«

»

Jul 11

Silase, Pakan Ruminansia Terbaik

Silase, Pakan Ruminansia Terbaik

Oleh : Hadi Winarto

(Naskah ini ditulis untuk menjawab undangan dari peternak yang tidak bisa kami penuhi. Naskah ini diharapkan peternak mampu membuat pakan sapi sendiri , hemat biaya hingga 50% sd 75%, … kami tulis secara praktis agar mudah difahami)  

 Apa itu silase

Silase adalah pakan ternak yang berasal dari hijauan yang pembuatannya (pengawetan) melalui proses enzimatis dan fermentasi. Bahan utama silase umumnya berasal dari hijauan (nabati) seperti rumput gajah, daun kates, kulit nenas, tanaman tebu, tongkol gandum, tongkol jagung, pucuk tebu, batang nanas kulit kates, daun alfalfa, bekatul, tepung hasil dari limbah afkir dari pabrik seperti cassava, glukosa, ampas kecap, ampas bir, ampas tahu, rendeng kedele, daun kedele, limbah edamame, cgf, sbm, pollard, bungkil sawit, bungkil kopra, bungkil kopi, onggok, limbah rumput laut, hijauan sayur afkir dari pasar seperti sawi, kangkung, bayam, tomat, terong, jagung, nenas dll.

Beda peternak beda cara pembuatan silase baik formulanya (takaran atau dosis), media pembuatan maupun fermentor yang digunakan. Hasilnya pun akan berbeda-beda baik itu kadar nutrisinya, bentuk maupun kemasannya.

Silase terbaik ditentukan oleh :

  • Bahan baku yang digunakan
  • Media fermentor yang digunakan
  • Takaran yang akan menghasilkan seberapa ideal nilai nutrisi agar hewan ternak (ruminansia) memperoleh hasil panen (bobot) maksimum.
  • Melalui proses enzimatis dan fermentasi.

Fungsi enzimatis

  • Meningkatkan kandungan nutrisi pakan (protein, serat, lemak, abu, lisin, leusin, methionin, karbohidrat, TDN, BETN dan energi termetabolisme)
  • Sebagai probiotik dan antibiotik
  • Meminimalisir kandungan bacteri negatif, kebanyakan media air sudah terkontaminasi bacteri pathogen (dibeberapa kota kami melakukan uji labotatorium mutu air)
  • Meningkatkan daya cerna.

Fungsi fermentasi

  • Membuang gas metan
  • Homogenitas nutrisi pakan
  • Sterilitas pakan
  • Pakan lebih awet hingga 10 kali lipat
  • Membuang racun hidrosianin pada bahan baku singkong

Produk Organik

Pembuatan pakan melalui sistem silase, silase dengan menggunakan enzim dan air minum sapi sterilisasi pada air minumnya akan menghasilkan daging ternak organik, organik adalah ambang batas cemaran mikroba yang ditetapkan BPOM.

Jenis cemaran mikroba dan batas maksimum dari BPOM

Produk dendeng sapi dan daging asap :

  1. ALT (30C) 1×10 pangkat 4 koloni per gram
  2. APM E-colli 20 per gram
  3. Salmonela sp Negatif per 25 gram
  4. Staphylococus aereus 1×10 pangkat 2 koloni pergram
  5. Bacillus cereus 1 x 10 pangkat 3 koloni pergram

Produk daging kering termasuk abon, kerupuk kulit, kerupuk paru :

  1. ALT (30C) 1×10 pangkat 5 koloni per gram
  2. APM E-colli <3 per gram
  3. Salmonela sp Negatif per 25 gram
  4. Staphylococus aereus 1×10 pangkat 2 koloni pergram

Produk daging olahan dendeng sapi

  1. ALT (30C) 1×10 pangkat 5 koloni per gram
  2. APM colliform 10 per gram
  3. APM E-colli >3 per gram
  4. Salmonela sp Negatif per 25 gram
  5. Staphylococus aereus 1×10 pangkat 2 koloni pergram
  6. Clostridium perfringers 1 x 10 pangkat 2 koloni pergram

Nilai bisnis

Terjun dibisnis penyediaan pakan ruminansia sangat menjanjikan.  Data dinegara-negara Asia saja tercatat kebutuhan daging sangat tinggi (Indonesia 1.500.000 ekor sapi atau di benua Asia dibutuhkan 10 juta ekor sapi setiap tahunnya. Dibutuhkan pakan kurang lebih 4,5 juta ton pakan per tahun atau senilai Rp.9 triliun. Ini angka yang fantastis karena belum dihitung jenis ruminansia lainnya seperti kerbau, domba, kambing dan babi. Untuk meningkatkan nilai bisnis pakan dikemas kedap udara dengan ukuran 10kg atau 20kg atau 30kg.

Bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat silase

1. Bahan pakan hijauan

2. Tong, drum, silo atau tandon untuk fermentasi

3. Mesin ATM (agroculture treatment machine). Mesin ini berfungsi untuk membunuh bacteri, virus, jamur, menstabilkan suhu, mensterilkan bahan pakan, meningkatkan kadar oksigen, mengawetkan bahan pakan.

4. Enzim, enzim bekerja untuk meningkatkan kandungan nutrisi pakan terutama protein, karbohidrat, lemak, serat, abu, lysine, metionine dan leusin.

5. Plastik untuk kemasan

6. Label jika bahan pakan untuk dijadikan bisnis pakan ternak.

7. Ruangan bersuhu 20 sd 26 derajat C.

Cara membuat silase.

Beberapa metoda yang digunakan juga menghasilkan yang berbeda. Para peneliti saat ini membuat kesimpulan bahwa pakan silase merupakan terbaik, berbiaya murah dan kandungan nutrisi mampu meningkatkan ADG (Average Daily Gain).

Langkah pembuatan

1.  Hijauan dipotong menjadi ukuran 2 cm-4 cm dengan menggunakan mesin chopper.

2.  Bahan dimixing dengan mixer jika bahan pakan lebih dari 1 jenis.

3.  Setelah di chopper bahan direndam selama 1-2 jam dengan air yang sudah ditreatment dengan mesin ATM (fungsinya untuk membunuh bakteri e-colli, salmonella, vibrio dan colliform) perendaman ini juga berguna meluruhkan kotoran, debu, pasir dan sumber penyakit  yang melekat pada hijauan saat pemanenan.

4.  Setelah direndam buang airnya. kemudian siramkan enzim dengan ukuran 2 ml untuk 1 kg pakan.

5.  Lalu padatkan bahan pakan tersebut. Jika sedikit cukup diinjak-injak, jika banyak gunakan mesin pemadat.

6.  Lakukan fermentasi an-aerob.

7. Indikator fermentasi sukses adalah jika bahan berbau wangi tape atau pH bahan menunjukan derajat keasaman 3,5 sd 4, waktu fermentasi dengan memanfaatkan mesin ATM bisa dipersingkat menjadi 7-10 hari dibandingkan dengan sistem konvensional 3-5 minggu.

8. Keringkan bahan dengan sinar matahari atau oven dengan kadar air maksimal 18%

9. penyimpanan kedap udara bisa bertahan awet hingga 2 tahun, gunakan mesin sealer untuk pengemasan (packing)

10. Metoda ini akan meningkatkan kadar protein kasar dari 8-10% menjadi 16-20% sesuai dengan kebutuhan protein hewan ruminansia.

Kelebihan silase dengan cara ini

  • Waktu fermentasi lebih cepat.
  • Kemampuan enzim yang mampu meningkatkan nutrisi secara signifikan sehingga dibutuhkan bahan bahan pakan lebih murah. biaya pakan menjadi 50-75%
  • Nilai gizi memenuhi standard gizi
  • Karkas daging 52-65% karena enzimatis mengubah lemak menjadi daging.
  • Pertumbuhan daging (karkas) perhari antara 1,75kg-2,15kg

Dikemas dalam wadah plastik kedap udara dengan menggunakan sealer untuk mencegah tumbuh bakteri, jamur dan virus (pengemasan ini berguna untuk penyimpanan dan untu bisnis ekspor)

Peternak yang menggunakan proses silase.

Eko Widiarto (Sukabumi)

  • Ampas tahu 20%
  • Ampas terigu 10%
  • Onggok 20%
  • Bungkil kopi 10%
  • Bungkil sawit 10%
  • Ampas bir 30%
  • Sdr di Eko di Sukabumi menghasilkan ADG 2 kg (jenis limousine)

Badriuddin (Trenggalek)

  • Ampas kecap 25%
  • Tepung gandum 3%
  • Katul kasar 15%
  • Bungkil sawit 20%
  • Bungkil kopra 5%
  • Kulit kacang tanah 11%
  • Gamblong 20%
  • Molase 4%
  • Mineral 1%

Bapak Badriuddin ini melaporkan ADG dari bobot 0,9 menjadi 1,2 (terjadi kenaikan 30%)

Kandungan nutrisi bahan pakan Bapak Badiriudin

  • Protein 15,27%
  • Serat kasar 20,58%
  • TDN 68,47%
  • Enzim 0,2%
  • Cost Material rp.1.721

Bapak Gunawan (Nganjuk)

  • Rumput gajah 60%
  • Roti afkir 10%
  • Kedele 5%
  • Gaplek 10%
  • Katul 5%
  • Kacang tanah 10%
  • Enzim 0,2%
  • Garam 0,25kg

Dari komposisi diatas dari nganjuk mendapatkan harga termurah karena Bapak Gunawan menanam sendiri rumput gajah, HPP produksi hanya 15.000 perhari per ekor.

Komposisi terbaik kami melakukan trial dan error di Trenggalek berdasarkan bahan baku yang kami peroleh dan sesuai dengan harga (ADG 1,4) asumsi 100kg pakan.

Menghitung biaya :

  • Ampas kecap    20kg x  Rp.1.700    = Rp.34.000
  • Dedak                 5kg x   Rp.2.000     = Rp.10.000
  • Bungkil sawit     5kg x   Rp.1.100     = Rp. 5.500
  • Onggok               5kg x      Rp. 1.200 = Rp.6.000
  • Tepung jagung  5kg x   Rp.3.500     = Rp.17.500
  • Rumput gajah    60kg x   Rp.150     = Rp.9.000

Sub Total                                                           Rp.82.000

Biaya per-kg                                                      Rp.820

Biaya-biaya, penyusutan                                Rp.500

Grand Total                                                        Rp.1320

Menghitung kandungan nutrisi

  • Protein                 15%
  • Serat kasar         17%
  • TDN                     66%

Kandungan nutrisi rumput gajah

  • Protein 8-11%
  • Lemak 1,5-2%
  • Serat  kasar 28-35%
  • Daya cerna 52-55%

Untuk sementara kami masih menunggu uji coba silase ini laporan dari peternak di 5 kota. Dari beberapa peternak melaporkan sistem silase memberi peningkatan pertumbuhan dari 10 sd 30%.

Silase, mau tidak mau, suka tidak suka, ribet atau tidak ribet adalah pilihan terbaik menekan biaya pakan.

 

Terimakasih

Bacaan menarik  untuk para pebisnis, klik link ini

Menggali Potensi Ayam Kampung Organik

Cassava Fermentation To The Culinary World

Aquaponik Antara Profit Dan Seni

Limbah Pasar Untuk Ruminansia

PP booster fish

Keyword

Pakan organik

Pakan ayam

Pakan lele

Silase, Pakan Ruminansia Terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>