«

»

Oct 02

Zeolit Dan Arang Aktif Untuk Perikanan

Zeolit Dan Arang Aktif Untuk Perikanan

Catatan ringan tentang zeolit untuk perikanan

Oleh : Hadi Winarto.

a-zeolit1

a-zeolit2

a-zeolit-3
Menurut Ensiklopedi,definisi Zeolit adalah : hidrat dari natrium alumunium silikat natrium besi silikat. Awal mula nama Zeolit dipakai untuk segolongan batuan natrium. Zeolit lebih lanjut sampai sekarang atau batu zeolit banyak digunakan untuk pemurnian air (demineralisasi)
Sifat dan manfaat Zeolit terhadap air.

  1. Menetralkan dan meningkatkan kadar Oksigen ( O2)
  2. 2. Menetralkan tingkat Ph air dan merangsang pembiakan plankton lebih cepat.
  3. Mengganti dan menyerap senyawa-senyawa kimia yang beracun yang hidup didalam air seperti N2,NH3 dan CO2
  4. Sebagai controlling terhadap derajat polutan dan amoniak menjadi menurun yang berasal dari kotoran dan sisa pakan yang tidak terserap dengan baik.
  5. Memelihara kualitas dan stabilitas air
  6. Meningkatkan nafsu makan bagi ikan dan serapan terhadap pakan menjadi efektif.
  7. 7. Menurunkan tingkat mortalitas ikan
  8. 8. Kadar/mutu pakan menjadi meningkat kualitasnya.

Aplikasi, fungsi batu zeolit untuk ikan, tanaman dan ikan hias

– Batu menjadi hidup manakala dilakukan direbus dahulu (dipanaskan)

– Bisa difungsikan hingga 6 bulan lalu akan habis masa pakai nya. Agar bisa dipakai ulang direbus hingga bau

amoniak hilang dan batu zeolit hanya bisa direbus atau digunakan ulang sebanyak 3 kali.

– Batu zeolit untuk tumbuh-tumbuhan digunakan sebagai pengganti kapur dolomit pada tanaman lada atau merica. Ternyata zeolit lebih hebat daripada kapur  dolomit.

– Batu zeolit untuk lele sudah banyak digunakan.

– Batu zeolit digemari pada tanaman sistem aquaponic yang dicombine dengan ikan.

– Di Jombang oleh bapak Wildan recharge zeolit dengan cara direndam dengan garam untuk mengeluarkan ion amoniak dan air bekas recharge zeolit dikasih hidrogel dan dibuat pupuk tanaman. Garam yang diberikan langsung kekolam atau aquarium akan menewaskan seisi kolam dan langkah terbaik adalah garam untuk men-treatment batu zeolit. Caranya recharge rendam dengan garam, jemur hingga kering. Ini fungsinya agar amoniak tidak terlempar lagi keair.

– Seorang tetangga memiliki 15 ekor ikan KOI karena listrik mati semua koi ikut-ikutan mati, kadar DO yang drop mendadak selama 4 jam dari aerator biang keladi kematiannya. Kemudian hari pelihara koi lagi, dimulut kucuran air diberi zeolit. Begitu listrik mati 25 ekor koi yang ada hanya 3 ekor yang mati, padahal listrik lebih lama matinya, 6 jam.

Nah, kalo sudah begini, jika anda membuat kolam untuk memelihara ikan jenis apapun dan sudah

memperhatikan variabel-variabel dan syarat beternak yang baik seperti :

  1. Memperoleh benih dari galur yang jelas, bermutu dan teruji.
  2. Air kolam memenuhi syarat syarat Ph, kekeruhan dan kadar oksigen.
  3. Memahami Managemen pakan dengan seksama
  4. Kolam-kolam sudah dilengkapi dengan media penyiponan yang baik agar meminimalisir kandungan amoniak didasar kolam.
  5. Dan ketentuan dan kebutuhan lain agar sukses menjadi peternak ikan.

Arang Aktif Untuk Budidaya Ikan

Arang aktif untuk budidaya ikan atau karbon aktif di Indonesia sudah dimulai diawal tahun 1980an. Biasanya arang aktif menjadi tandemnya batu zeolit dalam aplikasi dalam beternak ikan atau dengan kata lain bahwa dimana ada batu zeolit disitu ada arang aktif.

Fungsi arang aktif atau karbon aktif

Sebagai penjernih air. Arang aktif adalah material yang memiliki banyak pori-pori dan menyerap atau menyedot apa saja yang melaluinya.

Sifat arang aktif

Sifat karbon atau arang adalah sebagai penyerap, menyedot debu air, menyerap bau, menyerap klorin setelah dilakukan koagulasi. Kelemahan karbon aktif tidak bisa direcharge sebagaimana batu zeolit. Arang aktif yang paling banyak diperdagangkan untuk perikanan dan pertanian terbuat dari batok kelapa karena terjangkau, bahan baku melimpah dan murah. Sebenarnya karbon aktif yang lebih baik adalah batubara tapi sayang harganya mahal.

Uji Lapangan.

 Dibeberapa kolam anda lainnya coba diberi batu zeolit secukupnya, dibuat catatan sebagai uji lapangan.

Tentu saja anda harus memberikan perlakuan yang sama terhadap :

Periode yang sama, persiapan kolam, debit air, luas kolam, jumlah tebar, asal benih, pemberian pakan. Pembedanya adalah ada kolam yang diberi batu zeolit dan ada yang tidak diberi untuk mengetahui seberapa perbedaan hasil/panen yang diperoleh.

Tulisan ini dibuat karena tertarik dengan definisi dari ensiklopedi dan melihat kolam-kolam akuarium yang diberi batu zeolit yang penulis kira hanya sebagai hiasan akuarium. Beberapa petenak lele yang pernah membuat kolam lele ditambah media batu zeolit memberikan pemaparan yang tidak/belum memuaskan. M. Abduh, Seorang peternak di Pekanbaru, Riau memberikan jawaban yang menarik “ Zeolit menjadi berfungsi dengan baik jika kolam memakai media penyiponan dengan alasan zeolit juga membutuhkan gerakan air / air bergerak untuk menjalankan tugasnya.

Bagi teman-teman budidayawan/wati yang pernah membuat atau mengetahui pengetahuan tentang zeolit lebih lengkap di mohon opininya atau mohon koreksi atas artikel ini. Matur-nuwun.

KA Logawa, Lempuyangan, Jogjakarta, 25 September 2014

HOT NEWS

Kami tak menduga, dari 200 Artikel yang kami rilis, ada sebuah naskah yang terbaik dan dianggap paling memberikan pencerahan oleh peternak di seluruh Indonesia bahkan diapresiasi oleh para pengunjung dari Amerika, Australia, negara-negara Asia dan benua Eropa. Jika para pembaca belum membacanya silahkan klik judul ini TRIK MENINGKATKAN KWALITAS NUTRISI PAKAN

PP booster fish

Tautan yang layak dibaca

Harga Ayam Hari Ini

Organik untuk Kehidupan

Sejenak Dengan Enzim

Setelah membaca artikel ini silahkan meluncur di konten ini:

Cara Membuat Pelet Apung Tanpa Mesin

dan videonya ada di youtube, klik saja link ini https://youtu.be/674yW0mC65A

Zeolit Dan Arang Aktif Untuk Perikanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>