«

»

Oct 12

Persilangan IKAN KOI dan NILA

Persilangan IKAN KOI dan NILA

Oleh Hadi Winarto

Dari desa Ngemplak Margoyoso Kabupaten Pati mengabarkan bahwa seorang peternak ikan nila bernama Bapak Eko Wicaksono, secara iseng telah berhasil memijahkan indukan jantan ikan KOI dengan indukan betina ikan nila.

Uji coba dilakukan pada 2 kolam,

  • Kolam yang pertama dipijahkan antara indukan jantan ikan KOI dengan indukan betina ikan nila dengan jumlah indukan jantan KOI 1 ekor dan indukan betina nila 3 ekor.
  • Kolam yang kedua dipijahkan 1 ekor indukan jantan ikan nila dengan 3 ekor indukan nila juga.
  • Ukuran kedua kolam masing masing panjang x lebar x tinggi, 300cm x 600cm x100m
  • 3 ekor indukan betina ikan nila ukuran rata-rata 2,2 ons, 2,3 ons dan 2,35 ons
  • Jenis kolam tanah
  • pH air 7,8
  • Kadar oksigen terlarut 3,9 ppm
  • Salinitas 3 ppt
  • Suhu udara siang 34C dan suhu udara malam 28C
  • Tanggal mulai dipijahkan pada tanggal 26 September 2015
  • Waktu mulai menaruh indukan jam 16.30 Wib
  • Lama mengeluarkan telur 30 jam
  • Lama menetas setelah 24 hari
  • Pemberikan pakan pada hari ke-3 setelah enetas.

Perbandingan hasil kolam pertama dengan kolam yang kedua

  • Semua larva dan benih dikolam pertama dan kedua menghasilkan 100% benih ikan nila.
  • Jumlah benih dikolam pertama sekitar 1200 ekor, kematian 50 ekor atau SR 96% sedangkan benih dikolam kedua menghasilkan benih sekitar 1100 ekor, kematian 90 ekor atau SR 81%
  • Setelah ditimbang pada usia 15 hari seluruhnya (100%) benih ikan nila lebih cepat besar dibanding benih ikan nila dikolam kedua.
  • Dalam waktu 15 hari benih kolam pertama berukuran 1,5 cm, lebih cepat tumbuh dan sehat dibandingkan dengan bibit nila yang dihasilkan dikolam ke-2 dengan ukuran 1cm.
  • Warna pada benih kolam pertama lebih cerah dibandingkan benih dikolam kedua.
  • Ikan kolam yang pertama lebih lencah, lebih sehat dibandingkan kolam yang kedua.

Disaat naskah ini diposting disitus ini, penelitian dan uji coba sedang berlangsung selama  15 hari.

Demikian dan kami akan tetap melaporkan perkembangannya minimal hingga 3 bulan mendatang untuk diketahui data yang lengkap perkembangan, kelebihan dan kekurangan teknik Persilangan IKAN KOI dengan Ikan Nila ini.

Terimakasih

Catatan penting yang perlu anda ketahui

Kualitas air yang normal disaat budidaya air tawar (aquaculture)

pH                          6,5-9,0

Amoniak              <0,012 ppm

Oksigen                3 ppm

Nitrit                       0,2 ppm

KH atau CaCO3  >20 ppm

GH atau CaCO3  >20 ppm

Tautan lainnya

Limbah Onggok Disulap menjadi Emas

Revolusi Mental Agrobisnis

Organik Untuk Kehidupan

Hidrologi, selayang pandang

tumpukan buku

link

enzim dan ozonizer

pakan ikan lele

pakan organik

pakan alternatif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>