«

»

Jun 28

Tutorial Budidaya Lele Media Cempolong

Tutorial Budidaya Lele Media Cempolong

( Catfish cultivation Tutorial Using Pipe Concrete )

Oleh : Adi Asbudi

Jember, 28 Juni 2019

Di Indonesia, dalam sekejap puluhan ribu cempolong sudah digunakan sebagai media budidaya lele terutama disegmen pembesaran.
Cempolong atau bis beton atau gorong-gorong (pipe concrete) yang biasanya untuk membuat sumur gali. Cempolong ini berukuran diameter 80cm dan tinggi 50cm.

Kenapa beternak lele dengan media cempolong cepat diterima oleh peternak ? karena :

  • Mutu air mudah dikendalikan dengan tetap memanfaatkan central drain.
  • Karakter lele yang kolonis (bergerombol) membuat mutu air terukur, mudah dikendalikan karena kolam tidak luas . Media ini bisa dilakukan tebar dengan kepadatan tinggi, debit air hanya 300 liter bisa tebar 1500-2200 ekor. Sebelumnya kepadatan seperti ini hal yang tidak mungkin berkat bantuan bioteknologi pada cempolong bisa dilakukan.
  • Media cempolong lebih murah dibanding terpal, aquarium, beton atau viber. Dan pemasangannya lebih cepat.
  • Lebih mudah dan cepat membuat karena sudah tersedia penjual cempolong untuk sumur.
  • Disaat lele sakit dengan cepat dilakukan pengobatan dan tidak memerlukan kolam karantina.
  • Seperti kolam bundar lainnya lele lebih leluasa melakukan manuver karena bentuk lingkaran kolam tanpa sudut (ujung) gerakan lele menjadi satu arah dan secara otomatis meningkatkan kadar DO.
  • Dasar cempolong dibuat cekung (menjorok kedalam) seperti kuali (wajan) untuk mengumpulkan amoniak didasar kolam dan dibuang lewat central drain.
  • Fleksibel digunakan dengan semua sistem budidaya (biofloks, RAS, NWS, GWS dll) Sistem ini menekan biaya operasional karena meminimalisir perangkat biofisika yg mahal seperti nanobubble, rotary drum filter, ozonizer, protein skimmer dll.
  • Sistem ini memungkinkan tercapai FCR 0,2-0,5. Berdasarkan investigasi penulis pada ribuan kolam cempolong selama 9 bulan ini FCR terburuk mendarat pada angka 0,5. Sebelumnya informasi dan harapan FCR dibawah 0,5 dianggap mission imposible dan hoax. Saat ini benar adanya.
  • Sistem ini tidak membutuh lahan yang luas.
  • Jika kolam konvensional panen lele ukuran kolam 1x1x0,8 hanya menghasilkan panen 30-60kg lele konsumsi. Cempolong dan teknologi yang menyertainya bisa dipanen 100-120kg dengan ukuran panen 10 ekor / bahkan mencapai 150kg ukuran lele 12 ekor/kg.

Sebenarnya peggunaan media cempolong ini sudah digunakan orang sejak 20 tahun yang lalu. Kegagalan nya karena pada saat itu belum diketahui tata kelola yang ideal. Tidak diketahui nilai nutrisi yang akurat seperti karbohidrat, jumlah asam amino (leusin yang tepat), protein, serat, kadar abu dan lemak. Parameter mutu air yang tepat seperti oksigen, amoniak, jumlah bakteri, disparitas suhu. Seiring waktu, langkah perbaikan berlangsung terus menerus dan sekarang cempolong sudah digandrungi.

Saat ini budidaya media cempolong menerapkan 8 hal penting, dengan formulasi dan dosis yang terukur, yaitu :

1. Penggunaan enzim tertentu.

2. Asam amino

3. Mikroba

4. Antibiotik organik dan

5. Pupuk air.

6. Waktu pemberian pakan.

7. Waktu pergantian air.

8. Menentukan nilai nutrisi

Kolam bentuk apapun hanya sebuah media, habitat ikan tetaplah di air. Oleh sebab itu perhatian utama bagaimana menemukan mutu air yang ideal untuk lele.

Operasional harian dibagi dalam 3 langkah sederhana :

  1. Managemen air
  2. Managemen pakan dan nutrisi

Managemen air meliputi :

  1. Pemberian pupuk air pada saat persiapan tebar. Pupuk air adalah kunci mengawali menciptakan mutu air. Fungsi pupuk air :
  2. Sebagai antibiotik. Pupuk air akan mencegah segala penyakit musuh lele. (Mencegah lebih baik daripada mengobati)
    Ikan yang sakit tentunya akan diobati, dikarantina dan dipuasakan. Asupan ransum yang tertunda menyebabkan panen mundur 5-10 hari dari jadwal.
  3. Pupuk air mampu menciptakan pakan alami ikan berupa plankton. Semakin banyak plankton tumbuh akan semakin menekan konversi pakan (FCR)
  4. Pupuk air secara alamiah mengendalikan pH, meningkatkan oksigen, mencegah pathogen, memperpendek disparitas suhu.
  5. Pemberian antibiotik organik setiap hari sebanyak 5ml/cempolong setiap hari. Pengurangan cukup 1-2cm.

Managemen pakan dan nutrisi

  1. Waktu pemberian pakan 3kali sehari cukup 0,5-1% dari bobot pakan.
  2. Sistem ini merubah stigma : Pakan sebagai kebutuhan pokok, enzim dan vitamin sebagai camilan diubah Pakan sebagai camilan, enzim sebagai pakan pokok. Pemberian pakan sbg pakan utama menjadi biaya pakan berbalik jadi murah. Pakan menjadi minimal berkat pupuk air yang mencetak pakan alami. ( baca juga : Membangun pabrik pakan didalam kolam )

Video dan tutorial

Jika anda menginginkan penjelasan visual dan tutorial lengkap Budidaya dengan media gorong-gorong atau bis beton ini, kami menerbit video dan tutorial yang kami ringkas sebanyak 30 halaman dan 9 video tentang :

  • Teknik menggandakan enzim dan aplikasinya.
  • Membuat antibiotik organik
  • Menggandakan pupuk air.
  • Trik meramu pakan alternatif.
  • Trik meningkatkan nilai nutrisi pakan.
  • Teknik fermentasi aerob dan an-aerob.
  • Antisipasi atau pencegahan penyakit, parasit, jamur dan virus.
  • pembuatan kolam cempolong, maintenance, proses pemberian pakan dan pemanenan.
  • Cara sederhana budidaya chlorella dan wolffia arihza(fitoplankton), daphnia magna (zooplankton) sebagai pakan gratis bermutu tinggi.
  • Teknik pemijahan dalam cempolong
  • Analisa pendapatan dan biaya.

Foto-foto

40 Cempong hanya membutuhkan luas lahan 5m x 12 m diluar infrastruktur seperti sumur bor, bak tandon, gudang dan lain-lain.

Lahan 4m x 3m bisa dibuat 6 cempolong. Boosterfish mengawali dengan 6 cempolong terus ditambah 40 cempolong dan kelak akan ditambah 200 cempolong.

40cem34cem

Sifat lele yang suka bergerombol tidak masalah dengan debit yang hanya 300 liter. Tinggal pengendalian amoniak, bakteri, disparitas suhu dan oksigen. Ikan yang sudah besar, kolam ditutup dengan jaring atau waring agar tidak meloncat.

gerombolelecem2

Budidaya wolffia

wolffia a-tutorial

Terimakasih.

Catfish cultivation Tutorial Using Pipe Concrete

Tutorial Budidaya Lele Media Cempolong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>