan dari berbagai daerah yang tak kenal lelah, dedikatif,  inovatif, penuh improvisasi kepada dunia perikanan, peternakan dan pertanian.

Kami admin situs ini, mengapresiasi atas kerja cerdas anak-anak muda penuh talenta  dan mengucapkan terima kasih yang terhingga kepada yang telah merespon positif kegiatan para bunga bangsa bidang agrobisnis ini.

Oleh : Hadi Winarto

Sekali ini tentang AYAM, LELE, NILA, PUPUK MURAH DAN CACING SUTRA

Saya menerima SMS dari Jombang, bunyi short message service nya begini.  Pak, pakan ayam berbasis ekstrak cacing sudah kami coba hasilnya fantastis.dan kami berminat jadi agen pakan ayamnya, probiotiknya extrak cacing dan mohon PENELITIAN YANG MENDALAM tentang pakan ayam berbasis ekstrak cacing itu. Dan beberapa kesaksian diberbagai daerah seperti Bondowoso, banyuwangi dan daerah lainnya.

Tidak lama kemudian saya menerima telepon dari Mas Aris Budi Utama dari Palangkaraya menginfokan bahwa telah dilakukan percobaan dan dinyatakan berhasil, Mas Aris mampu mengungkapkan secara ilmiah, detail  dan masuk akal atas formula sederhana yang dia tuturkan. Secara ringkas saya toreh rangkuman dialog kami dibawah ini.

Petunjuk pembuatan pakan alternatif dengan asumsi adonan 100 kg pakan.

Pakan alternatif Ayam potong (versi 1) :

  • Singkong 95 kg (rebus dan dinginkan)
  • Usus ayam 5 kg     (rebus dan blender)

Singkong direbus tanpa ditutup hingga matang dan dinginkan setelah itu digiling dibuat getuk atau pasta, usus ayam direbus dengan air sebanyak 5 liter dan diblender. Masukkan Usus ayam sebanyak 2kg yang sudah diblender dan berikan ikan Lele. Hasil diperoleh selama 9 minggu dengan bobot rata-rata 7 ekor perkg. Penyusutan sebanyak 24%. Hasil usia 35 hari bobot menjadi 1,9 kg. Kelemahan pakan ini adalah ayam pada saat umur 38 hari lebih banyak diam daripada bergerak. Ini disebabkan kandungan kalsium pada pakan ini tidak mencukupi (silahkan audiens menambahkan bahan pakan alternatif lainnya agar tulang ayam tetap kuat)

NB  : Panci selama memasak agar tidak ditutup. Dimaksudkan untuk menguapkan kelebihan asam  hidrosianik.

Pakan alternatif Ayam potong (versi 2) :

  • Singkong 90 kg (rebus dan dinginkan)
  • Limbah ikan 10 kg  (rebus)

Singkong direbus tanpa ditutup hingga matang dan dinginkan setelah itu digiling dibuat getuk atau pasta, limbah ikan direbus dengan air sebanyak 5 liter . Ambil limbah ikan yang sudah direbus dan masukkan ke singkong yang sudah direbus.

Pakan alternatif lele :

  • Singkong 80 kg (rebus dan dinginkan)
  • Usus ayam 20 kg     (rebus dan blender)

Singkong direbus tanpa ditutup hingga matang dan dinginkan setelah itu digiling dibuat getuk atau pasta, usus ayam direbus dengan air sebanyak 5 liter dan diblender. Masukkan Usus ayam sebanyak 2kg yang sudah diblender dan berikan ke ikan Lele. Hasil diperoleh selama 9 minggu dengan bobot rata-ra 7 ekor perkg. Penyusutan sebanyak 27%. Analisa total biaya pakan per-kg antara Rp.2500-Rp.3000.

 Pakan alternatif Nila :

  • Singkong 90 kg (rebus dan dinginkan)
  • Usus ayam 10 kg     (rebus dan blender)

Singkong direbus tanpa ditutup hingga matang dan dinginkan setelah itu digiling dibuat getuk atau pasta, usus ayam direbus dengan air sebanyak 5 liter dan diblender. Masukkan Usus ayam sebanyak 2kg yang sudah diblender dan berikan ke ikan Lele. Hasil diveroleh selama 10 minggu dengan bobot rata-rata 7-8 ekor perkg. Penyusutan dan biaya sama dengan ikan lele.

Pupuk :

Air rebusan singkong dan air rebusan usus ayam atau air rebusan limbah ikan jangan dibuang, campurkan dengan NPK masukkan dalam tong besar dan sebarkan kepada semua tanaman anda secara periodik bahkan pada tanaman air seperti kangkung air, azolla dan eceng gondok mengalami pertumbuhan signifikan. Bersama kascing (bekas media panen cacing), air bekas rebusan ini akan menjadi pupuk murah dan is the best.

Cacing sutra :

Sekali lagi air rebusan jangan dibuang begitu saja tapi buanglah diparit saluran pembuangan kolam anda, bersama air kolam dan air rebusan itu menjadi makanan murah meriah bagi cacing sutra. Cacing sutra tanpa biaya dan galau membuat pakan khusus cacing sutra akan berkembang biak dengan cepat.

Thema singkong memang menjadi perhatian serius dari penulis mengingat besarnya perannya bagi kelangsungan mata rantai kehidupan, untuk kebaikan dan pengobatan manusia penulis juga sudah menelorkan artikel tentang hubungan singkong dan kanker dan klik link ini :

Panen Ayam Broiler

Dikecamatan Ambulu Jember pada tanggal 1-02-2017 dilakukan panen ayam broiler.

Data bahwa panen yang sekarang mengalami peningkatan dengan data sebagai berikut

Tebar                    3000 ekor

Pakan                    pabrik

FCR                        1,43

Mortalitas               1%

Nutrisi                      Enzim

Air minum               Treatment mesin ATM

Jumlah pakan        4500 kg                                                          3600 kg

Bobot                        6600 kg                                                          6900 kg

Kesimpulan :

Terjadi peningkatan hasil panen secara signifikan jika dilihat data jumlah pakan yang dihabiskan (3600) dan bobot yang dihasilkan (6900)

Jika asumsi harga adalah Rp.15.000 perkg maka perhitungannya begini

Panen periode 26 pebruari 2017

Harga jual                 Rp.15.000 x 6900 = 103.500.000

Biaya pakan              Rp.6800 perkg x 3812 = 24.541.000

Bruto                          103.500.000 – 24.541.000 = 78.959.000

Data biaya diatas dihitung belum termasuk biaya bibit, gaji karyawan, listrik dan lain-lain. Hasil lainnya diperoleh panen ayam broiler adalah kandungan lemak yang rendah. Biasanya pada ayam broiler kandungan lemaknya 15% dari total bobot ayam waktu ditimbang hanya terdapat 10 gram lemak atau hanya 0,004% dan berpotensi disebut ayam organik.

Kesimpulan :

  • Pemanfaatan mesin ATM (baca artikel :Agrocuture treatment Machine) pada air minum dilakukan cukup 15 menit pada air minum 30 sd 50 liter
  • Seluruh rangkaian sistem budidaya ayam broiler ini berbagai laporan setelah menggunakan formula pakan diatas mampu menngkatkan performa ayam dan menekan FCR dari 1,7 menjadi 1,5. Laporan lainnya FCR yang sudah baik 1,5 menjadi lebih baik lagi 1,35. Belum ada yang memberi informasi terjadi kenaikan FCR dan rata-rata turun antara 0,1 sd 0,4. (Tergantung dari mutu bibit, iklim dan temperatur, managemen kandang, SDM pengelolanya dll )

Audiens yang baik,

Hasil obrolan dengan seorang anak muda nun jauh di Palangkaraya sana, anda bebas bertanya apa saja tentang dunia ikan, dunia tani dan dunia ternak. Nama lengkapnya Aris Budi Utama, No. HP.081351953606, saya banyak berguru dan advisor saya meski dia lebih jauh muda daripada saya. hubungi beliau, dengan penuh empati mas Aris bersedia berbagi.

Terimakasih sudah membaca Penelitian Mendalam Terhadap Pakan Ayam.

 salam Agro

Catatan :

Budidaya apa saja tidak terpaku terhadap pakan saja, banyak variabel lain yang harus diperhatikan seperti pemilihan bibit atau benih, teknik pemberian pakan, managemen kandang atau kolam, ph air, ph tanah, arah angin pada kandang ayam atau bebek dan banyak faktor lain yang menyertai agar senyum sumringah menebar dari kita semua.

———————————————————————————————-

Kami menjual >

Pakan ayam

Protein  22-23%

Energi termetabolisme 2950 kcal

Harga Rp.5500 (crumble)

Pakan ikan siap olah

Protein 32-34%

Harga R.5250 (tepung) mess 60

udang

 

tumpukan buku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>