«

»

Sep 20

Teknik mendapatkan hari yang sempurna

Teknik mendapatkan hari yang sempurna

Oleh : Joko Mulyono

Ada dua hari dalam seminggu yang tidak perlu anda kuatirkan. Dua hari yang harus kita bebaskan dari rasa takut dan cemas.

Salah satunya adalah hari kemaren,
Kemaren adalah segala kekeliruan dan kepedihan, hari kemaren tlh berlalu selama-lamanya diluar kendali anda. Seluruh kekuatan didunia ini tdk ada yg bs mengembalikan hari kemaren. Anda tdk bs membatalkan tindakan anda yang telah anda perbuat. Anda tidak bs menghapus tiap kata yang telah anda ucapkan. Hari kemaren sdh pergi selamanya.

hari lainnya adalah hari esok.

.Dengan segala tantangan, beban, dengan segala janjinya yang indah, hr esok juga diluar kendali kita. Matahari akan terbit besok, entah dalam kemegahannya atau redup dibalik tabir awan. Namun yang jelas besok pasti akan terbit. Sebelum mentari memendar diufuk timur anda blm dpt melihat hari esok krn dia blm kelihatan dibatas cakrawala.
Ini menyisakan satu hari bagi anda untuk anda gumuli, hari ini.
Setiap orang dapat berjuang dimedan laga hanya selama satu hari saja. Kita, anda akan sangat kecewa bila anda dan saya menambah beban dengan memikirkan hari kemaren dan hari esok.
Orang jadi gila bukan karena pengalaman hari ini namun sesal terhadap sesuatu dihari kemaren atau ketakutan mengenai hari esok, karena itu jalani saja kehidupan anda dengan sebaik-nbaiknaya demi hari ini.

mulailah dengan :
jangan menangani seluruh tantangan hidup anda, pilihlah bergembira.
Sesuaikan diri anda dengan kondisi anda jangan menyesuaikan dengan selera anda
Rawatkah tubuh anda, latihlah dia, perhatikan dia, Jangan berlaku kejam padanya.
Latihlah jiwa anda dengan membalas kebaikan org lain tanpa mengharapkan imbalannya, jangan menyimpan perasan negatif thd org lain.Jangan malas memuji orang lain, sediakan waktu sedikit untuk merenungkan betapa banyak karunia Illahi hingga anda akan bisa memaknai diri anda sendiri.

Jangan Batasi Kemampuan Diri

(Menguak alam bawah sadar)

Seorang konsultan managemen bisnis diundang oleh sebuah perusahaan skala nasional. Direktur Pemasaran meminta konsultan itu untuk menangani suatu masalah unik dan aneh.

Salah seorang sales mereka mempunyai omset Rp.10.000.000/bulan. Direktur Pemasaran itu mengungkapkan bahwa sales tersebut bekerja sangat memuaskan pada suatu daerah yang penduduknya sedikit. Lalu disuatu waktu kami berikan daerah yang lebih luas dan penghasilan penduduknya lebih besar namun omset yang diterimanya tidak berubah atau tetap seperti daerah terdahulu. Pada 6 bulan berikutnya kami menaikkan komisi

kepada semua sales kami, dia tetap memperoleh omset lebih kurang Rp.10.000.000/bulan. Pada tahun berikutnya sales tadi saya tempatkan didaerah yang miskin dan sulit. Apa yang didapatkannya ? sales ini tetap memperoleh pendapatan yang sama. Hanya Rp.10.000.000/bulan.

Singkat cerita, konsultan managemen bisnis segera melakukan konseling dan melakukan evaluasi. Dari hasil konseling segera dapat menjawab mengapa sales itu tidak berubah penghasilannya walau sudah di-iming-imingi komisi dan daerah penugasan yang lebih makmur.

Ternyata, Sales itu selalu berfikir bahwa dia hanya mampu ber-omzet Rp.10.000.000/bulan.  Dia telah tertanam dan terpatri dialam bawah sadarnya, sehingga saat ditugaskan didaerah miskin dia bekerja keras agar target dirinya tercapai, waktu ditugaskan di daerah makmur dia memerintahkan dirinya untuk bermalas-malasan saat sasarannya telah tercapai.

Sales tadi menjelaskan disaat konseling ketika mengikuti materi kuliah bisnis tutor yang membimbingnya memakai angka Rp.10.000.000 sebagai performa dan tolok ukur sukses seseorang. Dia menerima dan menyimpan di bank memori alam bawah sadarnya. Dia telah mematri angka itu sebagai puncak kemampuannya. Jika sudah berada pada target penghasilannya, maka puaslah dia.

Kemudian diwaktu yang tepat diadakan konseling lagi. Atas panduan konsultan,  diajarkan agar dia memprogram dirinya sendiri dan menetapkan target yang lebih tinggi.

Sekarang sales tadi sudah mencapai omzet Rp.90.000.000/bln, sembilan kali lipat. Perolehan yang fantastis itu karena dia telah membuang fikiran negatif, citra negatif dan mengubah menjadi fikiran positif.

Dan mengubah perasaan menerima hasil minimal menjadi  menggapai hasil maksimum.Banyak buku-buku mengajarkan kutipan Nabi Ayub. Anda bisa seperti yang anda fikirkan.

Kalau sudah begini, mengapa tak ada yang berhasil selain keberhasilan itu sendiri. Memprogram untuk meraih sukses dan menon-aktifkan sikap negatif dan menciptakan sasaran dan pencapaian.

Anda harus benar-benar mengambil tindakan.

Terimakasih.

Ada seseorang yang dengan mudah memakai energi untuk hasil yang positif namun banyak orang yang kesulitan memanfaatkan energi positif karena berbagai pertimbangan, kiriman artikel dari para kontributor kami bisa anda baca dibawah ini, semoga menjadi inspirasi untuk kita bersama.

Terimakasih

INTONASI SUARA DALAM NEGOSIASI

PP booster fish

 

Teknik mendapatkan hari yang sempurna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>