«

»

Nov 17

Subak, Irigasi Ala Bali

Subak, Irigasi Ala Bali

(Edisi oleh-oleh)

Oleh : Hadi Winarto

Subak adalah sebuah gaya managemen pengairan sawah (irigasi) yang unik yang berkembang di Bali. Sistim ini merupakan model satu-satunya didunia dan bermanfaat besar bagi penduduk, subak terdapat di seluruh Bali, lebih dari 1.000 subak, menyebar di Buleleng, Jembrana, Karang-asem, Badung, klungkung, Tabanan, Gianyar dan Bangli.  Subak memberi memberi kebaikan-kebaikan diantaranya :

  1. Tata kelola managemen pengairan dengan azaz gotong royong.
  2. Secara langsung dan tidak langsung menciptakan keamanan desa.
  3. Bisa dijadikan warisan budaya dan obyek wisata serta kearifan lokal.

Subak bisa dipandang sebagai sebuah perkumpulan, anggota-anggotanya terdiri dari penggiat budidaya tanaman padi dan petani penggarap. Perhimpunan Subak memiliki struktur organisasi (job discription) dan susunan program kerja (job position)

  • Pimpinan/ketua disebut kelian subak, dipilih berdasarkan rapat anggota dan disahkan melalui keputusan rapat, subak ber- otonomi lepas dari otonomi desa. Keputusan dan ketentuan dirapatkan bersama-sama. Kelian subak dalam menunaikan tugas dibantu oleh petugas pemerintahan yang mengepalai suatu distrik pengairan yang disebut Pemimpin sedahan-sedahan dalam satu daerah disebut sedahan agung.
  • Pembahasan pokok pada pertemuan subak adalah pemeliharaan bendungan, pengaturan penanaman, pembagian air, memecahkan perselisihan tentang air.
  • Wilayah teritorial subak berupa satu wilayah sawah bervariasi antara subak dengan wilayah lainnya, bisa seluas hingga 1.000 ha. Umumnya satu subak berasal dari satu bendungan, muara, sungai atau saluran besar (primary leiding)
  • Subak dibagi dalam wilayah-wilayah kecil, tiap wilayah diketuai yang disebut kelian tempek yang bertugas mengurus air dari saluran besar (primary leiding) menuju tiap-tiap petak sawah.
  • Anggota subak memiliki spirit yang tinggi dalam ber-organisasi dan memikul tanggung jawab pekerjaan antara lain : Melakukan ronda/pengawasan baik siang ataupun malam untuk mengawasi kelancaran pengairan/irigasi sawah para anggota.
  • Pemilik dan penggarap sawah secara sukarela melakukan iuran atau memberi sumbangan sehabis panen dalam bentuk padi atau uang, aktifitas ini dinamakan pengampel atau
  • Pemilik atau penggarap yang melalaikan kewajiban ronda, tidak menghadiri pertemuan tanpa alasan yang jelas dikenakan denda.

Keteladanan managemen Subak telah mendunia merupakan donasi Bali bukan saja kepada bangsa Indonesia tapi juga kepada kemanusiaan.

Kemasyhuran Pulau Bali tidak terbantahkan : kemolekan pantai yang mengitari Pulau Bali, variasi kuliner, kekayaan budaya, seni lukis, seni ukir, seni batik, seni patung, seni tari, seni busana, suasana pedesaan yang sejuk, keunikan upacara adat, ritual agama, iklim yang hangat dan panorama alam adalah sumbangsih nyata bagi bangsa Indonesia dan kepada kemanusiaan.

Dan anda pasti tahu dan semua sepaham : kebersahajaan, sense of art atau darah seni mengalir deras disetiap darah orang Bali dan keramah-tamahan warga Bali merupakan rank paling tinggi dari semua ilustrasi saya diatas.

Terima kasih

PP booster fish

 

Baca juga

Organik Untuk kehidupan

Modus Korupsi di Pelayanan Publik

Toleransi Orang Minang

Arti Firasat Mimpi dan Kedutan

Indrasakti, Kesultanan Riau Lingga

Subak, Irigasi Ala Bali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>