«

»

Feb 01

Sekilas Teknik Budidaya Ayam Potong

Sekilas Teknik Budidaya Ayam Potong

Oleh : Ir. H. Susanto

(Pengantar admin = Ir. H.Susanto, praktisi dunia agrobisnis menyumbang pengalamannya untuk kita dan ini tulisannya  : Sekilas Teknik Budidaya Ayam Potong)

Ayam Potong adalah istilah yang banyak digunakan dalam budidaya ayam ras untuk konsumsi ayam pedaging. Umumnya sistem pemeliharaan disegmen ini dilakukan dengan cara-cara intensif. Seperti halnya pemulia-biakan dibidang peternakan, perikanan dan pertanian lainnya. Keluhan pelaku budidaya selalu pada komponen pakan dan pupuk kalau dibidang pertanian, dalam hal ini masalah harga pakan yang mahal alasannya.

Dan sama halnya dengan pembudidaya lainnya para pelaku komoditi ayam potong juga berusaha mencari, memburu, menemukan serta berupaya menciptakan kearah perbaikan atau menciptakan inovasi-inovasi dan hal-hal yang paling diharapkan dalam beternak ayam.

Tiga masalah ini yang paling dicari oleh para peternak ayam potong

  1. Mempersingkat waktu panen.
  2. Menekan jumlah bobot pakan.
  3. Mencari pakan alternatif yang lebih murah.

Sejauh ini perbaikan mutu (modernisasi) di 3 poin diatas sudah banyak mengalami kemajuan. Mulai dari kualitas bibit (DOC), managemen kandang, pemberian ransum atau pakan, antibiotik, suplemen dan nutrisi serta penyertaan enzim lumbrokinase (cacing) untuk meningkatkan daya tumbuh ayam. Dengan harapan mampu memberi keuntungan secara finansial bagi para peternak. Berbagai juklak ayam diterbitkan, tutorial, e-book, pelatihan juga tiada henti diadakan.

Hingga hari ini saat diposting artikel ini, 1 pebruari 2015, diantara sekian banyak pembelajaran, pencerahan, inovasi yang cukup banyak digunakan dalam meningkatkan, perbaikan kualitas ayam salah satunya adalah penggunaan enzim (saya tidak menyebut merk dagang nya)

Uji lapangan

Setelah dilakukan pengujian dengan menggunakan berbagai metode dan puluhan peternak ayam potong yang memberikan data-data.

  • Perbedaan wilayah atau lokasi.
  • Jumlah tebar di suatu kandang.
  • Jumlah bobot pakan.
  • Jenis pakan (pakan alternatif dan murni buatan pabrik)
  • Musim dan iklim yang digunakan pada waktu budidaya.

Kesimpulan

 Setelah pengumpulan data baik yang saya lakukan bersama-sama kolega dan di kombinasikan dari kesaksian para peternak diperoleh kesimpulan kesimpulan.

Penggunaan enzim untuk peternakan ayam potong cukup membantu meningkatkan bobot ayam potong dengan pertambahan bobot 3 ons hingga 5 ons setiap ekornya pada hari yang ke 30-32 hari. Pertumbuhan pada ayam potong dengan menggunakan tambahan enzim ini cukup membantu peternak meningkatkan penghasilan dan dikaitkan dengan ke-5 poin data-data yang berbeda namun hasilnya tetap baik atau peningkatan bobot berkisar antara 0,3-0,5 kg per-ekornya.

Harapan

Kedepan semoga ditemukan lagi teknis maupun non teknis agar beternak ayam potong semakin lebih baik lagi misalnya tingkat kematian (mortalitas) lebih rendah lagi, tahan terhadap penyakit, rasa daging lebih enak dan lezat atau biaya pakan lebih murah atau jumlah pakan lebih sedikit dari sebelumnya.

Enzim, saat ini penggunaannya lebih luas seperti pada tanaman, tumbuhan, tanaman hias, ikan air tawar, ikan air laut, ikan hias, peternakan sapi, kelinci, kambing, babi dan hewan peliharaan lainnya.

Enzim dan kandungannya semoga semakin ditingkatkan kualitasnya dan di sosialisasikan. Gerbang terdepan dalam misi menuju agrobisnis Indonesia yang mendunia tentunya ditangan pemerintah, para ahli, para pakar, periset, instansi dan lembaga terkait.

Pengalaman adalah guru terbaik, buku adalah guru tersabar.

Saya memang suka bermimpi, dalam menggapai harapan saya membagi 2 teknik yaitu 1.Bermimpi

2.Beraksi

Bermimpi berarti berfikir besar, merobah mindset, merobah paradigma, menetapkan sasaran, mencatat kemungkinan hambatan dan kendala.

Beraksi berarti bertindak besar, pengamalan dari bermimpi adalah segera melakukan tindakan, satu aksi akan lebih baik daripada sejuta reaksi.

8 tahun yang lalu saya sudah berfikir besar, begini kisah kasih nya :

Saya membeli bibit ayam potong 100 ekor (DOC = day old chick) inspirasi waktu itu disebelah rumah saya ada pabrik roti yang banyak membuang roti afkir, nah ini pasti bagus buat pakan ayam saya, minimal sekian persen saya bisa menghemat biaya operasional sektor pakan, tetangga saya pemiliki pabrik roti itu juga bermurah hati memberikan limbah roti itu. Saya juga mencatat semua proses penanganan dalam bentuk buku tersendiri, siapa tahu nantinya saya bisa menerbitkan buku : Panduan sukses beternak ayam potong dengan ransum roti afkir. Ini pasti hebat, semoga buku ini juga laris muanniss. 35 hari segera berlalu, libur telah tiba eh musim panenpun tiba. Terlihat ayam-ayam gemuk dan sehat, satu persatu ayam ditimbang, setelah di rata-rata bobot ayam 0,8 kg atau 8 ons per-ekornya. Lho, kesimpulan singkatnya : AYAM YANG DIBERI PAKAN ROTI AFKIR HANYA BULU-BULUNYA SAJA YANG LEBAT, TIDAK ADA DAGINGNYA.

Saya tidak mau berlama-lama bersedih, saya juga enggan menganalisa secara ilmiah dan bertanya ada apa dengan  roti afkir, ini adalah mis-action, ini saya anggap catatan buram bin kelabu, pokoknya roti afkir adalah No Way. I dont like you. You are killing me time. hix hix hix.

Sekarang, setelah penggunaan enzim sudah menebar dimana-mana dengan berbagai merk, berbagai kandungan dan harganya bervariasi. Dasar saya memang bergelar seorang petarung saya kembali melakukan aksi gila lagi, ini ransum uji coba kedua saya 9 bulan yang lalu (Maret 2014).

1. Pakan ayam berbasis ekstraksi cacing

2. Enzima lumbrokinase

Dalam waktu 32 hari ayam berbobot rata-rata 1,7kg, cukup baik walaupun testimoni dibeberapa wilayah melaporkan bobot mencapai 1,9-2,1 kg.

Pakan Ayam Broiler

Variabel pembuatan pakan ayam broiler sungguh banyak, berbagai variasi sudah diungkap baik oleh peneliti, praktisi dan para pemulia-biakan ayam broiler,  semuanya memberi banyak manfaat bagi kita semua. Sekedar urun rembuk saya juga ikut-ikutan mem-posting yang saya sesuaikan dengan ketersediaan bahan dasar yang ada disekitar lingkungan saya.

Sebelum membuat pakan alternatif ayam broiler terlebih dahulu kita mempelajari syarat-syarat minimal nutrisi yang diperlukan agar ayam broiler bertumbuh dan berkembang dengan sempurna.

Syarat dan kualitas minimum untuk pakan ayam broiler

  • Kadar protein kasar minimum                   19,0    %
  • Kadar lemak kasar maksimum                   7,4    %
  • Kadar air maksimum                                   14,0     %
  • Kadar Serat kasar maksimum                     6,0     %
  • Kadar Abu maksimum                                   8,0     %
  • Kalsium (Ca)                                                    0,90 – 1,20 %
  • Fosfor (P)                                                          0,60 – 1,00 %
  • Aflatoxin μg/Kg maksimum                          50,0
  • Energi termetabolisme Kkal/kg Minimum 2900
  • Asam amino      – lysine  minimum                1,1

-methionine minimum        0,4

-sistin minimum                   0,6

Dibawah ini susunan dan kombinasi yang cukup ideal dan bahan baku yang tersedia dilingkungan saya dan ransum berkualitas tinggi adalah pakan ayam broiler berbasis extract cacing lumbricus rubellus.

 

object kg prot prot lem lem kal kal sk sk
tepung ikan 10 50 5 2 1 2720       272        1   0.50
Kopra 20 21      4.2 6.8 1.4 1502       300      12   2.52
Jagung 40 8 3.2 3.8      0.3 3329    1,332        3   0.20
Bekatul 20 3 0.6 2      0.1 2983       597      11   0.33
cgm 10 55 5.5 2.5      1.4 3770       377        3   1.38
cpo 2.5   7000       175
vermi+ 2.5 70 1.75 4000       100
Enzima+ 1             –  
106   20.25   4.17      3,153   4.93

prot     =    protein

Lem    =    lemak

kal       =    kalori

sk        =    serat kasar

Pakan Ayam Berbasis Enzim

Freddy adalah sahabat kental saya dari Tanjung pinang, kala  SMA kami sebangku. Freddy adalah warga keturunan, didesanya dipanggil Ameng. Warga Tionghoa dari desa umumnya ber-ekonomi pas-pasan. Secaraakademik disekolah dulu kami bersaing sehat merebut gelar juara sekolah namun diluar nilai akademik saya dibanding Ameng banyak kalahnya, Ameng memiliki karakter kuat, jujur dan gemar menolong, pekerja keras, tangguh serta penuh perhitungan.

Benar saja, tahun 2008 kami kembali bertemu dalam sebuah acara reuni. Perubahan drastis terjadi didiri Ameng. Saya melihat Ameng duduk di jok mobil mewah senilai  1M + Istri dan 2 anaknya + sopir. Ternyata profesi Ameng sebagai eksportir sektor agrobisnis. Keliling dunia adalah kegiatan rutin Ameng.

To the point ya, dipenghujung acara kami berbincang, berhubung core business” kami sama, saya langsung tembak Ameng dengan sebuah permintaan.

“Meng, kamu kan sering keluar-negeri, gini Meng, gue minta tolong ke elu, tolong cari kan informasi formula atau bahan-bahan bagaimana caranya membuat enzim. Enzim buatan luar bagus-bagus”. “Masalahnya sangat mahal,  ordernya lama dan harus dalam jumlah yang banyak. Enzim buatan luar itu adalah nutrisi untuk ternak saya, saya ingin membantu peternak agar semuanya senang. Siapa tahu ente bisa akses ke-orang pabrik, apa saja bahan dan formulasinya yang tepat. Enzim buatan Canada, Jepang dan Korea bagus-bagus kualitasnya”. “Terserah ente dinegara mana kamu dapetin Enzim itu”. “Saya ingin kita ga impor lagi dan bisa membuat sendiri dengan kualitas yang sama”.  Mendengar berondongan permintaan saya, Ameng manggut-manggut tanda mengerti.

Tahun 2012, 4 tahun kemudian Ameng membawa khabar gembira. Enzim didapat, saya senang bukan kepalang. Ameng berujar :  “Bahan-bahan dan formula untuk pembuatan enzim tidak ada yang mau membocorkan kepadaku, Cuma temanku di Jepang memberi jalan dengan membawa starter enzim yang bisa dikultur lagi”.

Alhamdullillah, gelombang penantian panjang akhirnya menepi. Meski saya tidak mendapatkan bahan, kandungan, formula untuk membuat enzim. Dapat starter juga aku rapopo. Seperti kita ketahui enzim dibuat dari beberapa bahan dan istilah dalam mereproduksinya dipersempit lagi dibagi dua menjadi bahan enzim utama (starter) dan bahan enzim penyangga (buffer). Enzim buffer adalah tambahan yang bisa kita peroleh disekeliling kita, disesuaikan dengan hewan apa yang akan kita ternakkan.

Nah, oleh-oleh Ameng dari Jepang ini berupa Enzim starter khusus untuk ayam dan ikan. Enzim dari Jepang ini berbentuk bubuk atau powder. Aplikasi penggunaannya 1 kg enzim bisa ditambahkan 20 liter air bersih. Kalkulator saya menghitung  harga starter enzim Rp.120.000 perkg ini aturan pakainya ditambah air 20 liter berarti senilai Rp.6.000 perliter.  Murah karena saat ini enzim cair yang beredar mencapai  harga Rp.30.000-Rp75.000 perliter. Cara aplikasinya 20 liter itu dicampurkan atau bibis ke pakan sebanyak 1000 kg atau tiap 1 liter untuk 50kg pakan. Jadi tambahan biaya pakan untuk enzim ini hanya sebesar Rp.120 per-ekor hingga panen. Murah.

Saya lantas mengkalkulasi lagi : Jika biaya produksi pakan ayam organik saya turun maka harga jual harus turun, agar para peternak ayam yang nota-bene adalah teman-teman saya ikut senang juga.

Senang yang kedua : Ameng membawakan enzim sebanyak 100 kg, dia bilang bayarnya ntar aja waktu barang sudah terjual. Saya gembira tiada tara, persahabatan memang selalu membawa berkah. Pergaulan adalah mata uang menuju kemudahan.

Mengenal dan sejarah singkat enzim

Postingan enzim ini sudah banyak ditulis oleh admin situs ini, saya ingin menambahkan.

Enzim sudah dikenal sejak tahun 1800an. Selama 200 tahun temuan enzim berkembang pesat dan bermunculan ribuan nama enzim. Penggunaan enzim pun meluas dan merasuk ke jiwa raga kaum industriawan.

Enzim rennin digunakan untuk pengolahan keju, enzim amilase, protease, sellulose, lipase, pitase digadang-gadang disektor agrobisnis. Para agromania saat ini menambahkan enzim lumbrokinase. Ke-6 enzim inilah kiblat para peternak menggantung harapannya dalam meningkatkan kualitas managemen budidaya.

Peran enzim sudah dibuktikan dalam meningkatkan kerja pencernaan. Secara luas penambahan keransum pakan unggas, ikan dan ternak lainnya meningkatkan nilai kecernaan bahan pakan baik hewani maupun nabati.

peran Enzim Pada ayam :

* Meningkatkan konversi terhadap besaran true metabolisable energy (TME)

* Sebagai suplemen yang menekan gel viskositas disaluran pencernaan,

* Memperbaiki tingkat kecernaan NSP (non starch polysaccharides) seperti selulosa dan pektin yang sulit dicerna enzim pencernaan. Pakan yang bergantung pada suplai protein nabati bisa saja konversi kurang maksimum. Enzim dapat memperbaiki kecernaan NSP dan daya cerna terhadap nutrisi.

* Meningkatkan energi termetabolisme

* Enzim pitase berperan meningkatkan kadar protein nabati secara signifikan.

Suplemen herbal dan penanggulangan penyakit  ayam

Pameo lebih baik mencegah dari pada mengobati sangat vital untuk budidaya ayam. Pengobatan akan memakan biaya bahkan menyebabkan kerugian. Bahkan beberapa penyakit belum ada obatnya.

Penyakit-penyakit ayam yang bisa dicegah dengan obat herbal, dan kami informasikan juga beberapa penyakit ayam yang bisa diobati dan dicegah  dengan menggunakan kombinasi bahan herbal dan obat kimia.

Ngorok atau Chronis Respiratory Disease  : Neo Meditril.

Kolera atau berak hijau obat kimia : Koleridin.

Tetelo atau NCD, Infeksius bronhitis, obat kimia : doctril/ neo meditril.

Berak darah atau Coccidiosis , obat kimia : Cocy  atau anticocy

Coriza atau Snot , obat kimia : Trymezin.

Kunyit, enzim Curcumin berkhasiat mengobati gangguan saluran pencernaan, antiradang, antibakteri, kunyit adalah bintang herbal, atau siraja herbal, kemanfaatannya sangat luas, kunyit sebagai obat anti tengik yang ampuh.

Daun sirih, bersama kunyit daun sirih sebagai primadona kehidupan manusia, bersifat des-infektan dan anti jamur sebagai antiseptik pada saluran pencernaan. berfungsi pengurangi rasa sakit. Bersifat anti bakteri, mengurangi rasa gatal.

Temulawak,detoksifikasi yang andal, penggemvur racun-racun dan akbat terkontaminasi jamur alfatoksis flavus, membantu kerja pankreas,optimalisasi metabolisma pankreas, mengolah enzim-enzim lipase, amilase, sellulose, protease.

Brotowali, memiliki zat senyawa pikroretin,memiliki kandungan alkaloid, saponin yang cukup. Pikroretin yang terkandung pada brotowali dan sambiloto memusnahkan cacing dalam tubuh.

Bahan herbal lainnya yang berfungsi dengan uraian diatas adalah kencur, daun kelor, sayur bayam, belimbing wuluh, buah mengkudu, daun jambu klutuk, daun meniran, sambiloto, daun kates dan banyak lagi.

Sumber naskah, dirangkum dari berbagai literatur

Ayam aduan

Tiada kenal lelah, berbagai penerapan dan metoda budidaya unggas menuju hasil yang maksimum terus menerus digali. Dari Makasar teman FB admin, ahli unggas bernama Ndi Irwan Hp.085395546989 meyakinkan saya bahwa pemberian bayam, yakult dan daun kelor membuat ayam aduan menjadi trengginas, daya tahan tubuh kuat dan tahan terhadap penyakit.

Vitamin C

pemberian Aspirin dan Vitamin C masing-masing 500 mg diberikan pada air minum ayam broiler untuk 50 ekor ayam pada saat terjadi suhu udara ekstrim dan cuaca panas.

Tentang teknik pengolahan dan pemberian akan kami kupas dalam edisi berikutnya atau anda bisa searching, banyak yang membahas topik sejenis di mesin pencari.Konsultasi tentang ayam aduan silahkan pembaca merapat ke Bang Ndi Irwan, anda pasti akan dilayani dengan baik dengan dialek Makasar yang kental. Share and info, kontak langsung 081224217112, no sms

Thanks, anda telah membaca  Sekilas Teknik Budidaya Ayam Potong

_______________________________________________________________________

Ingin mengetahui harga ayam hari ini klik   Harga Ayam Hari Ini

Artikel terkait Budidaya Ayam Broiler Sistem Longyam

pakan alternatif ayam broiler

tumpukan buku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>